Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Gara-gara SpaceX, Elon Musk Kini Jadi Orang Pertama dengan Harta Ribuan Triliun Dolar

By Aga GustianaSabtu, 13 Juni 2026 11:29 WIB2 Mins Read
Presiden Jokowi bertemu dengan CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk di sela-sela Forum Air Sedunia (World Water Forum) ke-10 di Bali International Convention Center (BICC). (Foto: Biro Pers, Media & Informasi Setpres)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia finansial global baru saja menyaksikan lahirnya triliuner (trillionaire) pertama dalam sejarah peradaban modern. Elon Musk, sang maestro teknologi di balik Tesla, berhasil menembus batas kekayaan baru setelah perusahaan transportasi luar angkasa miliknya, SpaceX, resmi meluncur ke bursa saham secara publik.

Lompatan aset yang dialami Musk begitu masif, hingga membuat total kekayaan bersihnya kini sanggup menandingi output ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) dari beberapa negara maju di Eropa dan Asia.

Efek Domino Melantainya Saham SpaceX

Debut perdana SpaceX di pasar saham pada Jumat (12/6) pagi dibuka pada level harga USD 150 per lembar. Peristiwa ini langsung mengerek nilai kepemilikan saham Musk di perusahaan antariksa tersebut hingga menembus angka fantastis, lebih dari USD 766 miliar.

Jika diakumulasikan dengan kepemilikan asetnya di Tesla yang bernilai sekitar USD 280 miliar, maka total kekayaan bersih pria kelahiran Afrika Selatan ini secara agregat menyentuh angka USD 1,05 triliun.

Baca Juga:  Heboh Nilai Tukar Rupiah Jadi Rp8.170 per dolar AS, Google Eror?

Untuk memberikan gambaran betapa raksasanya angka tersebut, berikut adalah perbandingan kekayaan Elon Musk saat ini:

  • Melampaui 4 Konglomerat Dunia: Gabungan harta dari Jeff Bezos (Amazon), Larry Ellison (Oracle), serta duo pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, baru menyentuh angka USD 1 triliun—masih di bawah total kekayaan Musk seorang diri.
  • Unggul dari PDB Negara: Secara personal, pundi-pundi uang Musk kini jauh lebih gemuk dibandingkan dengan nilai PDB tahunan negara-negara seperti Swedia, Irlandia, bahkan Taiwan.
Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Tembus US$ 100, Rupiah Melemah ke Angka Rp17.000

Mengulang Memori 110 Tahun Silam

Melansir laporan dari The Verge, Sabtu (13/6/2026), pencapaian historis ini terjadi tepat 110 tahun setelah jagat finansial menobatkan John D. Rockefeller sebagai miliarder (billionaire) pertama di dunia pada tahun 1916 silam.

Dampak Sosial dan Internal Perusahaan: Keberhasilan IPO SpaceX ini diprediksi para pengamat akan memicu kembali gelombang diskusi global mengenai jurang ketimpangan kekayaan. Di sisi lain, aksi korporasi ini tidak hanya menguntungkan Musk, tetapi juga mendadak melahirkan ribuan jutawan baru dari kalangan internal pegawai dan jajaran eksekutif SpaceX yang memegang opsi saham perusahaan.

Baca Juga:  Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Potensi pertumbuhan kekayaan Musk pun diyakini belum akan berhenti di titik ini. Pasalnya, tahun lalu para investor Tesla telah memberikan lampu hijau terkait paket kompensasi masif senilai USD 1 triliun bagi Musk, dengan syarat ia mampu merealisasikan target-target performa jangka panjang perusahaan mobil listrik tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mau Beli atau Jual Emas Hari Ini? Cek Dulu Harga Antam dan Buyback Terbaru

Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton

Stop Kebiasaan Makan Telur Setengah Matang, Hati-hati Kena Bakteri Salmonella dan Diare

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.