Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
gempa

Mengenal Flores Back-Arc Thrust: Patahan Purba di Balik Gempa M 7,7 NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 11:23 WIB
ilustrasi gempa

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7: Akses Jalan Flores Putus, Puluhan Gempa Susulan Terjadi

Sabtu, 15 Agustus 2026 11:06 WIB

Jadwal & Link Streaming Persib vs Sabah FC Malam Ini: Ujian Perdana Maung Bandung di Bali

Sabtu, 15 Agustus 2026 10:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mengenal Flores Back-Arc Thrust: Patahan Purba di Balik Gempa M 7,7 NTT
  • NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7: Akses Jalan Flores Putus, Puluhan Gempa Susulan Terjadi
  • Jadwal & Link Streaming Persib vs Sabah FC Malam Ini: Ujian Perdana Maung Bandung di Bali
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026
  • NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Persib Hadapi Sabah FC, 14 Pemain Tak Bisa Main! Ini Strategi Igor Tolic
  • BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Internet Anak Makin Ketat: Apple Rilis Fitur ‘Ask to Browse’ di iOS 27, Wajib Izin Ortu Sebelum Buka Situs!

By Aga GustianaJumat, 12 Juni 2026 22:41 WIB4 Mins Read
Fitur keamanan anak di iOS 27. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Raksasa teknologi Apple bersiap meluncurkan gebrakan baru dalam ekosistem digital keluarga. Melalui pembaruan sistem operasi teranyar—iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27—perusahaan yang berbasis di California ini memperkenalkan rangkaian sistem proteksi anak paling ketat yang pernah mereka buat.

Salah satu menu utamanya adalah fitur Ask to Browse, sebuah sistem yang memaksa anak-anak untuk meminta lampu hijau dari orang tua sebelum bisa berselancar ke laman web tertentu. Langkah masif ini sengaja dirancang demi membangun ruang siber yang ramah dan aman bagi generasi muda, sekaligus memperketat penyaringan terhadap instalasi aplikasi baru hingga daftar kontak asing.

Dua Sisi Pendekatan Apple dalam Menjaga Keamanan Digital

Dalam sebuah pemaparan resmi bersama media, Apple menggarisbawahi pentingnya peran teknologi pendamping di era modern. Mengingat gawai kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak-anak, pembatasan yang cerdas menjadi hal yang mutlak.

“Kami memahami bahwa anak-anak dan remaja menggunakan iPhone, iPad, dan Mac setiap hari untuk belajar, berkreasi, serta berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman mereka,” kata Apple, dalam sesi briefing media.

Pihak manajemen menambahkan bahwa perumusan fitur-fitur proteksi ini bertumpu pada dua asas fundamental. Pertama, Apple percaya pengaturan privasi terbaik berada di tangan orang tua, karena setiap keluarga memiliki kebutuhan unik yang berbeda. Kedua, seluruh sistem pemblokiran dan keamanan ini dikembangkan lewat validasi riset ilmiah serta masukan dari para pakar kesehatan anak.

Child Account: Tameng Utama Sejak Perangkat Dinyalakan

Dalam pembaruan iOS 27 ini, fungsi Child Account (Akun Anak) diposisikan sebagai pilar pengaman paling krusial. Begitu sebuah iPhone atau iPad baru diaktifkan, orang tua akan langsung disodori opsi penentuan profil pengguna: apakah gawai tersebut akan dipegang oleh anak-anak, remaja, atau orang dewasa.

Jika profil anak yang dipilih, perangkat secara otomatis bakal mengunci diri ke dalam sistem Family Sharing. Konfigurasi ini secara instan langsung mengaktifkan pemblokiran situs-situs dewasa, pembatasan konten berdasarkan rating umur, hingga filter komunikasi otomatis.

“Jika orang tua hanya melakukan satu hal, kami merekomendasikan untuk membuat Child Account. Langkah itu langsung mengaktifkan fondasi perlindungan yang kami sediakan,” ujar Apple.

Kendali Penuh: Dari Akses Web, Kontak Asing, hingga App Store

Melalui Ask to Browse, anak-anak tidak lagi bisa bebas menjelajahi sembarang tautan di internet. Tiap kali mereka mencoba membuka domain web baru yang belum masuk daftar putih orang tua, sistem akan mengirimkan notifikasi persetujuan ke gawai sang ayah atau ibu untuk ditinjau terlebih dahulu.

Tak cuma mengunci lalu lintas browser, ruang komunikasi juga diperketat. Apabila ada nomor atau akun tidak dikenal mencoba menghubungi anak lewat iMessage, FaceTime, atau panggilan telepon biasa, orang tua wajib memberikan verifikasi. Sistem bahkan mengizinkan orang tua memantau konteks percakapan singkat untuk memastikan identitas orang asing tersebut demi menghindari bahaya cyberbullying atau stranger danger.

Di sektor hilir, yaitu App Store, anak-anak hanya akan disuguhkan katalog aplikasi yang ramah umur mereka. Proses mengunduh game atau aplikasi baru pun wajib melalui persetujuan manual orang tua, lengkap dengan tampilan rangkuman privasi serta rating dari aplikasi yang bersangkutan.

Deteksi Konten Kekerasan (Gore) dan Screen Time yang Lebih Pintar

Sektor Communication Safety juga mendapatkan peningkatan radar yang signifikan. Jika di versi terdahulu sistem ini hanya berfokus menyaring visual vulgar atau ketelanjangan, pada iOS 27 sistem AI internal perangkat kini mampu mengidentifikasi tayangan sadis, berdarah (gore), maupun konten berbau kekerasan fisik. Anak-anak akan langsung menerima peringatan visual agar tidak sembarangan membuka dokumen sensitif tersebut.

Terakhir, Apple merombak total tampilan Screen Time agar lebih fleksibel. Para orang tua kini bisa menjadwalkan durasi penggunaan gawai secara presisi—seperti saat jam sekolah, waktu bermain, hingga waktu istirahat tidur. Ditambah dengan fitur Time Allowances, pembatasan durasi kini bisa dikunci secara spesifik per kategori aplikasi, misalnya membatasi akses media sosial atau game saja tanpa mengganggu aplikasi belajar.

Rangkaian proteksi digital mutakhir ini dijadwalkan meluncur secara global bersamaan dengan rilis resmi iOS 27 pada September mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

fitur ask to browse ios 27 apple keamanan anak apple screen time ios 27
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Edisi Sabtu, 15 Agustus 2026: Intip Cara Aman Dapatkan hingga Ratusan Ribu Rupiah

Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis

Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS

Bukan Sekadar HP! Honor Robot Phone Meluncur Mengusung Gimbal Mekanik Terkecil di Dunia

Buruan! 10 Promo Makan Murah HUT RI ke-81 di Bandung, Ada Buy 1 Get 1

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.