bukamata.id – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, buka suara menanggapi kabar yang mengaitkan bek asal Italia, Federico Barba, dengan beberapa klub Italia.
Hodak menegaskan, rumor transfer merupakan hal biasa dalam dunia sepak bola, termasuk situasi yang dialami Barba saat ini.
Dalam beberapa pekan terakhir, nama Barba ramai diberitakan akan meninggalkan Persib Bandung. Klub-klub Italia seperti Pescara, Palermo, dan terbaru Benevento disebut tertarik untuk merekrut bek berusia 32 tahun ini.
Ketertarikan Pescara pertama kali diungkap jurnalis Italia, Nicolo Schira, dan diperkuat laporan media Italia lainnya, Il Centro, yang menyebut skema peminjaman sebagai opsi.
Menanggapi rumor tersebut, Hodak memilih bersikap tenang dan tidak ingin berspekulasi.
“Selalu ada rumor, dan saya tahu Barba menghadapi beberapa kendala adaptasi dengan keluarganya di sini. Tapi dia masih memiliki kontrak dua tahun,” ujar Hodak.
Ketika ditanya soal kemungkinan Barba bertahan, Hodak kembali menekankan prinsipnya menghormati kontrak pemain:
“Jika kontraknya masih berlaku, dia tetap di sini. Mengenai rumor transfer, saya tidak bisa berkomentar,” tegasnya.
Selain isu Barba, Hodak juga ditanya soal kemungkinan Persib mendatangkan pemain diaspora atau naturalisasi baru, mengikuti kontribusi positif pemain dengan latar belakang serupa di Liga Indonesia. Nama Joey Pelupessy dan Maarten Paes sempat dikaitkan dengan Persib, namun Hodak menegaskan belum ada rencana konkret:
“Sejauh ini belum ada pemain baru yang akan datang. Saya belum tahu apakah akan ada pemain diaspora lain,” jelasnya.
Meski dibayangi rumor transfer, Persib Bandung tetap fokus pada persiapan menghadapi Persija Jakarta. Duel klasik di pekan ke-17 Super League 2025/26 ini dijadwalkan pada Minggu, 11 Januari 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dengan kick-off pukul 15.30 WIB.
Pertandingan diprediksi berjalan sengit, bukan hanya karena rivalitas kedua tim, tetapi juga sorotan terhadap Persib menjelang bursa transfer pemain.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











