Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB

Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara

Sabtu, 19 September 2026 18:30 WIB

Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini

Sabtu, 19 September 2026 18:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
  • Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar
  • Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Ngamuk di Eks Palaguna: Sampah Menumpuk dan Dijadikan Pasar Malam Ilegal

By Aga GustianaKamis, 22 Mei 2025 14:42 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengamuk di eks Palaguna. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik megahnya Gedung Merdeka dan riuhnya lalu lintas Jalan Asia Afrika, ada satu titik yang siang itu menjadi panggung kemarahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Bukan tanpa sebab. Eks Palaguna ternyata dipenuhi sampah, dan bahkan sempat dijadikan lokasi hiburan malam.

Kamis (22/5/2025), di bawah terik matahari, Farhan meninjau langsung lokasi tersebut. Namun bukan sambutan ramah atau laporan rutin yang ia sampaikan. Nada suaranya meninggi, penuh amarah.

“Awalnya saya tidak berani menyentuh karena katanya ini milik swasta, katanya juga milik Pemprov. Tapi kemarin sempat dipakai pasar malam, dan pagi ini mendadak hilang. Setelah dicek, ternyata penuh sampah,” ujar Farhan.

Menurutnya, pelanggaran yang ditemukan tak hanya satu. Lahan yang seharusnya digunakan sebagai area parkir justru disulap menjadi tempat kegiatan tak berizin. Tak hanya mencemari lingkungan, kondisi itu juga mencederai banyak peraturan daerah.

Baca Juga:  Farhan Apresiasi Anak Muda Kristen Bandung Jaga Semangat Persatuan Sumpah Pemuda

Tanah eks Palaguna bukanlah sekadar ruang kosong. Di sanalah pernah mengalir Sumur Mata Air Bandung—sumber kehidupan warga tempo dulu. Sumur itu tidak hanya penting secara fungsional, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan budaya tinggi bagi masyarakat adat Sunda dan pemerhati sejarah kota.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sentil Warisan Ridwan Kamil, Farhan Siap Bongkar Teras Cihampelas?

Namun semua itu kini tinggal kenangan. Sumur tersebut bahkan disebut-sebut sudah tak lagi ada. Farhan pun menginstruksikan penyelidikan khusus untuk menelusuri keberadaan sumur yang konon menjadi bagian dari cagar budaya itu.

“Jika terbukti melanggar UU Cagar Budaya, bisa kena pidana. Dan itu tidak ringan,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, Pemerintah Kota Bandung langsung mengambil tindakan. Farhan memutuskan untuk menyegel lahan eks Palaguna hingga waktu yang belum ditentukan. Selain mencegah kerusakan lebih jauh, penyegelan juga dimaksudkan untuk memberi ruang pada penataan ulang.

Baca Juga:  Parkir Liar di Bandung: "Penyakit" Menahun yang Butuh Solusi Modern

Beberapa dinas telah diminta turun tangan: mulai dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga (DSDABM), Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pembersihan, pemetaan ulang fungsi lahan, hingga penyuluhan kepada masyarakat sekitar akan menjadi bagian dari langkah lanjutan.

“Selama masa penyegelan, lahan ini akan kita benahi. Harus bersih, aman, dan tidak jadi sumber penyakit,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Pemkot Bandung Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.