Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Jumat, 2 Oktober 2026 18:04 WIB

Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut

Jumat, 2 Oktober 2026 17:33 WIB
BSU Kemnaker

Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 17:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2
  • Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut
  • Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja
  • Waspada Pergeseran Musim: BMKG Sebut Awal Musim Hujan di Jawa Barat Mundur Akibat El Nino Kuat
  • Terulang Lagi! SPPG Panyandaan KBB Disuspend Usai 14 Siswa Alami Keluhan
  • Lempar Bola Panas, Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Megaproyek Data Center AI
  • Polisi Bekuk Terduga Pencuri Kabel APILL yang Bikin Lampu Merah Bandung Padam
  • FAM Layangkan Protes Resmi ke FIFA Terkait Lonjakan Injury Time Laga Indonesia vs Bangladesh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS

By Mulki AlbarJumat, 14 Agustus 2026 19:17 WIB3 Mins Read
Bandros Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memangkas tarif bus wisata Bandung Tour on Bus (Bandros) menjadi hanya Rp8 selama dua hari untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tarif khusus tersebut berlaku pada 16 dan 17 Agustus 2026. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari program digitalisasi pembayaran melalui QRIS.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan tarif Rp8 dipilih setelah Pemkot Bandung mempertimbangkan filosofi angka kemerdekaan Indonesia.

“Kita kembali kepada filosofi. Kalau kita kan merdeka tanggal 17 bulan 8 tahun 45. Arahan Pak Wali ke saya kira-kira yang paling murah katanya berapa? ‘8, Pak.’ Ya sudah, Rp8 saja,” kata Rasdian, Jumat (14/8/2026).

Dari Rp81 Jadi Rp8

Sebelumnya, Pemkot Bandung bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat berencana memberikan tarif khusus Bandros sebesar Rp81. Pembayaran dirancang menggunakan QRIS dalam rangka mendorong penggunaan transaksi digital.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Tempat Bukber Paling Hits di Bandung

Namun, tarif tersebut kemudian kembali dipangkas menjadi Rp8.

Menurut Rasdian, nominal tersebut sekaligus menjadi cara untuk membiasakan masyarakat menggunakan pembayaran non-tunai.

“Jadi itu, kita mungkin yang paling murah. Jadi pembayarannya dari Rp81 menjadi Rp8. Intinya di situ bagaimana masyarakat supaya membiasakan pembayaran secara non tunai,” ujarnya.

Ia mengatakan pembayaran melalui QRIS menjadi pilihan karena nominal Rp8 maupun Rp81 tidak tersedia dalam pecahan uang tunai.

“Kalau secara tunai kan mana ada uang Rp8 atau Rp81. Jadi membiasakan masyarakat untuk membayar secara digitalisasi, dengan menggunakan QRIS itu,” jelasnya.

Baca Juga:  3 Pilihan Kuliner Sarapan Pagi di Bandung yang Murah Meriah

Jadwal Bandros Selama Program Tarif Rp8

Program tarif khusus tersebut berlaku selama dua hari dengan pengaturan operasional berbeda.

Pada Minggu (16/8/2026), Bandros beroperasi di Alun-Alun dan Diponegoro pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Setelah itu, layanan dilanjutkan di Braga mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.

Sementara pada Senin (17/8/2026), Bandros kembali beroperasi di Alun-Alun dan Diponegoro pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pada hari tersebut, tidak ada operasional Bandros di Braga.

Sebanyak 12 unit Bandros disiapkan untuk mendukung program tersebut.

Peminat Diprediksi Membeludak

Dishub Kota Bandung memperkirakan program tarif Rp8 dapat menarik lebih dari 2.000 pengguna. Jumlah tersebut berpotensi meningkat karena tarif yang diberlakukan jauh lebih murah dari tarif normal.

“Estimasi itu di atas 2.000 orang. Apalagi dengan sekarang lebih murah lagi, Rp8 pasti lebih banyak lagi peminatnya,” kata Rasdian.

Baca Juga:  Pastikan Kesehatan KPPS, Puskesmas Kota Bandung Siaga saat Pemilu

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, seluruh armada Bandros akan dikerahkan. Penempatan armada nantinya disesuaikan dengan kondisi dan jumlah calon penumpang di masing-masing titik.

“Semua dikerahkan. Jadi ada 12 unit. Bisa dikerahkan nanti di Alun-Alun, mana kita lihat potensi yang lebih banyak kita arahkan di situ,” ungkapnya.

Dishub juga menyiapkan petugas di sejumlah titik untuk mengatur antrean dan mengantisipasi kepadatan penumpang.

Selain itu, petugas atau pramuwisata Bandros akan membantu masyarakat yang belum terbiasa menggunakan QRIS, termasuk memberikan arahan mengenai tata cara pembayaran.

“Iya, kita arahkan. Cara pembayarannya juga dibantu. Makanya sudah ada edukasi kepada guide atau pramuwisata,” pungkas Rasdian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung HUT RI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut

Gaya Hidup Sekaligus Mesin Uang: Alasan Kuat Properti Kota Baru Parahyangan Diserbu Investor Urban

Melarikan Penat dari Riuhnya Ibu Kota: Menemukan Ketenangan Hidup di Kota Baru Parahyangan

Kulineran di Bandung? Ini 5 Tempat Makan Sunda dengan Cita Rasa Khas yang Menggoda

Drama Rp10 Ribu Bikin Bali Panen Hujatan! Sisi Gelap Pariwisata Lokal yang Dibongkar Kasus Billy Syahputra

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Masih Rp2,581 Juta, Ada Pecahan hingga 1 Kg

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.