bukamata.id – Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Inara Rusli kembali menampar ruang publik, memperlihatkan bagaimana satu rekaman, satu pengakuan, dan satu unggahan dapat mengubah alur persepsi terhadap seorang figur publik dalam hitungan jam. Sejak Senin malam di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, badai itu resmi datang. Bukan dari asumsi, bukan dari gosip, melainkan dari mulut istri sah Insanul Fahmi—pengusaha travel yang diduga terlibat hubungan terlarang dengan Inara.
Wardatina Mawa duduk di depan kamera dengan suara bergetar namun mantap. Di tangan polisi, katanya, telah tersimpan rekaman CCTV berdurasi dua jam yang ia sebut memperlihatkan “tindakan asusila” antara suaminya dan Inara Rusli. Rekaman itulah yang menjadi dasar laporannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana perzinahan.
“Videonya full 2 jam. Mereka melakukannya dengan sangat santai, hihi-hahi (tertawa). Itu benar-benar pengkhianatan yang memalukan,” ujarnya kepada Denny Sumargo.
Kalimat itu menjadi petir yang mengguncang publik.
Wardatina mengakui bahwa rekaman tersebut bukan sekadar bukti visual—itu adalah hantaman emosional yang membuatnya hampir kehilangan pijakan sebagai seorang istri. “Rasanya najis banget. Tidak ada istri yang sanggup melihat suaminya berhubungan seperti itu dengan perempuan lain sambil tertawa-tawa,” tuturnya.
Awal Mula: Kerja Sama Bisnis yang Berubah Arah
Menurut penuturan Wardatina, hubungan suaminya dengan Inara bermula dari kerja sama bisnis pada Juli 2025. Semua terlihat wajar pada awalnya, sampai perubahan sikap sang suami muncul beberapa bulan kemudian. Pada Oktober 2025, Insanul tiba-tiba berubah menjadi sosok yang “terlalu manis, bahkan tidak wajar”.
Tak lama setelah itu, Insanul mengajak Wardatina duduk untuk deep talk—yang ternyata bukan percakapan penyelesaian masalah, melainkan permohonan izin poligami. Alasannya mengejutkan: Inara Rusli, menurutnya, “siap menjadi istri kedua sesuai syariat”.
Wardatina menolak, dan tidak hanya karena alasan spiritual. Ia merasa rumah tangganya baik-baik saja. Namun lebih menyakitkan lagi, rekaman CCTV yang ia temukan menunjukkan bahwa dugaan tindakan asusila itu justru terjadi sebulan sebelum permintaan izin poligami diajukan. “Jadi semua itu cuma skenario,” katanya lirih di podcast.
Cerita Dua Versi: DM Instagram dan Klaim Talak
Wardatina sempat berkomunikasi langsung dengan Inara melalui DM Instagram. Percakapan itu justru membuka lapisan lain dari masalah ini.
“Dia (Inara) bilang, ‘Maaf ya, Insan bilang ke aku kalau kalian sudah talak dua dan pisah rumah’. Padahal faktanya, kami masih tinggal satu atap dan tidak pernah ada kata talak yang terucap,” ujar Wardatina.
Ia meyakini Inara hanya mendapat versi cerita dari Insanul—versi yang telah dipoles sedemikian rupa untuk memberi ruang bagi hubungan yang kini dipersoalkan secara hukum.
Narasi Lama yang Kembali Naik ke Permukaan
Di tengah memanasnya isu, publik menggali ulang pernyataan-pernyataan lawas Inara tentang calon pasangan idealnya. Dalam sebuah potongan video yang kembali viral, Inara memaparkan kriteria calon imamnya: humoris, good looking, berwawasan luas, dan lebih mapan secara finansial.
“Kriterianya ya pasti selera humornya bagus… Terus pasti harus good looking,” ujar Inara dalam video tersebut. Ia menambahkan bahwa sosok tersebut harus menjadi pemimpin yang sanggup membimbing dirinya dan anak-anak.
“Secara finansial lebih di atas aku sih,” tambahnya.
Pernyataan itu kini disandingkan netizen dengan isu kedekatannya dengan seorang pengusaha—yang tak lain diduga adalah suami Wardatina.
Gelombang Reaksi: Sindiran Virgoun hingga Cancel Culture
Di tempat lain, mantan suami Inara, Virgoun, turut terseret dalam pusaran wacana publik—meski tanpa menyebut nama. Pada Minggu (23/11), ia mengunggah potret dirinya di panggung, disertai caption Jawa: “mikul duwur mendem jero.” Ungkapan itu bermakna menjaga nama baik orang lain sedalam-dalamnya.
Unggahan itu langsung dikaitkan dengan rumor Inara. Apalagi, ia menambahkan lagu latar Kesalahan yang Sama milik Kerispatih.
Komentar netizen pun berdatangan:
“Lu dh kering dia baru nyebur,” tulis @azzam. “Udah balikan aja…,” kata @delli.
Tidak sedikit yang menuduh Virgoun memanfaatkan momen ini sebagai “balas dendam” elegan terhadap mantan istrinya. Sebaliknya, ada pula yang menilai ia justru sedang memperlihatkan kedewasaan dengan tidak memperkeruh situasi.
Di luar lingkaran itu, sejumlah akun Instagram mulai melakukan aksi cancel culture: menghapus kolaborasi, menonaktifkan highlight, hingga membatasi unggahan yang melibatkan Inara. Dalam dunia digital, gelombang balik opini publik bisa muncul dalam hitungan detik—dan itulah yang kini dirasakan Inara.
Permintaan Maaf yang Disampaikan lewat Manajer
Di tengah badai isu, Inara belum bicara langsung di depan publik. Namun manajernya, Karina Putri, menyebut bahwa Inara menyampaikan permintaan maaf secara pribadi.
“Dia ngomong minta maaf sih sama aku. Minta maaf itu karena ada berita ini… jadi seperti ini, jadi mengganggu pekerjaan,” ujar Karina di Kuningan.
Menurutnya, efek pemberitaan ini sangat terasa: banyak brand dan klien yang langsung menghubungi manajemen untuk meminta penjelasan. Beberapa proyek bahkan tertunda.
Karina menyebut Inara memilih mengambil jeda dari pekerjaan. “Ini akhirnya dia break dulu… untuk menenangkan diri,” ujarnya.
Pihak manajemen memberi waktu 2–3 hari bagi Inara untuk memberikan klarifikasi resmi.
Ketika Narasi Berbalik Arah
Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Namun satu hal sudah tampak jelas: untuk pertama kalinya setelah perceraian yang penuh drama dengan Virgoun, narasi tentang Inara berubah arah. Dari korban rumah tangga, kini ia menjadi pihak yang harus menjelaskan dugaan yang jauh lebih berat.
Bagi sebagian netizen, kasus ini menjadi pelajaran bahwa figur publik tidak hidup di ruang vakum. Setiap ucapan, setiap kedekatan, setiap rekaman CCTV dapat menjadi bagian dari puzzle besar yang kelak dinilai publik.
Sementara bagi Wardatina, langkah hukumnya adalah bentuk mempertahankan martabat. “Saya tidak akan mencabut laporan,” tegasnya.
Dan bagi Inara, badai ini mungkin baru saja dimulai—sebuah ujian yang akan menentukan kembali siapa ia di mata publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











