Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Semua Laga Final! Marc Klok Bikin Pernyataan Keras Jelang Duel Persib

Senin, 20 April 2026 15:18 WIB

Link Video Viral Vellisa 8 Menit Diburu Netizen, Ternyata Ini Fakta di Baliknya!

Senin, 20 April 2026 15:09 WIB

Umuh Muchtar Kecewa Berat Persib Dilarang Didampingi Bobotoh Lawan Dewa United

Senin, 20 April 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Semua Laga Final! Marc Klok Bikin Pernyataan Keras Jelang Duel Persib
  • Link Video Viral Vellisa 8 Menit Diburu Netizen, Ternyata Ini Fakta di Baliknya!
  • Umuh Muchtar Kecewa Berat Persib Dilarang Didampingi Bobotoh Lawan Dewa United
  • Diduga Putus Sekolah karena Ekonomi, Kasus Siswa SMP Sumedang Bikin Heboh
  • Bukan Manusia Biasa! Bocah 7 Tahun Pecahkan Rekor MURI Paling Mustahil: Kuasai Matematika hingga Wayang!
  • Cek Rekening! Gaji ke-13 ASN 2026 Cair, Segini Nominal yang Diterima
  • Peluang Karier BUMN: Menakar Gaji Manajer Kopdes Merah Putih yang Kini Jadi Sorotan
  • Transfer Super Gila Persib 2026! Ini Daftar Pemain yang Bikin Rival Panik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 20 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kenapa Cuaca Terasa Lebih Dingin? Ini Penjelasan BMKG

By Aga GustianaJumat, 11 Juli 2025 07:07 WIB2 Mins Read
cuaca dingin
Ilustrasi cuaca terasa lebih dingin. (Foto: Pixabay/RosZie)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan di balik suhu udara yang terasa lebih dingin dalam beberapa waktu terakhir. Melalui unggahan di media sosial resminya, BMKG menyebutkan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh beberapa faktor alamiah yang berkaitan dengan peralihan musim.

Salah satu penyebab utamanya adalah dominasi angin timuran atau monsun Australia yang mulai aktif saat memasuki musim kemarau. Angin ini dikenal bersifat kering dan membawa hawa dingin. Selain itu, langit yang cerah akibat minimnya tutupan awan menyebabkan panas dari permukaan bumi lebih cepat terlepas ke atmosfer pada malam hari, sehingga suhu udara menjadi lebih sejuk.

Tak hanya itu, turunnya hujan di sejumlah wilayah juga turut berperan dalam penurunan suhu. BMKG menjelaskan bahwa hujan membawa massa udara dingin dari awan ke permukaan bumi, serta menghalangi masuknya panas matahari ke permukaan tanah, yang makin menambah rasa dingin.

Baca Juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Musim Kemarau Tertunda

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin (7/7/2025), Kepala BMKG mengungkapkan bahwa musim kemarau tahun ini mengalami keterlambatan signifikan. Hingga akhir Juni 2025, hanya sekitar 30 persen wilayah zona musim (ZOM) di Indonesia yang telah memasuki musim kemarau.

Baca Juga:  Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Kota Besar pada H-1 Lebaran, Termasuk Bandung

“Padahal secara klimatologis, pada waktu yang sama, biasanya sekitar 64 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau,” ujarnya, dikutip dari situs resmi BMKG.

Ia menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh lemahnya monsun Australia serta tingginya suhu muka laut di bagian selatan Indonesia. Kondisi tersebut meningkatkan kelembapan udara dan mendorong pembentukan awan hujan, bahkan di saat seharusnya wilayah-wilayah itu mulai mengalami cuaca kering.

Baca Juga:  Banjir Lahar Hujan Berpotensi Aliri 25 Sungai, Pemprov Sumbar Akan Relokasi Warga

Fenomena ini juga meningkatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem di beberapa wilayah, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG cuaca dingin cuaca Indonesia monsun Australia Musim Kemarau 2025 perubahan iklim suhu ekstrem suhu turun
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Viral Vellisa 8 Menit Diburu Netizen, Ternyata Ini Fakta di Baliknya!

PPPK

ASN Siap-siap Cek Rekening! Ini Jadwal Resmi Pencairan Gaji ke-13 Tahun 2026 dan Daftar Penerimanya

Viral Link Ibu Tiri vs Anak Tiri Terungkap! Diduga Hanya Rekayasa demi Klik

Update Harga Emas Antam 20 April 2026: Merosot Tajam ke Level Rp2,8 Juta, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Game Free Fire

Banjir Skin Sultan! Cek 20 Kode Redeem FF Terbaru 20 April 2026: Ada MP40 Cobra & Diamond Gratis

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.