Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru

Selasa, 15 September 2026 05:00 WIB

Tak Cuma untuk Sarapan, 3 Bubur Ayam Bandung Ini Cocok Diburu Tengah Malam

Selasa, 15 September 2026 04:00 WIB

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Selasa, 15 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru
  • Tak Cuma untuk Sarapan, 3 Bubur Ayam Bandung Ini Cocok Diburu Tengah Malam
  • Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 15 September 2026 untuk Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis
  • Panduan Liburan ke Bandung: 14 Tempat Wisata Paling Populer dengan Panorama Alam Memukau
  • Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu
  • Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga
  • Bukan Cuma Cari Pemain! John Herdman Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan di Laga Persija vs Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawaban Sekda Jabar soal Bonus Juara Persib: Kan Itu Mah Sukarela

By Putra JuangJumat, 27 Juni 2025 17:05 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polemik bonus juara Liga 1 2024/2025 untuk Persib terus bergulir. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan enggan lagi memperpanjang urusan bonus yang disebutnya bersifat sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar.

Namun, di sisi lain, manajemen Persib Bandung, melalui Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar, dengan tegas menolak dana yang terkumpul karena tidak sesuai dengan janji awal dan berpotensi menimbulkan prasangka negatif.

Pemprov Jabar Anggap Bonus Sukarela dan Tidak Ada Paksaan

Herman menegaskan bahwa bonus untuk Persib adalah inisiatif sukarela dari ASN dan tidak ada paksaan. “Kan itu mah sukarela ya, kan saya kira sudah jelas,” ucap Herman ditemui di Stadion Si Jalak Harupat pada Jumat (27/6/2025).

Baca Juga:  Teja Paku Alam Tak Diboyong Persib ke Surabaya Gegara Cedera

Herman menekankan bahwa nominal sumbangan ASN tidak menjadi masalah dan tidak perlu diperpanjang. Herman juga menolak berkomentar lebih lanjut mengenai kekecewaan Umuh Muchtar yang menyinggung janji bonus Rp1 miliar, namun yang terkumpul hanya Rp365 juta.

“Kita mah sukarela ya, karena tidak boleh memaksa, harus sukarela. Sudah. Tidak ada komentar,” tegasnya.

Persib Tolak Dana dan Kritisi Janji Tidak Realistis

Di sisi lain, janji bonus Rp1 miliar yang belum terpenuhi menjadi sorotan tajam bagi manajemen Persib. Dari janji tersebut, baru Rp365 juta yang berhasil terkumpul, dan dana ini telah ditolak mentah-mentah oleh Umuh Muchtar.

Baca Juga:  Bantah Dana APBD Ngalir ke Lembur Pakuan, Sekda Jabar: Keliru!

Penolakan ini didasari kekhawatiran akan adanya persepsi negatif dari suporter Bobotoh yang bisa mengira Persib sudah menerima seluruh bonus.

“Dijanjikan Rp1 miliar, yang dikumpulkan cuma Rp365 juta. Saya tolak, karena ini bisa jadi beban dan menimbulkan prasangka Bobotoh seolah Persib sudah menerima semua uang,” ujar Umuh.

Umuh juga melayangkan kritik keras kepada Pemprov Jabar, menilai bahwa janji yang diumumkan terlalu dini tanpa perhitungan matang adalah tindakan yang tidak realistis.

Menurutnya, jika bantuan bersifat sukarela, seharusnya tidak disebutkan angka yang tinggi sejak awal agar tidak menimbulkan beban.

Baca Juga:  Jelang Duel, Persib Ingatkan Suporter Persikabo 1973 Jangan Nekat Datang ke GBLA

“Kalau memang sukarela, jangan sebut angka. Nanti jadi beban sendiri. Sekarang yang dikumpulkan tidak sesuai, jadi masalah,” imbuhnya.

Umuh menyarankan agar bonus untuk para pemain lebih baik berasal dari dana internal klub atau sponsor resmi. Ia bahkan mengklaim telah memberikan bonus yang lebih besar dari kantong pribadinya.

Lebih lanjut, Umuh menegaskan bahwa meskipun target Rp1 miliar dari ASN nantinya tercapai, manajemen Persib akan tetap menolak bantuan tersebut jika tidak disertai transparansi dan rincian penggunaan yang jelas.

“Kami tidak akan terima. Kecuali ada detailnya. Jangan sampai jadi masalah hukum atau kecaman dari publik,” tegas Umuh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Pemprov Jabar Persib Sekda Jabar Umuh Muchtar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.