bukamata.id – Menjelang liburan lebaran 2024, ada tempat wisata baru di Kabupaten Sumedang yang menyuguhkan kekayaan budaya dan ilmiah sebagai peninggalan masa kuno. Nama tempat wisata tersebut adalah Geopark Lembah Cisaar- Jatigede.
Berdasarkan penemuan naskah kuno dan catatan perjalanan, wilayah ini membanggakan karen mempunyai warisan sejarah yang kaya, mulai dari Kerajaan Medang Kahiyangan hingga konsep pendidikan Insun Medal Insun Madangan.
Geopark ini bukan hanya tentang kekayaan geologi, tetapi juga tentang keanekaragaman hayati dan budaya yang menyertainya. Melalui konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan, Sumedang mempersembahkan sebuah destinasi yang mengajak masyarakat untuk lebih memahami dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Sementara pada tahun 2021 lalu, Sumedang juga sudah meresmikan Menara Kujang Sapasang dan telah menjadi ikon kebudayaan terbaru serta menjadi daya tarik di Sumedang. Dengan filosofi yang dalam, menara ini menjadi simbol dari proses berpikir manusia dan keberagaman dalam sebuah peradaban.
Begitu juga Geopark Lembah Cisaar-Jatigede yang terletak di Kabupaten Sumedang. Dengan luas wilayah mencapai 760,75 km2, area ini bisa dijelajahi oleh pengunjung dan bersiap mendapatkan wawasan tentang masa lalu yang terjadi di wilayah ini. Aksesibilitasnya pun sangat memudahkan, dengan jarak yang relatif dekat dari bandara-bandara terdekat.
Tagline “The Kingdom of Stegodon” menegaskan keunikan, kelangkaan, keilmuan, dan kekaguman akan keberadaan fosil-fosil di lembah ini. Temuan fosil vertebrata seperti stegodon dan kura-kura menjadi bukti migrasi fauna vertebrata pertama dari Asia ke Indonesia pada zaman Plestosen.
Tujuan utama pengembangan Geopark ini adalah untuk konservasi, edukasi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah daerah, diharapkan terciptanya pemahaman yang lebih dalam serta kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat Sumedang.
Geopark ini ditargetkan akan mendapatkan status Geopark Nasional paling lambat tahun 2026, dan menuju Unesco Global Geopark pada tahun 2029.
Dengan perpaduan antara warisan budaya dan ilmiah yang luar biasa, Sumedang siap menyambut para pengunjung untuk menjelajahi keindahan dan kearifan lokal yang ditawarkannya. Geopark Lembah Cisaar-Jatigede menjadi destinasi yang tak hanya mempesona mata, tetapi juga menginspirasi hati.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











