bukamata.id – Bursa transfer Liga 1 langsung memanas jelang bergulirnya musim baru. Persija Jakarta dilaporkan berhasil memenangkan perburuan sengit untuk mendapatkan tanda tangan penyerang haus gol asal Argentina, Mariano Peralta. Macan Kemayoran sukses menikung sejumlah klub raksasa tanah air seperti Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Dewa United FC.
Pemain kelahiran Adrogue tersebut menjadi properti terpanas di sepak bola Indonesia berkat performa magisnya selama dua musim berseragam Borneo FC. Tak tanggung-tanggung, Peralta baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 setelah membukukan statistik mengerikan: 20 gol dan 14 assist.
Meroketnya performa Peralta membuat nilai pasarnya melambung tinggi hingga menyentuh angka Rp13,04 miliar. Angka fantastis inilah yang kabarnya membuat manajemen Persib Bandung dan klub peminat lainnya terpaksa mundur teratur.
Proyek Ambisius Macan Kemayoran
Persija Jakarta yang sedang melakukan perombakan skuad besar-besaran menjadikan Peralta sebagai pusat dari proyek baru mereka. Setelah resmi melepas tujuh legiun asingnya—termasuk kiper Carlos Eduardo—manajemen bergerak cepat. Peralta diproyeksikan untuk mengisi slot sayap yang ditinggalkan oleh Allano Lima.
Kabar mendaratnya sang bintang ke ibu kota dikonfirmasi oleh jurnalis olahraga asal Italia, Lorenzo Lepore.
“Peralta dipastikan akan bergabung dengan Persija Jakarta. Hal ini dikonfirmasi oleh seorang pejabat klub, saat acara perkenalan pelatih baru mereka,” tulis Lorenzo.
Bocoran ini diperkuat oleh pernyataan Jeje, penerjemah pelatih anyar Persija, Shin Tae-yong, yang menyatakan bahwa Peralta sudah sepakat secara verbal untuk berbaju oranye musim depan. Meski demikian, pihak Persija terpantau belum merilis pengumuman resmi di situs maupun media sosial klub.
Persib Gigit Jari, Alihkan Bidikan ke Gelandang Albania
Kegagalan menggaet Peralta menjadi pukulan cukup telak bagi Persib Bandung. Walau berstatus juara bertahan Liga 1, lini serang Maung Bandung dinilai masih kurang produktif jika dibandingkan dengan tim papan atas dan papan tengah lainnya. Peralta awalnya diproyeksikan menjadi solusi instan untuk menambah daya gedor Pangeran Biru.
Faktor finansial disinyalir menjadi batu sandungan utama bagi tim-tim rival untuk menyamai tawaran Persija.
“Persebaya dan Dewa United juga sempat berusaha merekrutnya, begitu pula Persib Bandung, namun biaya transfer yang tinggi membuat rencana tersebut tidak bisa dilanjutkan,” pungkas Lorenzo dikutip, Sabtu, 13 Juni 2026.
Gagal mendapatkan Peralta, Persib Bandung langsung bergerak mencari alternatif lain. Bidikan kini dialihkan kepada gelandang petarung asal Albania, Enriko Papa, yang saat ini membela FC Botosani.
Melalui informasi yang dibagikan akun Instagram @lorenzooleporee, Enriko Papa membenarkan bahwa dirinya sudah dihubungi oleh manajemen Persib. Namun, Maung Bandung harus bergerak cepat karena sang gelandang juga tengah menimbang tawaran dari Selangor FC, Buriram United, serta proposal perpanjangan kontrak dari klubnya saat ini.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










