Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Debut Pemain Anyar Berbuah 3 Poin, Persib Gasak Arema FC di Si Jalak Harupat

Sabtu, 25 Juli 2026 22:42 WIB

Debut 4 Pemain Baru! Susunan Pemain Persib vs Arema FC, Igor Tolic Langsung Turunkan Balsa Sekulic

Sabtu, 25 Juli 2026 19:17 WIB

Plot Twist Kasus Satpam vs Polisi: Damai, Pelat Palsu Terbongkar, Korban Diangkat Kerja di Gedung Sate

Sabtu, 25 Juli 2026 19:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Debut Pemain Anyar Berbuah 3 Poin, Persib Gasak Arema FC di Si Jalak Harupat
  • Debut 4 Pemain Baru! Susunan Pemain Persib vs Arema FC, Igor Tolic Langsung Turunkan Balsa Sekulic
  • Plot Twist Kasus Satpam vs Polisi: Damai, Pelat Palsu Terbongkar, Korban Diangkat Kerja di Gedung Sate
  • Piala Dunia 2026 Usai, Momen ‘Mesra’ Ferran Torres dan Marcos Llorente Bikin Netizen Geger
  • BLUNDER LAGI! Gus Miftah Batal Nikahkan Lansia Viral: Ternyata Masih Punya Suami Sah!
  • Warning Yusril untuk KDM: Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Picu Aksi Main Hakim Sendiri
  • Kode Redeem FF 25 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis Weekend dari Garena Free Fire
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 26 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Belajar dari Shift Jaga, Mojang Bandung Ini Temukan Arti Disiplin dan Konsistensi

By Mulki AlbarMinggu, 7 Juni 2026 09:02 WIB3 Mins Read
Mojang Bandung Nadya Angelyca. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah kesibukan menyelesaikan skripsi dan tuntutan praktik klinik yang padat, Mojang Bandung Nadya Angelyca memilih menjalani hari-harinya dengan tenang. Mahasiswi Kebidanan Universitas Padjadjaran ini mengaku sedang menikmati fase hidup yang membuatnya merasa nyaman dan lebih menghargai setiap proses yang dijalani.

“Sekarang lagi fokus skripsian sebagai mahasiswa tingkat akhir kebidanan, sambil pelan-pelan belajar balance juga. Aku lagi suka olahraga seperti lari dan pilates,” ujarnya saat diwawancarai di Hotel Zest Sukajadi, Bandung, Jumat (6/6/2026).

Perempuan berusia 22 tahun itu mengaku sering dianggap sebagai sosok yang ceria dan mudah bergaul. Namun, saat pertama kali bertemu orang baru, dirinya justru cenderung pemalu.

“Kalau pertama ketemu pasti pemalu, tapi kalau sudah kenal mungkin energinya bisa nyambung,” katanya.

Ketertarikannya pada dunia kebidanan berawal dari kecintaannya terhadap bidang kesehatan. Menurutnya, profesi bidan memiliki kedekatan yang kuat dengan kehidupan perempuan dan memberikan kesempatan untuk hadir dalam momen-momen penting sebuah keluarga.

“Aku memang suka dunia kesehatan, dan aku juga ingin terlibat membantu orang lain, terutama di momen-momen bahagia mereka,” tuturnya.

Menjalani pendidikan kebidanan bukan perkara mudah. Selain perkuliahan, mahasiswa juga harus menjalani praktik lapangan dengan sistem shift yang sering kali membuat waktu istirahat menjadi tidak menentu.

“Di kebidanan itu bukan cuma kuliah pulang-kuliah pulang. Ada praktik dan shift jaga yang kadang bikin jam tidur berantakan. Tapi dari situ kita belajar mengatur waktu antara belajar, praktik, dan refreshing,” ungkapnya.

Di balik senyum dan aktivitas yang terlihat menyenangkan, Nadya mengaku kerap dilanda keraguan terhadap kemampuannya sendiri. Namun, ia memilih untuk tetap percaya pada proses yang sedang dijalani.

“Sering banget ragu, bisa nggak ya lanjut ke tahap berikutnya. Tapi aku percaya kalau kita terus jalan dan nggak menyerah, versi diri kita di masa depan pasti akan berterima kasih,” katanya.

Menurut Nadya, salah satu tantangan terbesar selama menempuh pendidikan kebidanan adalah disiplin yang tinggi, mulai dari sistem pembelajaran, jadwal ujian yang rutin, hingga aturan yang cukup ketat dalam keseharian mahasiswa.

Meski demikian, semua pengalaman tersebut justru membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih tangguh dan bertanggung jawab.

Sebagai mahasiswa yang menghabiskan banyak waktu di Bandung, Nadya menggambarkan Kota Kembang dengan tiga kata: romantic, cozy, dan lively.

“Bandung itu nyaman, orang-orangnya punya energi yang santai tapi tetap produktif. Kreativitasnya juga tinggi, jadi bikin betah,” ujarnya.

Ke depan, Nadya memiliki cita-cita untuk berkontribusi dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Ia secara khusus menaruh perhatian pada tumbuh kembang anak dan pentingnya edukasi bagi para orang tua.

“Aku pengen lebih banyak memberikan edukasi tentang tumbuh kembang anak. Menurut aku, kesehatan anak itu dimulai dari orang tuanya dulu, baru lingkungannya,” jelasnya.

Di akhir perbincangan, Mojang Bandung ini membagikan pesan sederhana bagi anak muda yang sedang berjuang meraih mimpi.

“Harus tetap semangat, jangan menyerah, dan nikmati prosesnya. Aku yakin semua usaha yang dilakukan hari ini akan membuahkan hasil di kemudian hari,” pungkasnya.

Bagi Nadya, kesuksesan bukan soal seberapa cepat mencapai tujuan, melainkan tentang keberanian untuk terus melangkah meski di tengah keraguan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kesehatan ibu dan anak mahasiswa kebidanan Unpad mojang Bandung Mojang Bandung 2026 Nadya Angelyca pendidikan kebidanan Universitas Padjadjaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kode Redeem FF 25 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis Weekend dari Garena Free Fire

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026

Kuota Internet Hangus Digugat, MK Wajibkan Operator Beri Opsi Rollover dan Refund

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Saldo DANA Gratis 25 Juli 2026: Cara Gampang Klaim Link Kaget Terbaru Hari Ini

Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 25 Juli 2026, Amankan Hadiah Gratisnya Sekarang

Jejak Perjuangan Mak Vera: Dari Pedagang Daging, Membesarkan Olga Syahputra, hingga Menagih Hak Miliaran Rupiah

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.