bukamata.id – Aksi spontan dua warga di Kota Bandung menyita perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Seorang pengemudi ojek online bersama tukang parkir memilih turun tangan langsung menutup lubang jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan di Jalan Mochamad Toha, Kelurahan Pungkur, Kecamatan Regol.
Peristiwa itu terjadi tepat di depan kawasan ITC Kebon Kalapa. Dalam rekaman video yang viral, tampak keduanya menambal lubang jalan yang cukup dalam menggunakan peralatan sederhana. Aksi ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk kekecewaan karena kerusakan jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh seorang pengemudi ojek online yang juga dikenal sebagai kreator konten dengan akun media sosial @hasalfiidel_. Unggahan itu dengan cepat menyebar dan menuai beragam reaksi dari warganet.
Salah satu warga yang terlibat langsung dalam aksi tersebut adalah Asep, tukang parkir di kawasan ITC Kebon Kalapa. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan penambalan dilakukan murni atas inisiatif warga tanpa campur tangan pihak mana pun.
“Langsung ditambal, dibereskan, dipadatin. Pengerjaannya kurang lebih satu jam,” kata Asep saat ditemui di area parkir ITC Kebon Kalapa Bandung, Senin (5/1/2026).
Menurut Asep, seluruh bahan penambalan disiapkan oleh pengemudi ojek online yang merasa resah dengan kondisi jalan. Pasalnya, lubang tersebut sudah dibiarkan cukup lama dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
“Lubangnya sudah lama, dalam sekali. Kasihan pengendara motor, takut celaka. Banyak yang ngeluh, apalagi kalau sudah ada yang jatuh,” ucapnya.
Ia menuturkan, keluhan soal jalan berlubang tersebut kerap disampaikan pengguna jalan yang melintas setiap hari. Kondisi itu mendorong warga sekitar mengambil langkah darurat demi keselamatan bersama.
Asep berharap, viralnya aksi sederhana ini bisa menjadi perhatian serius bagi pemerintah agar lebih sigap dalam menangani infrastruktur jalan yang rusak.
“Harapan saya, kalau ada jalan rusak cepat diperbaiki. Biar pengendara nyaman dan enggak ada kecelakaan, ya meminimalisir saja,” harap Asep.
Aksi warga ini pun menjadi potret nyata kepedulian masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya, sekaligus pengingat pentingnya respons cepat terhadap kerusakan fasilitas publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










