bukamata.id – Ambisi Persib Bandung untuk berkiprah di kompetisi antarklub elite Benua Kuning dipastikan bakal menemui jalan terjal. Sebelum bisa melangkah lebih jauh, armada Pangeran Biru harus terlebih dahulu menyudahi perlawanan wakil Filipina, Manila Digger FC, di fase kualifikasi (preliminary).
Jika berhasil menjinakkan Manila Digger, tiket babak penyisihan grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 resmi berada di tangan. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai di sana, karena sederet raksasa sepak bola Asia sudah siap menghadang laju Maung Bandung.
Peta Persaingan Zona Timur: Dari Jepang hingga Rival ASEAN
Merujuk pada rilis resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), saat ini sudah ada 25 tim yang mengamankan tempat di putaran final fase grup, yang terbagi atas 12 tim di Zona Barat dan 13 tim di Zona Timur.
Jika lolos dari babak kualifikasi, Persib yang masuk dalam wilayah Timur berpotensi berada satu grup dengan klub-klub papan atas Asia, di antaranya:
- Para Raksasa Asia Timur: FC Machida Zelvia (Jepang), FC Seoul (Korea Selatan), dan Shanghai Shenhua (China).
- Kekuatan Australia: Melbourne Victory FC.
- Deretan Rival Sengit Asia Tenggara: BG Pathum United (Thailand), Kuching City FC (Malaysia), serta The Cong Viettel FC (Vietnam).
- Kekuatan Baru: Lion City Sailors FC dan Tampines Rovers FC (Singapura), ditambah duo Kamboja, Preah Khan Reach Svay Rieng FC dan Phnom Penh Crown FC.
Menanti Hari Penghakiman di Kuala Lumpur
Skenario pembagian grup ini baru akan terjawab secara pasti dalam agenda drawing resmi ACL Two 2026/2027 yang bakal diselenggarakan pada 18 Agustus 2026.
Selain tim-tim yang lolos otomatis dan jalur kualifikasi, slot fase grup nantinya juga akan mengisap empat tim yang gugur dari babak preliminary AFC Champions League Elite (ACL Elite). Sementara itu, genderang perang untuk laga perdana fase grup sendiri dijadwalkan mulai berdentum pada 15 September 2026.
Langkah ini jelas menjadi ujian supremasi bagi sang jawara Indonesia. Persib bukan sekadar membawa nama baik Kota Kembang, melainkan memikul ekspektasi besar publik sepak bola nasional agar fajar prestasi Indonesia kembali bersinar di kancah internasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










