Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Jumat, 20 Maret 2026 21:00 WIB

Salat Id Sendiri di Rumah? Begini Hukum dan Caranya Menurut Ulama

Jumat, 20 Maret 2026 20:30 WIB

Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang

Jumat, 20 Maret 2026 19:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang
  • Salat Id Sendiri di Rumah? Begini Hukum dan Caranya Menurut Ulama
  • Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang
  • Interaksi Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Heboh, Link Video Full Telegram Ramai Dicari
  • Maroko Buka Suara Usai Rebut Title Juara Piala Afrika 2025 dari Senegal Jalur Pengadilan
  • Daftar Lokasi Salat Id Bandung 21 Maret 2026: Masjid Raya hingga Lapangan Terbuka
  • Bursa Transfer Panas! Eks Pemain Eredivisie Ini Tertarik ke Super League, Persip Siap Rekrut?
  • FIFA Resmi Sanksi Federasi Sepak Bola Israel Terkait Diskriminasi dan Rasisme
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh! AS Dakwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro atas Narkotika dan Terorisme

By SusanaMinggu, 4 Januari 2026 19:15 WIB3 Mins Read
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro Moros. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Amerika Serikat resmi menjerat Presiden Venezuela, Nicolas Maduro Moros, dengan tuduhan memimpin jaringan narkotika lintas negara dan terorisme selama lebih dari dua dekade.

Tuduhan ini termuat dalam Superseding Indictment yang diajukan oleh Jaksa Federal di Pengadilan Distrik Selatan New York (Southern District of New York).

Jaksa Agung AS, Pam Bondi, menuding Maduro memanfaatkan jabatan negara untuk memfasilitasi pengiriman ribuan ton kokain ke Amerika Serikat, bekerja sama dengan kartel narkoba internasional serta kelompok teroris.

Nicolas Maduro dan Cartel de Los Soles

Jaksa menegaskan, Maduro merupakan figur sentral dari jaringan narkotika yang dikenal sebagai Cartel de Los Soles, melibatkan pejabat sipil, militer, dan aparat intelijen Venezuela. Aktivitas ini diduga berlangsung sejak 1999 hingga 2025.

“Sejak awal karier politiknya, Nicolas Maduro Moros menggunakan semua posisi publik untuk mempermudah perdagangan narkotika,” sebut dakwaan jaksa federal.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia U-17 Hari Ini, Prancis dan Venezuela Amankan Tiga Poin

Selain Maduro, sejumlah pejabat tinggi Venezuela juga ikut terseret dalam dakwaan, termasuk Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello, mantan Menteri Dalam Negeri Ramón Rodríguez Chacín, istri Maduro Cilia Flores, serta putranya, Nicolas Maduro Guerra.

Skala Kejahatan dan Jalur Pengiriman Narkoba

Dakwaan menyatakan, operasi kriminal berlangsung lebih dari 25 tahun dan tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Venezuela, Kolombia, Karibia, Amerika Tengah, Meksiko, hingga Amerika Serikat.

Venezuela disebut menjadi jalur strategis utama pengiriman kokain dari Amerika Selatan ke pasar Amerika Utara. Pada 2020, Departemen Luar Negeri AS memperkirakan sekitar 200–250 ton kokain diselundupkan melalui Venezuela setiap tahun dengan perlindungan aparat negara.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia U-17 Hari Ini, Prancis dan Venezuela Amankan Tiga Poin

Modus Operandi Maduro

Jaksa mengungkapkan, Maduro dan para terdakwa memanfaatkan fasilitas negara, seperti bandara internasional, pesawat kepresidenan, jalur diplomatik, serta aparat keamanan, untuk memastikan pengiriman narkotika berjalan lancar.

Dalam dakwaan disebutkan, saat menjabat Menteri Luar Negeri, Maduro menjual paspor diplomatik kepada pengedar narkoba dan memberikan perlindungan bagi pesawat yang membawa hasil kejahatan narkotika.

“Maduro Moros membiarkan korupsi narkotika berkembang demi keuntungan pribadi, keluarga, dan rezimnya,” tegas jaksa.

Dakwaan juga menyoroti kolaborasi Maduro dengan organisasi yang dikategorikan Amerika Serikat sebagai Foreign Terrorist Organizations (FTO), termasuk FARC, ELN, Kartel Sinaloa, Los Zetas, dan Tren de Aragua. Kelompok-kelompok ini tidak hanya terlibat narkotika, tetapi juga aksi teror, penculikan, pembunuhan, dan perdagangan senjata.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia U-17 Hari Ini, Prancis dan Venezuela Amankan Tiga Poin

Dasar Hukum Penangkapan dan Ekstradisi

Jaksa menekankan, kasus ini masuk kategori narco-terrorism, di mana kegiatan narkotika digunakan untuk mendanai dan mendukung aksi teror internasional.

Berdasarkan alasan ini, AS mengklaim memiliki yurisdiksi hukum untuk menuntut dan menangkap Maduro jika berada di wilayah yang memungkinkan ekstradisi.

“Para terdakwa sengaja mendistribusikan kokain untuk mendukung organisasi teroris,” sebut dakwaan dalam Count One.

Melalui dakwaan ini, AS menempatkan Maduro bukan sekadar sebagai kepala negara, tetapi sebagai pemimpin organisasi kriminal transnasional, membuka jalan bagi upaya penangkapan dan penuntutan di tingkat internasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AS tuntut Maduro dakwaan narkotika FTO kartel narkoba kriminal internasional narco-terrorism Nicolas Maduro pengiriman kokain Venezuela
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang

Daftar Lokasi Salat Id Bandung 21 Maret 2026: Masjid Raya hingga Lapangan Terbuka

Catat! Jadwal Buka Puasa Bandung Hari Ini 20 Maret 2026

Resmi! Sholat Idulfitri 2026 di Bandung Digelar di Gedung Sate dan Balai Kota, Catat Jadwalnya

Arus Mudik Lebaran 2026: Jalur Nagreg Tercatat Padat, 150 Ribu Kendaraan Melintas

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.