Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Libur Lebaran Membludak, Jalur Ciwidey Lumpuh! Polisi Siaga 24 Jam

Senin, 23 Maret 2026 18:35 WIB

Ciwidey Diserbu Wisatawan! Polisi Siapkan One Way Darurat ke Kawah Putih

Senin, 23 Maret 2026 17:30 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital

Senin, 23 Maret 2026 16:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Libur Lebaran Membludak, Jalur Ciwidey Lumpuh! Polisi Siaga 24 Jam
  • Ciwidey Diserbu Wisatawan! Polisi Siapkan One Way Darurat ke Kawah Putih
  • Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Padat Merayap! Jalur Pacira dan Pangalengan Diserbu Kendaraan Lokal
  • Joget di Kantor SPPG, Pantaskah? Viral Mitra MBG Pamer 6 Juta Sehari, Publik: Etikanya Mana?
  • Bioskop Heboh! 9 Film Indonesia Maret 2026 Siap Temani Libur Lebaran
  • Link Telegram Video 1 Menit 56 Detik ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Tanpa Sensor di Kebun Sawit Heboh, Klaim Full Version
  • Blunder Kepa Bikin Arsenal Terkapar! Manchester City Menang 2-0 di Wembley
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 23 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Hilang Lima Hari, Bocah 8 Tahun Ini Ditemukan di Habitat Singa Buas

By Aga GustianaJumat, 10 Januari 2025 20:03 WIB2 Mins Read
Ilustrasi singa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang bocah berusia 8 tahun bernama Tinotenda Putu berhasil bertahan hidup selama lima hari di tengah habitat singa buas.

Tinotenda Putu hilang dari desanya di wilayah barat laut Zimbabwe pada 27 Desember 2024 lalu. Ia ditemukan di Taman Nasional Matusadona, yang dihuni hewan-hewan buas, termasuk singa.

Sebelum ditemukan, tim penyelamat sempat terhambat oleh hujan lebat di wilayah tersebut yang membuat mereka kesulitan menemukan jejak kakinya.

Kemudian, pada 30 Desember, jejak kaki bocah itu ditemukan di area taman dan Tinotenda ditemukan pada dini hari keesokan harinya.

Anggota parlemen untuk wilayah Mashonaland Barat, Mutsa Murombedzi turut membagikan kabar gembira penyelamatan tersebut sebagai ‘keajaiban’ dalam sebuah posting di X.

Ia mengatakan, anak tersebut telah “berjalan menjauh, kehilangan arah, dan tanpa sadar menuju ke Taman Margasatwa Matusadonha yang berbahaya.”

Baca Juga:  Bocah 12 Tahun yang Tenggelam di Waduk Saguling Ditemukan Meninggal Dunia

Menurut pengakuan Tinotenda, ia sempat mendengar kendaraan penjaga taman dan mencoba berlari ke arah suara tersebut, sayangnya ia terlambat untuk mencapai mereka.

Beruntung, para penjaga taman kembali ke area tersebut dan melihat jejak kaki manusia kecil yang mengarahkan mereka ke anak laki-laki tersebut.

“Ini mungkin kesempatan terakhirnya untuk diselamatkan setelah lima hari di alam liar,” tulisnya.

Baca Juga:  Bocah di Kota Bandung Dijambret saat Pulang Sekolah, Satu Anting Emas Raib

Mengutip lembaga nirlaba African Parks, taman nasional itu dihuni oleh berbagai satwa liar, termasuk gajah, zebra, kuda nil, singa dan kerbau.

Sementara Tinotenda diperkirakan telah berjalan melalui medan yang dipenuhi singa sejauh 49 kilometer. Ia menyusuri area tersebut selama lima hari.

Tinotenda bisa bertahan hidup dengan memakan buah-buahan liar dan meminum air tanah.

“Diperkirakan ia berjalan melalui medan yang keras di Taman Nasional Matusadonha yang dipenuhi singa sejauh 49 kilometer dari desanya hingga ke titik tempat ia ditemukan,” kata Zimbabwe Parks dalam sebuah pernyataan.

“Selama periode ini, ia bertahan hidup dengan memakan buah-buahan liar dan menggali lubang kecil di sepanjang tepi sungai yang kering untuk mengakses air bawah tanah untuk diminum, sebuah teknik yang dikenal di daerah rawan kekeringan,” keterangan ditambahkan.

Baca Juga:  Viral Bocah Cianjur Terjebak 2 Jam di Tengah Sungai yang Meluap dan Deras

Setelah ditemukan, Tinotenda langsung dibawa ke klinik setempat untuk pemeriksaan awal dan kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk evaluasi medis lebih lanjut.

Kabar terbaru mengatakan, bocah itu telah beristirahat dan dalam kondisi stabil. Ia akan diperiksa oleh tim kesehatan mental untuk memastikan ia tidak mengalami trauma yang berkepanjangan akibat insiden tersesat ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bocah Singa zimbambwe
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital

Bioskop Heboh! 9 Film Indonesia Maret 2026 Siap Temani Libur Lebaran

Link Telegram Video 1 Menit 56 Detik ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Tanpa Sensor di Kebun Sawit Heboh, Klaim Full Version

Harga Emas Pegadaian Senin 23 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Stagnan, Waktunya Beli atau Jual?

Siapa Jeni Rahmadial? Intip Profil Eks Finalis Puteri Indonesia Riau yang Tengah Viral

Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Warganet Penasaran! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Disebut-sebut Ada Versi Full, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.