bukamata.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akhirnya buka suara terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600.000 tahun 2026.
Masyarakat diimbau waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program BSU, terutama yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga berita yang mencatut program BSU, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi BSU di luar kanal resmi pemerintah.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi. BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi hanya melalui bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kemnaker,” ujar Faried melalui siaran pers, Rabu (7/1/2026).
Kapan BSU Rp600.000 Cair Lagi?
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait pencairan BSU 2026. Penyaluran terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan berlaku.
“Sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya melalui kanal resmi,” tegas Faried.
Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, dan melaporkan indikasi penipuan yang mengatasnamakan BSU agar tidak merugikan masyarakat.
Cara Cek Status Penerima BSU Rp600.000
1. Melalui Situs Resmi Kemnaker
- Kunjungi bsu.kemnaker.go.id
- Masukkan NIK KTP, nama lengkap, nama ibu kandung, nomor HP, dan email
- Lengkapi kode keamanan, klik “Cek Status”
- Jika lolos, dana bisa dicairkan melalui bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN), Bank Syariah Indonesia, atau PT Pos Indonesia
2. Melalui Kantor Pos
- Siapkan NIK dan kode QR dari aplikasi Pospay
- Datang ke kantor pos, ambil antrean, lakukan verifikasi
- Dana Rp600.000 akan diserahkan tunai
3. Melalui Aplikasi Pospay
- Unduh aplikasi Pospay di Google Play Store / App Store
- Daftar atau login, lakukan verifikasi OTP
- Masuk ke menu “Pencairan Bantuan” → pilih kategori Bantuan Sosial/BSU
- Masukkan NIK atau nomor kepesertaan untuk melihat status penerima
4. Melalui Situs BPJS Ketenagakerjaan
- Kunjungi bpjsketenagakerjaan.go.id
- Masukkan NIK dan data pribadi untuk cek penerima
Catatan: BSU Rp600.000 belum akan dicairkan. Jangan klik link sembarangan untuk menghindari penipuan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










