Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB

Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan

Senin, 18 Mei 2026 21:01 WIB

Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu

Senin, 18 Mei 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
  • Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Viral 6 Menit di TikTok, Netizen Heboh Cari Link Full Durasi
  • Persib Cuma Butuh Imbang, Tapi Persijap Bisa Jadi Mimpi Buruk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Hacker Rusia Incar WhatsApp, Didukung Negara?

By Aga GustianaMinggu, 19 Januari 2025 14:05 WIB2 Mins Read
Bapenda Jabar Ingatkan Tunggakan Pajak via WhatsApp. (Foto: Ilustrasi/Webster2703 dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – WhatsApp dikabarkan tengah jadi incaran sebuah kelompok phising yang didukung oleh Badang Keamanan Federal Rusia (FSB), menurut laporan Microsoft.

Kelompok hacker itu melakukan kampanye baru yang bertujuan untuk membobol akun WhatsApp untuk mendapatkan akses ke pesan dan data mereka.

Microsoft dalam sebuah postingan yang diunggah di blog resmi menyebutkan jika para hacker itu berkaitan dengan Dinas Keamanan Federal Rusia, mereka mengirim email ke target tertentu yang meminta untuk bergabung dengan grup WhatsApp.

Pesan itu berupa phising dan sering terlihat seperti berasal dari seorang pejabat pemerintah AS. Di mana pesan itu berisi kode QR yang konon akan memberikan rincian tentang insiatif yang dimaksudkan untuk mendukung Ukraina dalam perang yang sedang berlangsung melawan Rusia.

Baca Juga:  Biar Masyarakat Tak Lupa, Bapenda Jabar Ingatkan Tunggakan Pajak via WhatsApp

Microsoft tidak mengatakan apakah salah satu dari upaya penyusupan tersebut berhasil membobol sistem. Menurut Microsoft, serangan siber tersebut terkait dengan Star Blizzard, sebuah kelompok peretasan yang diduga didukung oleh negara sebagaimana dilansir detiKINET dari The Straits Times, Minggu (19/1/2025).

Baca Juga:  Duh! Foto dan Nama Pj Wali Kota Bandung Dicatut Penipu, Warga Diminta Waspada

Departemen Kehakiman AS telah menyita atau menghapus 180 situs web yang terkait dengan kelompok tersebut sejak Oktober dengan bantuan Microsoft, kata perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington.

Juru bicara WhatsApp mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaan melindungi percakapan pribadi dengan enkripsi end-to-end, dan mendorong pengguna untuk hanya mengklik tautan dari orang yang mereka kenal dan percayai.

Kedutaan Besar Rusia di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar. Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS, atau Cisa, pada bulan Desember mengatakan bahwa kelompok Star Blizzard hampir pasti terkait dengan FSB Rusia, dengan mengutip sejarah kelompok tersebut yang mencoba mengkompromikan politisi, akademisi, dan orang-orang Amerika dan Inggris di sektor pertahanan.

Baca Juga:  Login WhatsApp di HP Tanpa Kartu SIM, Begini Caranya

Star Blizzard mengkhususkan diri dalam meneliti target potensial di media sosial, menemukan kontak profesional mereka, dan membuat akun email yang menyamar sebagai rekan terpercaya mereka, kata Cisa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hacker rusia ukraina WhatsApp
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu

Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Viral 6 Menit di TikTok, Netizen Heboh Cari Link Full Durasi

Waspada! Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Diduga Jadi Jebakan Phishing

Link Telegram Video Lanjutan ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Netizen Soroti Kejanggalan Rekaman

Link Video Viral Penjual Cilok dan Pengemudi Mobil, Netizen Cium Aroma Setingan Demi Konten

Butuh Self-Healing? Ini 11 Surga Tersembunyi di Jawa Barat yang Ampuh Usir Penat

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.