Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Minggu, 4 Oktober 2026 21:47 WIB

Cuma Punya Waktu 2 Hari! Thom Haye dan Ragnar Riskan Main saat Persib Lawan Port FC

Minggu, 4 Oktober 2026 19:36 WIB

Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!

Minggu, 4 Oktober 2026 18:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan
  • Cuma Punya Waktu 2 Hari! Thom Haye dan Ragnar Riskan Main saat Persib Lawan Port FC
  • Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!
  • Bansos Oktober 2026 Cair! Ini 4 Bantuan Pemerintah dan Nominal yang Diterima
  • Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar
  • Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya
  • Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu
  • Debut di Shopee Cup 2026, Persib Target Bawa Pulang Poin dari Markas Port FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Final Piala Presiden 2025 Diwarnai Kritik: Tim Asing Berjaya, Erick Thohir Jadi Sorotan

By Aga GustianaJumat, 11 Juli 2025 10:22 WIB3 Mins Read
Piala Presiden
Final Piala Presiden 2025. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Turnamen Piala Presiden 2025 yang seharusnya menjadi ajang bergengsi sepak bola nasional justru menuai kritik tajam dari publik. Final yang mempertemukan dua klub asing, Oxford United (Inggris) dan Port FC (Thailand), memunculkan pertanyaan besar: untuk siapa sebenarnya turnamen ini digelar?

Oxford United dan Port FC sukses melangkah ke partai puncak setelah sama-sama menyapu bersih dua pertandingan di fase grup. Oxford unggul di Grup A setelah mencetak kemenangan besar atas Liga Indonesia All-Stars (6-3) dan Arema FC (4-0). Sementara Port FC memimpin Grup B usai menaklukkan Persib Bandung 2-0 dan Dewa United 2-1.

Kedua tim akan bentrok dalam laga final yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (13/7) pukul 19.30 WIB. Di tempat yang sama, sehari sebelumnya, Liga Indonesia All-Stars akan melawan Dewa United untuk memperebutkan posisi ketiga.

Baca Juga:  Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024, PSSI Diprediksi Rugi Miliaran Rupiah

Kritik Pedas Netizen: “Piala Presiden Rasa Liga Ekshibisi”

Alih-alih memicu kebanggaan nasional, final Piala Presiden 2025 justru menjadi bahan olokan publik. Di media sosial, terutama di akun Instagram @pengamatsepakbola, warganet ramai-ramai mempertanyakan logika turnamen yang dinamai “Piala Presiden” tetapi berujung memberikan trofi dan hadiah miliaran rupiah kepada klub asing.

Komentar-komentar pedas pun bermunculan:

“Piala Presiden paling nggak jelas sepanjang masa,”

“Yang juara klub luar juga ujungnya. Ini mah bukan Piala Presiden, tapi Piala Erick Thohir,”

“Final dikuasai klub luar, hadiahnya pun lari ke luar negeri. Klub lokal cuma dapat hikmah dan malu,”

“Negara ngasih duit buat orang luar. Padahal uang segitu bisa buat pengembangan tim lokal,”

Kritikan bahkan langsung diarahkan pada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang dianggap gagal membawa misi pembinaan dan kebanggaan nasional lewat turnamen ini. Banyak yang menilai, kehadiran klub luar negeri di turnamen ini seolah hanya membuka keran pengeluaran bagi PSSI, tanpa dampak signifikan untuk sepak bola Indonesia.

Baca Juga:  Erick Thohir Ingin Kualitas Liga 1 dan 2 Terus Meningkat

Ajang Bergengsi atau Sekadar Showbiz?

Piala Presiden selama ini dikenal sebagai turnamen pramusim prestisius bagi klub-klub Liga 1, yang juga menjadi ajang pencarian bakat lokal dan pemanasan menuju kompetisi resmi. Namun pada edisi 2025, kehadiran dua tim luar yang melenggang ke final dinilai mengaburkan arah dan tujuan turnamen.

“Dulu Piala Presiden itu ajang pembuktian klub lokal, sekarang malah jadi tontonan lawakan yang hadiah dan gengsinya diambil tim asing,” tulis salah satu pengguna media sosial.

Sorotan soal Hadiah Miliaran Rupiah

Tak hanya soal prestise, netizen juga menyoroti aliran dana besar ke klub asing. Dengan estimasi hadiah mencapai miliaran rupiah, publik mempertanyakan keputusan PSSI yang justru memprioritaskan klub tamu ketimbang memperkuat klub-klub lokal yang sedang berjuang secara finansial.

Baca Juga:  Persib Bandung Cetak Sejarah, Liga Indonesia Naik Drastis di Ranking Asia

“Erick be like: Lumayan dapet 5,5 M…,” sindir warganet lainnya.

Diketahui, Erick Thohir dan Anindya Bakrie merupakan pemilik saham mayoritas klub kasta kedua Liga Inggris, Oxford United. Keduanya resmi memiliki 51 persen saham Oxford United pada 27 September 2022.

Kesimpulan: Perlu Evaluasi Serius

Dengan kritik yang terus mengalir, Piala Presiden 2025 menjadi pelajaran penting bagi federasi. Meskipun niat mengundang klub luar mungkin ditujukan untuk meningkatkan eksposur internasional, realisasinya justru dinilai melukai kebanggaan nasional.

Jika tak ingin Piala Presiden kehilangan makna dan kepercayaan publik, sudah saatnya PSSI dan Erick Thohir mengevaluasi format dan esensi dari turnamen yang membawa nama kepala negara tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erick Thohir Liga Indonesia Oxford United Piala Presiden 2025 Port FC PSSI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Indonesia Tambah 3 Perak dan 1 Perunggu di Asian Games 2026, Total 39 Medali

Indonesia vs Thailand Berebut Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Final di SUGBK

Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina

Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri

Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia

Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.