Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Rabu, 18 Maret 2026 16:00 WIB
Persib Bandung

Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026

Rabu, 18 Maret 2026 15:00 WIB

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

Rabu, 18 Maret 2026 14:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
  • Prediksi Skor Liverpool vs Galatasaray: The Reds Bisa Balikkan Agregat?
  • PO Haryanto Gak Ngaku?! Skandal Bus ‘Siluman’ Seruduk 6 Mobil, Siapa Tanggung Jawab?
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakan Masuk Sekolah Pagi Dedi Mulyadi Dinilai Beresiko Bagi Perkembangan Otak Anak

By SusanaJumat, 6 Juni 2025 16:15 WIB3 Mins Read
Siswa sekolah. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengatur jam masuk sekolah dimulai pukul 06.30 WIB melalui Surat Edaran Nomor 58/PK.03/DISDIK menuai respons beragam.

Salah satunya datang dari Neuroscience Communicator, Trisa Triandesa, yang menilai kebijakan ini berisiko terhadap kesehatan otak dan perkembangan anak.

Dalam Instagram pribadinya, Trisa menyampaikan bahwa berdasarkan ilmu neuroscience, kebijakan masuk sekolah terlalu pagi dapat berdampak serius pada kondisi psikologis dan kemampuan belajar siswa, terutama remaja usia SMP dan SMA.

“Kang Dedi, punten pisan ini mah. Saya ingin menanggapi rencana jam masuk sekolah pukul 6 pagi dari sudut pandang neuroscience. Dari perspektif otak dan perkembangan anak, ini justru berisiko besar,” ungkap Trisa yang juga merupaka lulusan S2 Neuroscience, dikutip dari Instagram @trisatriandesa, Jumat (6/6/2025).

Baca Juga:  Anggaran Minim, Dedi Mulyadi Dorong Pemda Tetap Siapkan Dana Darurat Bencana

Trisa menjelaskan bahwa anak-anak usia 6–12 tahun memang secara biologis lebih siap belajar di pagi hari. Namun, mereka tetap memerlukan waktu tidur 9–11 jam per malam untuk perkembangan otak yang optimal.

“Kalau masuk jam 6 pagi, berarti harus tidur jam 7 malam, bahkan lebih awal kalau rumahnya jauh. Realistis tidak Kang?” ujarnya.

Kondisi makin mengkhawatirkan untuk remaja usia 13–18 tahun. Menurut Trisa, saat pubertas otak mengalami pergeseran ritme sirkadian yang membuat remaja cenderung tidur lebih larut.

“Kalau dipaksa bangun jam 4 atau 5 pagi, yang terjadi adalah kekurangan tidur kronis. Akibatnya: konsentrasi menurun, memori terganggu, risiko depresi meningkat, dan prestasi akademis merosot,” jelasnya.

Sejumlah studi neuroscience menunjukkan bahwa waktu paling optimal untuk belajar adalah sekitar pukul 9–10 pagi. Beberapa negara yang menerapkan jam sekolah lebih siang justru mencatatkan peningkatan prestasi dan kesehatan mental siswa.

Baca Juga:  Atasi Geng Motor, Dedi Mulyadi Wacanakan Wamil untuk Pelajar

“Kalau tujuannya membentuk karakter dan disiplin, jangan dengan cara yang mengorbankan otak anak. Emangnya mau kualitas warga Jabar menurun? Nanti Kang Dedi loh yang disalahin,” kata Trisa.

Kebijakan ini disebut bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas siswa. Namun, sejumlah pihak menilai perlunya landasan ilmiah yang kuat agar kebijakan tidak kontraproduktif terhadap tumbuh kembang siswa.

“Kalau boleh tahu nih Kang, landasan ilmiah apa yang dipakai untuk menetapkan siswa Jabar masuk jam 6 pagi?” tutup Trisa dengan nada mempertanyakan.

Sebagai informasi, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, telah mengeluarkan Surat Edaran No. 58/PK.03/DISDIK yang mengatur jam belajar dimulai pukul 06.30 WIB untuk semua jenjang pendidikan, dari PAUD hingga SMA/SMK.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp150 Juta per Korban Tewas di Pesta Pernikahan Anaknya

Jam belajar hanya berlaku Senin sampai Jumat, sementara Sabtu dan Minggu ditetapkan sebagai hari libur.

Dedi Mulyadi juga mengatakan, bahwa aturan tersebut bersifat umum dan akan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.

“Dulu waktu saya jadi Bupati, sekolah mulai jam 6 dan banyak pegunungan. Yang penting standarnya 06.30. Nanti akan ada aturan teknis yang disusun oleh kepala UPT masing-masing, menyesuaikan distribusi dan kondisi wilayah,” kata Dedi.

Menurutnya, ketentuan tersebut tidak bersifat kaku dan dapat diadaptasi sesuai kultur lokal.

“Kan ini aturan bersifat umum dari gubernur, tapi nanti ada ketentuan khusus dari kepala UPT. Di daerah pegunungan biasanya jarak lebih dekat. Kalau SD dan SMP lebih mudah dijangkau, SMA mungkin lebih jauh,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jam masuk sekolah neuroscience otak siswa Trisa Triandesa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

PO Haryanto Gak Ngaku?! Skandal Bus ‘Siluman’ Seruduk 6 Mobil, Siapa Tanggung Jawab?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok

Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!

Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.