Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 30 Juli 2026 02:00 WIB

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Keracunan Massal MBG di Cipongkor Tembus 1.000 Korban

By SusanaJumat, 26 September 2025 10:03 WIB2 Mins Read
MBG
Siswa di Bandung Barat keracunan usai santap MBG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan massal paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung.

Jumlah korban hampir menyentuh 1.000 siswa dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat. Data ini diambil dari dua klaster kejadian yang juga terjadi pada Senin (22/9/2025).

Paket MBG yang menjadi sumber makanan gratis tersebut diproduksi dari tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berbeda.

Tiga Sumber SPPG Penyebab Keracunan

Pertama, SPPG Kampung Cipari, Desa Cijambu, Cipongkor, yang dibagikan pada Senin (23/9/2025), menyebabkan 475 siswa menjadi korban per Rabu siang ini.

Kedua, SPPG Kampung Pasirsaji, Desa Neglasari, Cipongkor, yang dibagikan pada hari ini dan menimbulkan korban hingga 500 siswa.

Ketiga, sekitar 60 siswa SMKN 1 Cihampelas dari SPPG di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, juga mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi paket MBG.

Gejala Keracunan dan Penanganan Cepat

“Tentu sekali lagi tidak kami harapkan, tapi faktanya ada musibah ya keracunan. Keluhannya pada umumnya mual, sesak, pusing, lemas, ada juga 1–2 yang kejang,” kata Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman di Posko Kecamatan Cipongkor.

“Yang pertama kami lakukan adalah memastikan semua anak tertangani dengan baik,” lanjutnya.

Di SPPG pertama, hampir seluruh korban telah dipulangkan ke rumah atau rawat jalan meski beberapa masih dirawat di RSUD Cililin.

Sementara itu, korban yang mengonsumsi MBG dari SPPG kedua sekitar 400 di antaranya mendapat penanganan di Posko Kecamatan Cipongkor, dan 100 lainnya dirawat di Posko Puskesmas Citalem. Adapun sekitar 60 korban dari SPPG ketiga telah mendapat perawatan di Puskesmas Cihampelas.

Pemerintah Pastikan Penanganan Profesional

Sekda Herman memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan profesional.

“Bagi anak-anak yang kami khawatirkan kesehatannya, terutama yang ada kejang, sesak, dan tidak stabil langsung dikirim ke rumah sakit. Kami tangani secara profesional, cepat, dan tepat,” ungkapnya.

Kasus keracunan massal paket Makan Bergizi Gratis ini menjadi perhatian serius Pemprov Jawa Barat agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman keracunan massal keracunan massal Cipongkor Makan Bergizi Gratis MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.