Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya

Kamis, 26 Maret 2026 20:26 WIB

Atasi Krisis Sampah, DPRD Jabar dan Bandung Barat Perkuat Sinergi Regulasi

Kamis, 26 Maret 2026 20:07 WIB

Catat! Daftar Libur Nasional 2026 Setelah Lebaran, Masih Banyak Long Weekend

Kamis, 26 Maret 2026 19:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Atasi Krisis Sampah, DPRD Jabar dan Bandung Barat Perkuat Sinergi Regulasi
  • Catat! Daftar Libur Nasional 2026 Setelah Lebaran, Masih Banyak Long Weekend
  • Heboh! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Viral, Banyak Kejanggalan dan Fakta Mengejutkan
  • Tragedi Warung Baru di Subang: Belum Sempat Jualan, Sang Pemilik Tewas Terseret Truk Hingga 13 Meter
  • Bongkar Rahasia Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Ada yang Aneh?
  • Viral Video Joget ‘MBG Rp6 Juta’, Dapur SPPG Pangauban KBB Resmi Ditangguhkan BGN
  • Detik-Detik Pria Nyaris Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 26 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Inovasi Transportasi Ramah Lingkungan: Podcar dan AVA Karya Anak Bangsa

By Aga GustianaKamis, 7 Agustus 2025 19:35 WIB3 Mins Read
Podcar dan AVA
Podcar dan AVA. (Foto: bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Inovasi transportasi dalam negeri kembali mencuri perhatian lewat hadirnya dua kendaraan otonom berbasis listrik: Podcar dan AVA. Keduanya merupakan hasil kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan tinggi, menawarkan solusi mobilitas cerdas yang ramah lingkungan dan hemat biaya untuk berbagai sektor, mulai dari industri, logistik, hingga pariwisata.

Podcar: Kendaraan Listrik Otonom untuk Kawasan Khusus

Podcar dirancang sebagai kendaraan otomatis berbasis listrik untuk kawasan terbatas seperti bandara, pelabuhan, area wisata, dan kompleks industri. Dengan sistem navigasi berbasis jalur sederhana—cukup menggunakan marka berupa cat—Podcar tidak memerlukan infrastruktur khusus seperti rel.

“Set-up nya mudah karena dia membaca jalur, cukup dengan cat atau sejenisnya untuk membuat jalur, tidak perlu pakai rel, dan lain-lain. Sudah dilengkapi dengan AC, GPS untuk tracking, kedepan akan ada command center yang memonitor posisinya di mana saja, ini 100 persen listrik,” ujar Nur Buana, Direktur PT TESA, perusahaan pengembang kendaraan ini, saat ditemui di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Kamis (7/8/2025).

Podcar memiliki desain kompak dan ringan berkat penggunaan material aluminium, yang secara signifikan menghemat konsumsi daya dibandingkan kendaraan listrik pada umumnya.

Baca Juga:  Neta Amarta Bandung: Pusat Layanan Mobil Listrik Terlengkap, dari Penjualan hingga Perawatan

Setelah pengembangan versi pertama, PT TESA menggandeng AVS, perusahaan teknologi informasi, untuk memperkuat aspek sistem otonom. Tak hanya itu, kolaborasi juga dijalin dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), guna melibatkan para ahli teknik dalam proses penyempurnaan produk.

“Jadi ini produk versi kedua, yang pertama TESA setelah beberapa waktu kita perlu enginer yang lebih baik lagi kita gandeng AVS (perusahaan IT) kita kolaborasi dan untuk event ini kita kolaborasi juga dengan ITB, karena tenaga ahli di ITB gak diraguin lagi jadi masukan demi kebaikan produknya juga,” lanjut Nur Buana.

AVA: Alternatif Otonom Murah dan Adaptif Tanpa Sensor Mahal

Di sisi lain, prototipe AVA (Autonomous Vehicle Autonomous) menawarkan pendekatan berbeda dalam pengembangan kendaraan otonom. AVA dikembangkan sebagai solusi mobilitas hemat biaya untuk area operasi terbatas, dengan aplikasi yang luas di sektor industri, logistik, hingga destinasi wisata.

Baca Juga:  Tampilkan Produk Inovatif, Chery Targetkan Penjualan Maksimal di GIIAS Bandung 2024

Yang membedakan AVA adalah kemampuannya bernavigasi tanpa bergantung pada sensor mahal seperti LIDAR atau GPS eksternal. AVA menggunakan sistem kamera adaptif dan teknologi drive-by-wire, memungkinkan kendaraan ini tetap berfungsi dengan baik dalam kondisi cuaca dan pencahayaan yang beragam.

“AVA dirancang sebagai solusi praktis dan ekonomis, sangat relevan untuk Indonesia yang butuh kendaraan otonom dengan efisiensi tinggi dan biaya rendah,” jelasnya.

Seiring dengan meningkatnya permintaan kendaraan otonom di pasar global—yang menurut McKinsey diproyeksikan mencapai USD 300–400 miliar pada tahun 2035—potensi pengembangan AVA menjadi produk unggulan Indonesia dalam rantai pasok global semakin terbuka lebar.

Harapan Besar untuk Inovasi Lokal

Kedua kendaraan ini menandai kemajuan penting dalam pengembangan teknologi transportasi di Indonesia. Tidak hanya digagas oleh sektor swasta, namun juga melibatkan institusi pendidikan tinggi nasional sebagai mitra riset dan pengembangan.

Baca Juga:  Angklung, Angkot Pintar di Bandung, Solusi Canggih atau Masalah Baru Sopir Angkot?

Podcar dan AVA adalah bukti bahwa karya anak bangsa bisa bersaing dan memenuhi kebutuhan mobilitas modern. Harapannya, teknologi ini bisa diadopsi luas dan jadi solusi nyata bagi transformasi transportasi di Indonesia.

Dengan potensi pasar yang besar dan kebutuhan lokal yang semakin meningkat, kendaraan otonom listrik buatan dalam negeri ini diharapkan dapat menjadi pionir dalam menghadirkan mobilitas berkelanjutan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.

“Ini karya anak bangsa dan yang terlibat juga bukan cuma swasta ada dari kampus juga, semoga bisa diaplikasikan sebagai inovasi yang murni dari dalam negeri. Kebutuhan untuk podcar ini sebetulnya ada dan kita punya peluang yang besar,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AVA inovasi teknologi kendaraan otonom mobil listrik Podcar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya

Catat! Daftar Libur Nasional 2026 Setelah Lebaran, Masih Banyak Long Weekend

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Heboh! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Viral, Banyak Kejanggalan dan Fakta Mengejutkan

Bongkar Rahasia Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Ada yang Aneh?

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Tanpa Sensor’ Viral, Hati-Hati Jebakan Berbahaya!

Garena Free Fire (FF)

Serbu Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 26 Maret 2026: Skin Eksklusif & Diamond Menanti

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.