Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Lewat HP: Jadwal, Nominal, dan Panduan Lengkap

Jumat, 31 Juli 2026 15:27 WIB
CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Jumat, 31 Juli 2026 15:18 WIB

Erick Thohir Dukung Rencana Besar FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA dan AFC Justru Murka

Jumat, 31 Juli 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Lewat HP: Jadwal, Nominal, dan Panduan Lengkap
  • Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN
  • Erick Thohir Dukung Rencana Besar FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA dan AFC Justru Murka
  • Dunia Sepak Bola Berduka: Legenda Abadi AC Milan Franco Baresi Tutup Usia
  • Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman
  • Prediksi Piala AFF 2026: Tanpa Tiga Pilar Utama, Mampukah Timnas Indonesia Bantai Timor Leste?
  • Jadwal Persib vs Tampines Rovers Piala Presiden 2026: Maung Bandung Kejar Kemenangan Ketiga
  • Aston Villa Bawa Garnacho ke Jakarta, Indonesia All Stars Punya Misi Bikin Kejutan di GBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Erick Thohir Dukung Rencana Besar FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA dan AFC Justru Murka

By SusanaJumat, 31 Juli 2026 14:32 WIB3 Mins Read
Presiden FiFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: PSSI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan dukungan terhadap rencana kontroversial FIFA untuk menjual sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Sikap Erick berbeda dengan sejumlah federasi sepak bola dunia, termasuk UEFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang menyatakan keberatan terhadap langkah tersebut.

Dilansir dari Sky News, Jumat (31/7/2026), Erick Thohir menilai rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola, termasuk bagi Indonesia.

Menurut Erick, peningkatan prestasi sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir membutuhkan dukungan pendanaan yang berkelanjutan.

Ia menyebut peringkat Timnas Indonesia mengalami peningkatan signifikan, dari posisi 174 dunia menjadi 118 dunia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Untuk menjaga momentum tersebut, diperlukan investasi dan sumber pendanaan yang lebih besar.

“Transformasi sepak bola membutuhkan dukungan finansial yang kuat agar program pembinaan dan pengembangan dapat berjalan secara konsisten,” ujar Erick.

FIFA Forward Enterprise Jadi Sumber Dana Baru FIFA

FIFA Forward Enterprise merupakan entitas bisnis baru yang dirancang untuk mengelola seluruh aktivitas komersial FIFA.

Ruang lingkupnya mencakup berbagai sektor, mulai dari:

  • Hak siar pertandingan FIFA
  • Sponsor
  • Penjualan tiket
  • Lisensi produk
  • Pengelolaan kompetisi seperti Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub

FIFA berencana menjual sekitar 20 persen kepemilikan minoritas kepada investor eksternal untuk mendapatkan dana sekitar 4,29 miliar dolar AS.

Nilai keseluruhan FIFA Forward Enterprise diperkirakan mencapai 20 miliar dolar AS, berdasarkan penilaian dari JPMorgan Chase yang ditunjuk sebagai mitra perbankan FIFA.

Sementara itu, Thrive Capital, perusahaan investasi milik Joshua Kushner, disebut telah dipersiapkan untuk memimpin pencarian investor utama.

Rencana tersebut langsung memunculkan perdebatan mengenai independensi FIFA dalam mengelola sepak bola global.

Asosiasi Anggota FIFA Berpotensi Dapat Dana Lebih Besar

Jika proposal tersebut mendapat persetujuan sebelum 19 September 2026, sebanyak 211 asosiasi anggota FIFA akan menerima tambahan pendanaan.

Mulai Januari 2027, setiap federasi anggota FIFA disebut berpotensi mendapatkan dana sekitar 40 juta dolar AS per federasi.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dana tahunan sebelumnya yang berada di angka sekitar 8 juta dolar AS dan direncanakan naik menjadi 20 juta dolar AS.

Bagi Erick Thohir, tambahan pendanaan tersebut dapat membuka peluang bagi federasi nasional untuk memperkuat program pembinaan pemain, infrastruktur, serta pengembangan kompetisi.

UEFA dan AFC Menolak Rencana FIFA

Meski mendapat dukungan dari Erick Thohir, rencana FIFA tersebut menuai banyak kritik dari berbagai pihak.

UEFA menjadi salah satu pihak yang paling vokal menentang rencana tersebut. Federasi sepak bola Eropa itu menilai nilai-nilai sepak bola dan tata kelola olahraga tidak seharusnya diperlakukan sebagai aset bisnis semata.

UEFA bahkan disebut mempertimbangkan langkah ekstrem berupa boikot terhadap kompetisi yang digelar FIFA sebagai bentuk penolakan.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin juga menunjukkan ketidakpuasan dengan tidak menghadiri final Piala Dunia 2026.

Selain UEFA, AFC dan CONCACAF juga menyampaikan keberatan. Kedua konfederasi tersebut mengaku baru mengetahui rencana FIFA melalui pemberitaan media, bukan melalui komunikasi resmi dari FIFA.

Minimnya konsultasi sebelum pengumuman menjadi salah satu kritik utama terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Rencana FIFA Hadapi Tantangan Hukum

Selain mendapat penolakan dari sejumlah federasi, rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise juga menghadapi kemungkinan hambatan hukum.

Uni Eropa dikabarkan akan melakukan penyelidikan terkait proposal tersebut menggunakan aturan antimonopoli.

Apabila perubahan statuta FIFA diperlukan untuk menjalankan rencana tersebut, UEFA bersama 55 asosiasi anggotanya berpotensi memiliki jumlah suara yang cukup untuk menghambat keputusan tersebut.

Namun, Gianni Infantino tetap membela rencana FIFA. Melalui pesan video, Infantino menyebut proses tersebut masih dalam tahap konsultasi dan memastikan transaksi tersebut tidak akan mengubah nilai dasar sepak bola.

Keputusan akhir mengenai rencana penjualan sebagian hak komersial FIFA tetap berada di tangan 211 asosiasi anggota FIFA.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erick Thohir FIFA FIFA Forward Enterprise PSSI rencana FIFA jual hak komersial Piala Dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dunia Sepak Bola Berduka: Legenda Abadi AC Milan Franco Baresi Tutup Usia

Prediksi Piala AFF 2026: Tanpa Tiga Pilar Utama, Mampukah Timnas Indonesia Bantai Timor Leste?

Aston Villa Bawa Garnacho ke Jakarta, Indonesia All Stars Punya Misi Bikin Kejutan di GBK

Thom Haye Berpotensi Absen, 2 Bintang Muda Timnas Indonesia Siap Unjuk Gigi Lawan Timor Leste

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Jadwal Terakhir Grup A Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines, Arema vs DPMM Berebut Semifinal

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.