Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Minggu, 22 Maret 2026 13:13 WIB

Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Minggu, 22 Maret 2026 11:14 WIB

Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?

Minggu, 22 Maret 2026 10:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?
  • Dipanggil Timnas, Eliano Reijnders Ungkap Persaingan Sengit di Skuad Garuda
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemenag Luncurkan MAGIS, Platform Digital untuk Pengawasan Madrasah

By SusanaMinggu, 9 Februari 2025 03:00 WIB3 Mins Read
Dirjen Pendidikan Islam Suyitno. Foto: Kemenag.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya meningkatkan daya saing madrasah dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pengawasan.

Dalam 100 hari pertama kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i, Kemenag memperkenalkan platform Madrasah Digital Supervision (MAGIS) sebagai solusi pengawasan berbasis digital yang lebih efektif dan efisien.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa sistem ini dirancang untuk mempermudah proses pengawasan, evaluasi, serta perencanaan pendampingan bagi satuan pendidikan madrasah.

Dengan MAGIS, pengawasan madrasah kini bisa dilakukan secara digital, memungkinkan pengawas atau pendamping untuk melaksanakan tugas dengan lebih sistematis dan terstruktur.

“Dengan sistem ini, para pengawas dapat melakukan refleksi dan menyusun rencana pendampingan dengan cara yang lebih sederhana dan efisien. Potensi penghematan biaya bisa mencapai hingga Rp680 miliar,” ujar Amin Suyitno, dikutip dari laman resmi Kemenag, Sabtu (8/2/2025).

Selain untuk pengawas, platform ini juga memberikan manfaat bagi kepala madrasah, yang dapat menggunakannya untuk mengevaluasi pengelolaan madrasah serta melakukan perbaikan berbasis data.

Baca Juga:  Fase Pemulangan, 101 Ribu Lebih Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

“Melalui refleksi berbasis digital, kepala madrasah dapat terus mengembangkan inovasi sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan,” tambahnya.

MAGIS juga memberikan keuntungan besar bagi para guru. Mereka dapat melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran di kelas dan mengimplementasikan inovasi yang lebih sesuai.

“Guru juga dapat berkonsultasi dengan pengawas jika mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran, sehingga platform ini dapat digunakan secara lebih terstruktur dan efisien,” jelasnya.

Baca Juga:  Menag Ajak Semua Pihak Satu Suara dalam Persiapan Haji 1446 H

Amin Suyitno berharap seluruh pengawas, kepala madrasah, dan guru dapat memanfaatkan MAGIS sebaik-baiknya untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.

Sementara itu, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa MAGIS adalah inovasi strategis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengawasan madrasah.

“Dengan platform ini, pengawasan madrasah menjadi lebih akuntabel dan dapat menghemat anggaran hingga lebih dari Rp680 miliar dalam setahun,” ungkap Thobib.

Menurut Thobib, penghematan terbesar berasal dari pengurangan biaya fotokopi borang pengawasan. Dengan 86.343 lembaga madrasah, estimasi penghematan biaya fotokopi mencapai Rp259 miliar.

Selain itu, penghematan juga terjadi pada biaya transportasi pengawas yang diperkirakan mencapai Rp421 miliar. Perhitungan ini didasarkan pada jumlah pengawas yang ada, yaitu 4.680 orang, dengan biaya perjalanan pulang-pergi sekitar Rp500.000 per bulan, serta rata-rata kunjungan ke 15 madrasah per tahun.

Baca Juga:  Ponpes Al-Zaytun Dibina Kemenag, Ridwan Kamil: Kurikulum dan Pola Pikir Harus Pancasila

“Jadi, dengan MAGIS, pengawasan madrasah dapat dilakukan secara digital, dan potensi penghematan total mencapai Rp680 miliar lebih,” tegas Thobib.

Thobib berharap kehadiran MAGIS dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan madrasah, menjadikan madrasah semakin unggul, dan berdaya saing tinggi.

“Dengan transformasi digital melalui MAGIS, Kemenag berkomitmen menciptakan sistem pengawasan madrasah yang lebih adaptif, inovatif, dan berbasis data untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kemenag MAGIS pengawasan teknologi digital
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.