bukamata.id – Panggung bursa transfer Liga 1 menjelang musim 2026/2027 mendadak geger. Jagat maya di kalangan pencinta sepak bola nasional tengah dihebohkan dengan spekulasi panas mengenai potensi hadirnya aroma pertahanan khas Italia di dalam skuad Persib Bandung.
Nama Tommaso Cassandro dan Federico Barba santer dikabarkan masuk ke dalam daftar belanja pelatih Igor Tolic. Meski manajemen Pangeran Biru masih menutup rapat keran informasi resmi, desas-desus ini sudah terlanjur memicu gelombang antusiasme tinggi dari para Bobotoh.
Kombinasi kedua pemain ini dinilai sangat ideal untuk menjaga kesucian lini belakang sang juara bertahan. Cassandro dikenal sebagai bek muda dengan gaya main bertenaga dan agresif, sementara Barba sudah punya reputasi mentereng berkat pengalamannya mengarungi ketatnya kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A.
Kehebohan ini salah satunya ditiupkan oleh akun komunitas @persibclips di Instagram, yang membayangkan ngerinya jika strategi bertahan ala “Grendel Italia” benar-benar diterapkan oleh Coach Igor musim depan. Akun tersebut menyoroti bagaimana perpaduan darah muda penuh energi dari Cassandro serta ketenangan mental veteran milik Barba bisa membuat lini belakang Maung Bandung sekuat beton demi mengejar ambisi juara beruntun.
Teka-Teki Masa Depan Federico Barba: Bertahan atau Hijrah ke Yunani?
Menariknya, status Federico Barba sendiri sebenarnya merupakan pilar penting yang membawa Persib merengkuh trofi juara Super League musim 2025/2026 lalu. Eks didikan akademi AS Roma ini mencatatkan rapor impresif berupa 35 penampilan di semua ajang, serta menyumbang kontribusi produktif lewat torehan lima gol dan dua asis.
Secara hitam di atas putih, kontrak mantan pemain Benevento ini di Kota Kembang sebenarnya masih tersisa satu musim lagi. Namun, sinyal bahaya justru ditiupkan oleh pakar transfer asal Italia, Lorenzo Lepore. Menurut laporannya, Barba tengah didekati secara serius oleh dua klub asal Yunani, yakni Iraklis Thessaloniki dan Aris Thessaloniki.
“???????????????? ????????????????: Federico Barba sudah menerima tawaran formal untuk musim depan,” tulis Lorenzo Lepore.
“Sementara Iraklis telah melakukan kontak awal dengan bek asal Italia tersebut, Aris Thessaloniki tetap menjadi opsi yang paling konkret dan maju untuk Barba,” imbuhnya.
Situasi dilematis ini bukan kali pertama dihadapi Persib. Pada bursa transfer paruh musim lalu, Barba sempat digoda oleh sejumlah klub Serie B Italia. Beruntung, pendekatan persuasif dari manajemen Maung Bandung kala itu berhasil melunakkan hatinya untuk bertahan hingga akhir musim.
Jika kali ini manajemen Persib gagal memagari sang pemain, tugas berat sudah menanti tim pelatih untuk mencari suksesor yang sepadan, terlebih dengan padatnya jadwal kompetisi domestik dan regional yang akan dihadapi musim depan.
Sinyal Bahaya Bagi Mariano Peralta dan Rival Liga 1
Andai skenario terburuk Barba bertahan dan disandingkan dengan Cassandro benar-benar terwujud, lini belakang Persib dipastikan bakal menjadi momok menakutkan bagi para juru gedor tim lawan. Salah satu yang berpotensi langsung merasakan ujian berat ini adalah Mariano Peralta.
Penyerang tajam asal Argentina tersebut santer dikabarkan bakal menjadi motor serangan baru Persija Jakarta setelah tampil memukau bersama Borneo FC pada musim lalu. Rivalitas klasik antara Macan Kemayoran dan Maung Bandung dipastikan bakal berjalan jauh lebih sengit jika kreativitas Peralta harus berbenturan langsung dengan tembok kokoh ala Italia milik Persib.
Kendati demikian, seluruh saga transfer ini masih berada dalam ranah spekulasi. Kepastian mengenai masa depan Barba maupun kejelasan nasib Cassandro sepenuhnya berada di tangan manajemen Persib Bandung yang hingga detik ini belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










