bukamata.id – Penyerang Persib Bandung, Andrew Jung, mengaku kecewa timnya terhenti di babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 meski menang 1-0 pada leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu 18 Februari 2026.
Gol Jung pada menit ke-39 belum cukup untuk membawa Maung Bandung melaju ke perempat final.
Dominasi Persib di Babak Pertama
Menurut Jung, timnya sejatinya memulai pertandingan dengan performa menjanjikan. Persib mampu menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang hingga akhirnya membuka skor di babak pertama.
“Seperti kata pelatih, babak pertama kami bermain bagus. Kami punya peluang, kami mencetak gol,” ujar Jung, dikutip dari laman resmi Persib, Kamis (19/2/2026).
Kesulitan Setelah Bermain 10 Orang
Meski memimpin, situasi menjadi lebih sulit ketika Uilliam Barros menerima kartu merah di akhir babak pertama, membuat Persib harus bermain 10 lawan 11. Ratchaburi FC kemudian memainkan strategi bertahan total, menyulitkan Maung Bandung untuk menambah gol.
“Setelah itu, situasi 10 lawan 11 membuat kemenangan menjadi lebih sulit,” tambah striker asal Prancis tersebut.
Kegagalan Bermula dari Leg Pertama
Jung menekankan bahwa akar masalah Persib berada di leg pertama di Thailand, di mana tim kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC. Beban kekalahan ini menjadi faktor utama eliminasi tim secara agregat.
“Itu saja, kami tereliminasi. Tapi seperti kata pelatih, kami kalah di pertandingan pertama, bukan sekarang, bukan hari ini,” tegas Jung.
Meskipun tersingkir, performa individu Andrew Jung tetap mendapat pujian, bahkan ia dinobatkan sebagai man of the match pada laga leg kedua, menandai kontribusinya dalam upaya Persib menutup langkah di ACL 2 dengan kemenangan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











