Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Heboh di TikTok, Ini Kebenaran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Senin, 30 Maret 2026 03:00 WIB

Persib Dikejar 9 Laga Berat, Dion Markx Bicara Kondisi Tim

Senin, 30 Maret 2026 01:00 WIB
Persib

Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!

Minggu, 29 Maret 2026 21:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh di TikTok, Ini Kebenaran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Persib Dikejar 9 Laga Berat, Dion Markx Bicara Kondisi Tim
  • Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!
  • Viral TikTok dan X! Ini Fakta di Balik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’
  • Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!
  • Bojan Hodak Beri Tugas Spesial ke Jupe di Persib, Bukan Sekadar Pemain
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 30 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawa Barat Absen dari Daftar Provinsi Layak Anak 2025, DP3AKB Buka Suara

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 12 Agustus 2025 15:40 WIB2 Mins Read
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tahun ini, Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang tidak berhasil menyandang predikat Provinsi Layak Anak (Provila) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA).

Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengaku pihaknya akan segera mengevaluasi dan mencari tahu penyebab provinsinya absen dari daftar penerima penghargaan tersebut.

“Kita bukan tidak butuh penghargaan, tapi yang penting itu nu karasa, nu karampa, kadelé langsung ke masyarakat. Tetap akan kita benahi, kita cek kenapa tidak masuk kategori, dan koordinasi dengan dinas terkait,” ujar Erwan saat ditemui di DPRD Jabar, Senin (11/8/2025).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar, dr. Siska Gerfianti, kemudian membeberkan alasan di balik kegagalan Jabar meraih predikat Provila.

Baca Juga:  Pemuda Pancasila Jabar Sepakat Dukung Dedi-Erwan di Pilgub 2024

Menurutnya, hal ini bukan karena meningkatnya angka kekerasan terhadap anak, melainkan karena masih ada tiga daerah di Jabar yang belum meraih status Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

“Tiga daerah itu adalah Kabupaten Bandung Barat, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Kuningan,” jelas Siska, Selasa (12/8/2025).

Baca Juga:  Wagub Jabar: Stunting Masalah Serius, Semua Pihak Ikut Bertanggung Jawab

Siska menerangkan, Provila hanya bisa disandang jika seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut telah berstatus KLA. Sementara, Jabar memiliki 27 kabupaten/kota, sehingga jika ada satu saja yang belum memenuhi kriteria, otomatis predikat Provila tak bisa diberikan.

“Kalau provinsi itu sifatnya agregat. Semua kabupaten/kota harus KLA, baru provinsi bisa dapat Provila,” ujarnya.

Baca Juga:  Serba Putih, Dedi-Erwan Resmi Daftar Cagub-Cawagub ke KPU Jabar

Untuk menjadi KLA, sebuah daerah harus memenuhi lima klaster penilaian: hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus.

Siska memastikan Pemprov Jabar akan terus mendorong ketiga daerah tersebut agar segera memenuhi indikator KLA.

“Targetnya, semua kabupaten/kota bisa menyandang KLA sehingga Jawa Barat bisa kembali meraih predikat Provila,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DP3AKB Jabar Erwan Setiawan Kemen PPA Provila 2025 Provinsi Layak Anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

CPNS

BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan

Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Ilustrasi emas antam
    Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026: Grafik Merangkak Naik, Cek Rincian Terbarunya!
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.