Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Akad Nikah Mewah di Bali! Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah

Jumat, 12 Juni 2026 21:21 WIB

Banyak yang Cari Link Video Cut Salwa Full Durasi, Benarkah Ada? Simak Penjelasannya

Jumat, 12 Juni 2026 21:01 WIB

Nonton Bola Lewat Game? FIFA Resmi Boyong Piala Dunia 2026 ke Roblox demi Manjakan Gen Z!

Jumat, 12 Juni 2026 20:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Akad Nikah Mewah di Bali! Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah
  • Banyak yang Cari Link Video Cut Salwa Full Durasi, Benarkah Ada? Simak Penjelasannya
  • Nonton Bola Lewat Game? FIFA Resmi Boyong Piala Dunia 2026 ke Roblox demi Manjakan Gen Z!
  • Prediksi Meleset! Piala Dunia 2026 Sepi Turis Asing, Hotel Mewah AS Terpaksa Obral Diskon Besar
  • Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?
  • Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan
  • Fakta Lengkap Kanada vs Bosnia: Duel Perdana Sarat Sejarah di Piala Dunia 2026
  • Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 12 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Prediksi Meleset! Piala Dunia 2026 Sepi Turis Asing, Hotel Mewah AS Terpaksa Obral Diskon Besar

By Aga GustianaJumat, 12 Juni 2026 20:07 WIB3 Mins Read
Pembukaan Piala Dunia 2026. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hajatan akbar Piala Dunia 2026 yang dinanti-nanti rupanya belum mampu menjadi juru selamat bagi roda ekonomi negara tuan rumah. Alih-alih diserbu lautan suporter dari berbagai belahan dunia, sejumlah kota penyelenggara di Amerika Serikat justru mencatat penurunan drastis kunjungan turis internasional. Akibatnya, industri perhotelan kini mulai panik dan terpaksa memotong harga sewa kamar demi menggaet tamu.

Padahal, turnamen yang digarap bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko ini digadang-gadang bakal memicu ledakan omzet di sektor pariwisata. Proyeksi awal memperkirakan jutaan penggila bola akan memadati tribun stadion, menginap di hotel, hingga berbelanja di restoran lokal. Namun, realita di lapangan justru berbanding terbalik meski babak penyisihan grup sudah bergulir.

Sepi Peminat, Target Pendapatan Dipangkas 60 Persen

Lesunya pasar membuat para pelaku usaha gigit jari. Tingkat okupansi hotel yang jauh dari target memaksa manajemen menurunkan tarif harian mereka. Lesunya minat ini juga menjalar ke sektor penerbangan; pesanan tiket pesawat ke AS tercatat melemah akibat kombinasi ongkos terbang yang melambung tinggi, mahalnya tiket laga, hingga rumitnya birokrasi perjalanan.

Faktor lain yang memperkeruh situasi adalah format baru turnamen yang dipecah ke tiga negara berbeda. Skema ini dinilai bikin kantong suporter jebol karena biaya akomodasi antar-kota menjadi sangat mahal dan menguras energi. Di sisi lain, sepak bola di AS masih kalah pamor dibanding American football, bola basket, atau baseball, sehingga antusiasme warga lokal belum mampu menutupi minimnya pelancong asing.

Baca Juga:  Dari Bola Pintar hingga Anjing Robot: 5 Teknologi Canggih yang Bakal Mengguncang Piala Dunia 2026

“Secara keseluruhan ini mengecewakan. Tidak ada kata lain yang bisa saya gunakan,” kata CEO Hotel Association of New York City, Vijay Dandapani.

Kelesuan ini berdampak fatal pada bisnis akomodasi. Dandapani mengungkapkan bahwa asosiasinya terpaksa menyunat proyeksi omzet hotel selama momen Piala Dunia hingga 60 persen, menjadi hanya berkisar US$60 juta saja.

Data Penerbangan Merosot Tajam

Berdasarkan laporan dari lembaga analisis penerbangan, Cirium, reservasi tiket pesawat dari Benua Eropa menuju mayoritas kota tuan rumah untuk jadwal Juni hingga Juli justru anjlok rata-rata 3,8 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Beckham Putra Masuk Skuad Final Timnas Indonesia: Siap Tempur Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ironisnya, New York—kota yang dijadwalkan menjadi panggung partai final pada 19 Juli mendatang—justru mencatat rapor merah paling dalam. Angka pemesanan tiket penerbangan dari Eropa menuju kota mode tersebut terjun bebas hingga 15,8 persen.

Kondisi ini tentu menampar ekspektasi FIFA. Otoritas sepak bola tertinggi dunia itu awalnya pede bahwa New York bakal kedatangan 1,2 juta fans. Namun sekarang, realisasinya diprediksi bakal ambyar dan hanya menyentuh angka 500 ribu pengunjung.

Obral Kamar di Menit-Menit Akhir

Meski start turnamen ini terbilang loyo, para pelaku bisnis masih berharap pada keajaiban last-minute booking (pemesanan di menit akhir). Biasanya, rombongan suporter baru akan memesan hotel dan tiket pesawat setelah tim nasional mereka dipastikan mengunci tiket ke babak gugur.

Baca Juga:  Jadwal Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dandapani juga menyebutkan ada sedikit angin segar dengan mulai naiknya grafik reservasi dari pendukung asal Inggris dan Norwegia belakangan ini. Kendati demikian, data agregat dari CoStar menunjukkan pergerakan reservasi hotel di seluruh kota penyelenggara cuma naik tipis 0,5 persen dibanding tahun lalu.

Guna menyiasati kamar yang kosong, pemotongan harga secara ekstrem mulai diberlakukan. Contohnya adalah New York Hilton Midtown. Hotel mewah ini memangkas tarif menginapnya selama perhelatan Piala Dunia menjadi kisaran US$415 per malam—turun setengah harga dibandingkan dengan tarif yang mereka tawarkan pada Desember tahun lalu.

Kini, seluruh mata rantai industri pariwisata AS hanya bisa menggantungkan harapan pada laga-laga panas di fase gugur. Mereka berharap atmosfer kompetisi yang makin sengit mampu memicu gelombang kedatangan turis baru demi memulihkan modal besar yang telah mereka pertaruhkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi piala dunia FIFA World Cup 2026 hotel amerika serikat Piala Dunia 2026 turis piala dunia sepi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Lengkap Kanada vs Bosnia: Duel Perdana Sarat Sejarah di Piala Dunia 2026

Klasemen Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko di Puncak, Korea Selatan Membuntuti Ketat

Comeback Spektakuler! Korea Selatan Tundukkan Republik Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026

Buruan netizen! Nomor WA Terduga Pelaku yang Hina Beckham Putra Sudah Diamankan, PSSI Siap Blacklist

Hasil Semifinal Piala AFF U19: Kalah Tipis dari Australia, Indonesia Harus Puas Rebutan Tempat Ketiga

Malam Ini! Timnas U19 Indonesia Tantang Australia demi Tiket Final Piala AFF U19 2026

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.