Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Jumat, 19 Juni 2026 21:40 WIB

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Jumat, 19 Juni 2026 21:20 WIB

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Jumat, 19 Juni 2026 21:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
  • Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya
  • Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi
  • Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!
  • Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakan Dedi Mulyadi Malah Tambah Masalah Baru, Warganet Singgung soal Penjajahan

By SusanaKamis, 3 April 2025 21:45 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang meliburkan sopir angkot selama libur Lebaran 2025 kini menuai sorotan.

Alih-alih menjadi solusi efektif untuk mengatasi kemacetan, kebijakan ini justru melahirkan masalah baru yang merugikan para sopir angkot.

Sebagaimana diketahui, Pemprov Jabar memberikan kompensasi sebesar Rp 1,5 juta kepada sopir angkot yang terkena dampak kebijakan ini, dimana Rp 1 juta dalam bentuk uang, dan Rp 500 ribu dalam bentuk paket makanan.

Namun, di lapangan, banyak sopir mengaku tidak menerima jumlah yang dijanjikan secara utuh. Sejumlah sopir di kawasan Puncak, Bogor, mengaku hanya menerima Rp 800 ribu, sementara sisanya disebut-sebut dipotong oleh oknum tertentu.

Baca Juga:  Kasus Guru SMPN 2 Subang Berakhir Damai, KDM: Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan

“Yang terjadi di lapangan, kan uang senilai 1 juta, bilangnya yang mungut itu ada keikhlasan, tapi ditarget 200 ribu, (dipotong oleh) dari Dishub sama KKSU,” ungkap seorang sopir angkot dalam unggahan di akun Instagram @dedimulyadi71, Kamis (3/4/2025).

Bahkan, lebih parahnya lagi, ada sopir yang mengaku belum menerima uang kompensasi sama sekali. Akibatnya, beberapa dari mereka tetap memilih beroperasi meskipun telah dilarang, karena desakan kebutuhan ekonomi.

Baca Juga:  Banjir Bogor Makin Parah, Dedi Mulyadi Desak PTPN Stop Alih Fungsi Lahan

Hal ini justru menciptakan kebingungan di lapangan dan mengindikasikan lemahnya pengawasan pemerintah dalam menyalurkan bantuan.

Kebijakan ini pun mendapat sorotan dari warganet. Banyak yang menilai bahwa masalah pemotongan dana kompensasi ini mencerminkan budaya korupsi yang telah mengakar dalam birokrasi pemerintahan.

Baca Juga:  Dede Chandra Dukung Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan di Jawa Barat

“Dari zaman Daendels sudah seperti itu Jawa Barat,” tulis akun @che*** di TikTok @wargaindonesiacom.

“Kita dijajah bangsa sendiri,” tambah akun @Rum***.

“Sudah tahu kan siapa penjajah sebenarnya?” komentar akun @Dud***.

Fenomena ini menambah daftar panjang kebijakan yang kurang matang dalam perencanaan dan pengawasan.

Jika tidak segera ditangani dengan tegas, kebijakan semacam ini hanya akan semakin memperburuk citra pemerintah daerah dan menambah ketidakpercayaan publik terhadap kepemimpinan Dedi Mulyadi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi kebijakan sopir angkot
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Begal

Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.