Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

Kamis, 18 Juni 2026 22:35 WIB

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Kamis, 18 Juni 2026 22:23 WIB

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Kamis, 18 Juni 2026 22:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi
  • DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik
  • Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik
  • Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi
  • Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton
  • Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas
  • Link Live Streaming & Jadwal Piala Dunia Jumat 19 Juni 2026: Korsel Siap Hadapi Teror Tuan Rumah Meksiko
  • Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Ngamuk di Eks Palaguna: Sampah Menumpuk dan Dijadikan Pasar Malam Ilegal

By Aga GustianaKamis, 22 Mei 2025 14:42 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengamuk di eks Palaguna. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik megahnya Gedung Merdeka dan riuhnya lalu lintas Jalan Asia Afrika, ada satu titik yang siang itu menjadi panggung kemarahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Bukan tanpa sebab. Eks Palaguna ternyata dipenuhi sampah, dan bahkan sempat dijadikan lokasi hiburan malam.

Kamis (22/5/2025), di bawah terik matahari, Farhan meninjau langsung lokasi tersebut. Namun bukan sambutan ramah atau laporan rutin yang ia sampaikan. Nada suaranya meninggi, penuh amarah.

“Awalnya saya tidak berani menyentuh karena katanya ini milik swasta, katanya juga milik Pemprov. Tapi kemarin sempat dipakai pasar malam, dan pagi ini mendadak hilang. Setelah dicek, ternyata penuh sampah,” ujar Farhan.

Menurutnya, pelanggaran yang ditemukan tak hanya satu. Lahan yang seharusnya digunakan sebagai area parkir justru disulap menjadi tempat kegiatan tak berizin. Tak hanya mencemari lingkungan, kondisi itu juga mencederai banyak peraturan daerah.

Baca Juga:  Antisipasi Penumpukan Sampah, Pemkot Bandung Sediakan TPA Darurat di Lahan TNI AD

Tanah eks Palaguna bukanlah sekadar ruang kosong. Di sanalah pernah mengalir Sumur Mata Air Bandung—sumber kehidupan warga tempo dulu. Sumur itu tidak hanya penting secara fungsional, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan budaya tinggi bagi masyarakat adat Sunda dan pemerhati sejarah kota.

Baca Juga:  41 Titik Kabel di Bandung Dirapikan, Pemkot Dorong Sistem Bawah Tanah

Namun semua itu kini tinggal kenangan. Sumur tersebut bahkan disebut-sebut sudah tak lagi ada. Farhan pun menginstruksikan penyelidikan khusus untuk menelusuri keberadaan sumur yang konon menjadi bagian dari cagar budaya itu.

“Jika terbukti melanggar UU Cagar Budaya, bisa kena pidana. Dan itu tidak ringan,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, Pemerintah Kota Bandung langsung mengambil tindakan. Farhan memutuskan untuk menyegel lahan eks Palaguna hingga waktu yang belum ditentukan. Selain mencegah kerusakan lebih jauh, penyegelan juga dimaksudkan untuk memberi ruang pada penataan ulang.

Baca Juga:  Penataan PKL Sukajadi Jadi Contoh Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Jabar

Beberapa dinas telah diminta turun tangan: mulai dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga (DSDABM), Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pembersihan, pemetaan ulang fungsi lahan, hingga penyuluhan kepada masyarakat sekitar akan menjadi bagian dari langkah lanjutan.

“Selama masa penyegelan, lahan ini akan kita benahi. Harus bersih, aman, dan tidak jadi sumber penyakit,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Eks Palaguna Jalan Asia Afrika Muhammad Farhan Pemkot Bandung Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.