bukamata.id – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengakui kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025/26 bukan diraih dengan mudah.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026), disebut Klok sebagai pertandingan penuh tekanan dan perjuangan ekstra keras.
Persib harus berjuang lebih berat setelah bermain dengan 10 pemain usai Patricio Matricardi diganjar kartu merah. Situasi tersebut membuat Bali United semakin leluasa menekan dan memaksa lini pertahanan Maung Bandung bekerja ekstra keras sepanjang laga.
Menurut Klok, Bali United tampil sangat efektif dan beberapa kali membuat Persib kewalahan dalam mengantisipasi serangan cepat lawan.
“Dalam momen ini, kami hanya bisa bekerja sangat keras karena pertandingan ini sangat tidak mudah. Bali United bermain lebih efektif dan lebih bagus hari ini,” ujar Marc Klok, dikutip dari laman resmi Persib, Selasa (14/4/2026).
Meski dalam tekanan, Klok menegaskan Persib tetap berusaha menjaga fokus dan disiplin dalam bertahan untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
Ia juga menyebut situasi bola mati menjadi salah satu kunci penting yang mengubah jalannya pertandingan. Gol dari skema set piece dinilai memberikan momentum kebangkitan bagi Persib di tengah tekanan Bali United.
“Kami harus survive, terus bertahan, dan beruntung kami bisa mencetak gol lewat set piece. Gol itu memberi kami napas baru, tapi jujur, sangat tidak mudah hari ini,” tandasnya.
Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental Persib Bandung dalam menghadapi tekanan besar, sekaligus menjaga posisi mereka dalam persaingan papan atas Super League 2025/26.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








