bukamata.id – Persib Bandung berhasil mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026). Laga berlangsung ketat dan dramatis hingga menit akhir.
Gol pembuka dicetak oleh Thom Haye pada menit ke-33, sebelum PSM Makassar menyamakan kedudukan melalui Yuran Fernandes di menit ke-54. Namun, Persib memastikan kemenangan lewat sundulan Julio Cesar pada menit 90+7 yang menjadi penentu tiga poin krusial bagi Maung Bandung.
Adam Alis: Kemenangan yang Sulit Dilupakan
Gelandang Persib, Adam Alis, mengaku tidak menyangka timnya mampu membawa pulang kemenangan dari salah satu laga tandang paling sulit musim ini. Ia menilai kemenangan di Parepare memiliki arti lebih dari sekadar tambahan tiga poin.
Menurutnya, PSM Makassar selama ini dikenal sebagai lawan yang sulit ditaklukkan, terlebih saat bermain di kandang sendiri. Namun kali ini, Persib berhasil memutus tren negatif tersebut dengan performa penuh determinasi.
“Rasanya bangga dan tidak percaya kami bisa meraih hasil maksimal di kandang PSM. Ini bukan pertandingan yang mudah, tapi kami bisa melewatinya dengan kerja keras semua pemain,” ujar Adam Alis, dikutip dari laman resmi Persib, Senin (18/5/2026).
Putus Rekor Buruk di Kandang PSM Makassar
Kemenangan ini juga memiliki nilai historis tersendiri bagi Persib Bandung. Selain memperkuat posisi dalam persaingan gelar juara, hasil tersebut sekaligus memutus catatan kurang baik Maung Bandung saat bermain di markas PSM dalam beberapa musim terakhir.
Performa solid di laga ini dinilai menjadi salah satu bukti konsistensi Persib dalam menjaga peluang juara hingga pekan-pekan akhir kompetisi.
Fokus ke Laga Penentu Gelar Juara
Meski euforia kemenangan masih terasa, Adam Alis menegaskan bahwa skuad Persib tidak boleh larut dalam selebrasi. Fokus tim kini sepenuhnya diarahkan ke laga terakhir yang akan menjadi penentu gelar juara.
Persib dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Secara matematis, Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara musim ini.
Namun, Adam Alis menegaskan bahwa timnya tetap membidik kemenangan di hadapan Bobotoh.
“Kami tetap rendah hati karena semuanya belum selesai. Walaupun butuh hasil seri, kami tetap ingin menang dan menutup musim dengan sejarah di kota sendiri,” tegasnya.
Target Akhiri Kutukan Juara di Luar Kota
Selain mengejar gelar juara, Persib Bandung juga memiliki motivasi tambahan untuk mengakhiri tren lama, di mana momen penentuan juara sering terjadi di luar kandang sendiri.
Dengan bermain di hadapan pendukung sendiri pada laga terakhir, Maung Bandung bertekad menutup musim dengan cara paling sempurna: menang, juara, dan merayakan di rumah sendiri.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









