Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal

Selasa, 17 Maret 2026 20:39 WIB

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Selasa, 17 Maret 2026 20:21 WIB

Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?

Selasa, 17 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal
  • Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan
  • Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?
  • Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Sebut Super League Masuk Periode Penentu
  • Suaranya Mirip Dubbing Iklan, Ibu-Ibu Viral Ini Maki Pengunjung Minimarket Pakai Bahasa ‘Naskah Sinetron’!
  • Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!
  • Kata Inara Rusli Soal Video Syur: Akui Ada Rekaman, Bantah Tuduhan Perzinaan
  • Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jalan Asia Afrika, Jejak Sejarah dan Pesona Wisata Bandung yang Tak Pernah Padam

By SusanaSenin, 26 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (Foto: ANTARA/Ajat Sudrajat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Asia Afrika di jantung Kota Bandung bukan sekadar ruas lalu lintas biasa. Kawasan ini menyimpan nilai sejarah tinggi sebagai lokasi digelarnya Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955, sekaligus menjadi salah satu jalan tertua dan paling ikonik di kota berjuluk Paris van Java ini.

Sejak masa penjajahan Belanda, jalur ini telah menjadi poros utama transportasi dan dikenal sebagai bagian dari proyek besar Daendels, Jalan Raya Pos (Groote Postweg), yang membentang dari Anyer hingga Panarukan sejauh 1.000 kilometer.

Pembangunannya melibatkan kerja keras rakyat pribumi dan menjadi simbol sejarah pergerakan zaman.

Sebelum bernama Jalan Asia Afrika, kawasan ini pernah dikenal dengan sebutan Jalan Raja Timur. Namun, perhelatan akbar Konferensi Asia Afrika pada April 1955 menjadi tonggak perubahan nama sekaligus memperkuat identitas kawasan ini sebagai titik penting dalam diplomasi dunia.

Baca Juga:  Kenakan Rompi Merah, ASN Pemkot Bandung Jadi Tersangka Korupsi Lelang Proyek

Kini, Jalan Asia Afrika menjelma menjadi magnet wisata kota. Keindahan bangunan bergaya Art Deco yang masih terawat menghadirkan suasana vintage yang memikat.

Tak heran, tempat ini kerap menjadi lokasi berfoto favorit para pelancong, hingga menjadi spot populer untuk sesi foto prawedding.

Baca Juga:  Jatuh Sakit, Dadan Drajat Martamihardja Mundur dan Siap Dukung Dandan Riza-Arif Wijaya

Jalan ini juga dikenal sebagai titik nol kilometer Kota Bandung, menandai pusat awal perkembangan wilayah kota.

Salah satu spot ikoniknya adalah jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan kutipan puitis dari M.A.W Brouwer yang berbunyi, “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum.” Kutipan ini seolah menjadi gambaran tepat akan pesona dan kehangatan Kota Bandung.

Baca Juga:  Bagi-bagi Bir Usai Pocari Sweat Run 2025 di Bandung Tuai Kontroversi, Begini Kata Farhan

Dari masa kolonial hingga era modern, Jalan Asia Afrika tetap berdiri sebagai saksi perjalanan waktu.

Tak hanya menyimpan memori sejarah, tapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang kaya akan budaya dan keindahan arsitektur klasik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Jalan Asia Afrika Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video ukhti mukena pink.

Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal

Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?

Suaranya Mirip Dubbing Iklan, Ibu-Ibu Viral Ini Maki Pengunjung Minimarket Pakai Bahasa ‘Naskah Sinetron’!

Kata Inara Rusli Soal Video Syur: Akui Ada Rekaman, Bantah Tuduhan Perzinaan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Misteri ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di TikTok: Durasi 7 Menit yang Bikin Penasaran

Viral video ukhti mukena pink.

Heboh di Media Sosial! Inilah Fenomena ‘Ukhti Mukena Pink’ yang Lagi Dicari Semua Orang

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.