bukamata.id – Jumat Pahing merupakan salah satu weton dalam kepercayaan Primbon Jawa yang dipercaya memiliki pengaruh besar terhadap watak, jodoh, rezeki, dan perjalanan hidup seseorang. Kombinasi antara hari Jumat (neptu 6) dan pasaran Pahing (neptu 9) menghasilkan jumlah neptu 15, yang menyimbolkan energi spiritual, kecerdasan, dan tantangan batin.
Dalam tradisi Jawa, weton bukan hanya soal hari lahir, tetapi juga cermin dari kodrat dan potensi seseorang dalam kehidupan. Artikel ini akan mengulas lengkap segala aspek penting tentang Jumat Pahing yang jarang dibahas secara mendalam.
Watak dan Karakter Orang yang Lahir Jumat Pahing
Orang dengan weton Jumat Pahing dikenal sebagai pribadi yang karismatik, pandai berkomunikasi, dan memiliki intuisi tajam. Mereka cenderung disukai dalam pergaulan karena pembawaannya tenang dan diplomatis.
Menurut Dr. Suroyo Adiwibowo, M.Hum, Dosen dan Peneliti Budaya Jawa dari Universitas Gadjah Mada, “Jumat Pahing memiliki watak pengayom dan cenderung spiritual. Mereka adalah pendengar yang baik dan penuh pertimbangan sebelum bertindak.”
Namun, mereka juga rentan terhadap tekanan psikis, terutama jika tidak seimbang antara dunia batin dan fisik. Oleh karena itu, penting bagi orang dengan weton ini menjaga stabilitas emosi.
Jodoh Ideal Menurut Primbon Jawa
Dalam urusan jodoh, Jumat Pahing sangat cocok dengan weton yang memiliki neptu 10, 14, atau 18. Kombinasi tersebut dipercaya mampu menciptakan rumah tangga harmonis, baik secara lahir maupun batin.
Dr. Endah Retnowati, M.Si, Antropolog Budaya dari Universitas Indonesia, menjelaskan, “Kecocokan weton bukan hanya soal angka, tapi juga tentang keseimbangan energi antar pasangan. Weton Jumat Pahing sebaiknya tidak dipadukan dengan weton berneptu terlalu tinggi agar tidak terjadi dominasi.”
Jika jodoh yang datang tidak sesuai hitungan weton, masyarakat Jawa sering melakukan ritual ruwatan atau slametan agar energi hubungan tetap harmonis.
Rezeki dan Potensi Kekayaan Jumat Pahing
Dari sisi rezeki, Jumat Pahing memiliki potensi besar untuk sukses di bidang yang melibatkan komunikasi dan strategi. Mereka cocok menjadi pemimpin, pengusaha, dosen, atau konsultan spiritual.
Dalam Jurnal Kebudayaan dan Kepercayaan Lokal Jawa (Vol. 6 No. 1, 2022), dijelaskan bahwa weton dengan neptu 15 memiliki keuletan dan keteguhan hati dalam mengejar cita-cita. Mereka tidak cepat puas dan mampu bangkit meski mengalami kegagalan.
Namun, orang Jumat Pahing disarankan berhati-hati terhadap investasi yang bersifat spekulatif. Stabilitas finansial mereka bergantung pada perencanaan jangka panjang dan kehati-hatian.
Karier dan Keberhasilan dalam Hidup
Secara karier, orang yang lahir pada Jumat Pahing unggul dalam dunia yang membutuhkan kecerdikan dan kesabaran. Profesi yang melibatkan pemikiran strategis seperti analis, arsitek, negosiator, atau pemimpin komunitas sangat sesuai.
Mereka juga cocok bekerja di lembaga sosial atau keagamaan karena nilai-nilai spiritual yang melekat dalam dirinya. Menurut Prosiding Seminar Nasional Ilmu Budaya UGM (2020), orang dengan watak spiritual tinggi seperti Jumat Pahing memiliki komitmen kerja yang berlandaskan pada nilai etis dan moral.
Salah satu kelemahan mereka dalam karier adalah mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif. Oleh karena itu, penting menjaga relasi dengan orang-orang positif dan suportif.
Pantangan Unik untuk Weton Jumat Pahing
Pantangan menjadi bagian penting dalam Primbon Jawa. Bagi orang dengan weton Jumat Pahing, ada beberapa hal yang diyakini harus dihindari untuk menjaga keseimbangan hidup.
Beberapa pantangan yang sering disebut antara lain:
- Tidak disarankan menikah pada hari Rabu Wage.
- Hindari bepergian jauh pada bulan Suro, terutama jika hari weton bertepatan.
- Tidak dianjurkan menyimpan benda pusaka berbahan besi tajam jika belum dilakukan ritual pembersihan energi.
Kepercayaan ini bertujuan menjaga harmoni energi antara manusia, alam, dan leluhur. Hal ini juga disebut dalam dokumen Warisan Budaya Takbenda Jawa Tengah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (2020).
Hari Baik untuk Orang Lahir Jumat Pahing
Selain pantangan, Primbon juga menyebutkan hari baik untuk memulai sesuatu, terutama bagi mereka yang lahir Jumat Pahing. Hari-hari tersebut antara lain:
- Selasa Pon dan Kamis Kliwon untuk memulai usaha.
- Sabtu Legi untuk pernikahan atau hajatan keluarga.
- Jumat Wage untuk ritual spiritual dan penyembuhan.
Mengikuti hari baik dipercaya akan memperlancar jalan dan meminimalisasi halangan. Meski tidak wajib, banyak masyarakat Jawa yang menjadikannya panduan hidup.
Jumat Pahing adalah weton yang kaya akan makna dan simbol spiritual. Dari segi watak, jodoh, rezeki, karier, hingga pantangan dan hari baik, semuanya membentuk gambaran hidup yang bisa dijadikan pedoman bagi yang mempercayai Primbon Jawa.
Sebagaimana dijelaskan Dr. Suroyo Adiwibowo, “Primbon Jawa adalah cara leluhur menjaga keseimbangan antara manusia dan semesta.”
Dengan memahami weton Jumat Pahing secara lebih dalam, seseorang dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan hidup dan meraih ketenangan batin.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











