Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Viral di Media Sosial! Link ‘Mukena Pink’ Tanpa Sensor Beredar, Ada yang Asli?

Minggu, 15 Maret 2026 11:00 WIB

Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Everton, Manchester City Gagal Menang!

Minggu, 15 Maret 2026 10:37 WIB

The Power of Viral! Usai Pesta Bollywood Disindir Habis-habisan, Jalan Sidoarjo Langsung Mulus?

Minggu, 15 Maret 2026 10:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral di Media Sosial! Link ‘Mukena Pink’ Tanpa Sensor Beredar, Ada yang Asli?
  • Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Everton, Manchester City Gagal Menang!
  • The Power of Viral! Usai Pesta Bollywood Disindir Habis-habisan, Jalan Sidoarjo Langsung Mulus?
  • Bojan Hodak Tantang Pemain Tengah Persib Lawan Borneo FC: Siapa Tampil Maksimal?
  • Jumlahnya Besar dan Rentan, Rafael Situmorang Soroti Perlindungan Sosial Pekerja Informal
  • Ramai Dikaitkan dengan Kasus SAM, Ustadz Solmed: Inisial Saya SMM, Bukan SAM
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Part 2 Bikin Warganet Penasaran, Ini Isi Ceritanya
  • Rafael Situmorang: Pekerja Informal Hadapi Risiko Lebih Besar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jumlahnya Besar dan Rentan, Rafael Situmorang Soroti Perlindungan Sosial Pekerja Informal

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 15 Maret 2026 09:39 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menilai pekerja informal perlu mendapatkan perhatian lebih dalam kebijakan perlindungan sosial. Menurutnya, kelompok pekerja ini menghadapi risiko yang lebih besar dibanding pekerja formal.

Ia menjelaskan, pekerja informal umumnya tidak memiliki jaminan perlindungan seperti yang dimiliki pekerja formal ketika memasuki usia pensiun.

“Sementara kalau pekerja formal seperti pegawai negeri, TNI, atau polisi, ketika memasuki usia pensiun, misalnya 62 tahun, mereka masih memiliki jaminan. Tapi pekerja informal tidak,” ujar Rafael saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026).

Rafael menyebut, jumlah pekerja informal di masyarakat justru sangat besar dan sebagian besar bekerja di ruang publik dengan tingkat risiko yang tinggi.

Ia mencontohkan sejumlah profesi yang termasuk dalam sektor informal, seperti tukang becak, pengemudi ojek, hingga pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian di jalan.

“Banyak yang bekerja di jalan, seperti tukang becak, tukang ojek, pedagang kecil, yang pekerjaannya berisiko,” katanya.

Karena tidak memiliki jaminan penghasilan tetap maupun perlindungan sosial yang memadai, Rafael menilai para pekerja informal sering kali harus menghadapi berbagai risiko kehidupan secara mandiri.

“Karena itu mereka harus lebih mandiri dan membutuhkan perlindungan sosial dari negara,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan sosial di tingkat daerah, agar pekerja informal dapat memperoleh perlindungan yang lebih memadai.

Salah satu langkah dasar yang menurutnya dapat dilakukan adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap jaminan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan.

“Untuk kesehatan, misalnya melalui program BPJS. Kalau ada masyarakat yang belum menjadi peserta, tentu harus didorong supaya bisa terdaftar,” katanya.

Selain itu, Rafael juga membuka kemungkinan pembahasan bantuan bagi pekerja informal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada masa mendatang.

“Kalau soal bantuan dari APBD, itu nanti kita diskusikan lagi ke depan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bpjs kesehatan pekerja informal jaminan sosial pekerja informal kebijakan perlindungan sosial pekerja informal jawa barat perlindungan sosial pekerja informal rafael situmorang dprd jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

The Power of Viral! Usai Pesta Bollywood Disindir Habis-habisan, Jalan Sidoarjo Langsung Mulus?

Ramai Dikaitkan dengan Kasus SAM, Ustadz Solmed: Inisial Saya SMM, Bukan SAM

Rafael Situmorang: Pekerja Informal Hadapi Risiko Lebih Besar

Banyak Warga Berpenghasilan di Bawah Rp400 Ribu, Rafael Situmorang Soroti Kondisi Ekonomi Pekerja Kecil

Rafael Situmorang: Anggaran Pendidikan Jawa Barat Sudah Lampaui Amanat Undang-Undang

Rafael Situmorang Dorong Perlindungan Sosial bagi Pekerja Informal

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.