Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warning Yusril untuk KDM: Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Picu Aksi Main Hakim Sendiri

Sabtu, 25 Juli 2026 13:05 WIB

Kode Redeem FF 25 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis Weekend dari Garena Free Fire

Sabtu, 25 Juli 2026 12:10 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 11:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warning Yusril untuk KDM: Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Picu Aksi Main Hakim Sendiri
  • Kode Redeem FF 25 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis Weekend dari Garena Free Fire
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026
  • Viral Disebut Prabowo! Apa Sebenarnya Londo Ireng? Ini Sejarah Kelam di Baliknya!
  • Tragis! Satpam Waduk Jatiluhur Hilang Saat Piket Malam, Ditemukan Tewas Terborgol
  • Laga Spesial Adam Alis: Bawa Kenangan Juara di Arema, Kini Siap Saling Sikut Demi Persib
  • Kuota Internet Hangus Digugat, MK Wajibkan Operator Beri Opsi Rollover dan Refund
  • Persija Kurangi Stok Kiper, Cyrus Margono Jalani Masa Peminjaman Musim 2026/2027
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warning Yusril untuk KDM: Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Picu Aksi Main Hakim Sendiri

By Putra JuangSabtu, 25 Juli 2026 13:05 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat,Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) yang berencana menggelar sayembara penangkapan begal mendapat sorotan tajam dari pusat.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumhamimipas) Yusril Ihza Mahendra secara terbuka menasihati KDM untuk membatalkan niat tersebut.

Yusril menilai, iming-iming hadiah uang tunai jutaan rupiah justru memicu bahaya baru di tengah masyarakat.

“Kalau saya boleh menyampaikan nasihat dengan segala hormat kepada Pak Gubernur Jawa Barat, sebaiknya jangan membuka sayembara seperti itu karena dikhawatirkan akan mendorong masyarakat melakukan tindakan main hakim sendiri,” ucap Yusril, pada Jumat (24/7/2026).

Yusril mengatakan, kehadiran reward dikhawatirkan membuat warga berbondong-bondong membawa senjata demi berburu pelaku kejahatan, yang berisiko salah sasaran.

“Misalnya ada hadiah Rp5 juta atau Rp10 juta, orang bisa saja membawa senjata dan berjaga-jaga. Yang dikhawatirkan, orang yang sebenarnya bukan begal justru dipukuli karena dikira begal,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa hukum di Indonesia memegang teguh asas praduga tak bersalah. Tindakan memukuli atau menganiaya terduga pelaku di tempat tanpa proses peradilan yang sah dipandang dapat merusak citra Indonesia sebagai negara hukum yang beradab.

“Main hakim sendiri sangat berbahaya karena kita harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Seseorang harus diadili terlebih dahulu sebelum dijatuhi hukuman. Tidak bisa dihukum sendiri, apalagi sampai dianiaya atau dibunuh. Itu akan merusak citra kita sebagai bangsa yang taat hukum dan bangsa yang beradab,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengatakan masyarakat tetap dapat berperan membantu aparat dengan memberikan informasi atau membantu menangkap pelaku apabila terjadi tindak kejahatan di lokasi sebelum polisi tiba.

“Masyarakat tentu dapat membantu polisi atau memberikan laporan. Kalau misalnya tidak ada polisi di lokasi, kemudian ada korban begal berteriak dan warga membantu menangkap pelaku, itu boleh saja. Tetapi jangan kemudian main hakim sendiri,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

begal Dedi Mulyadi sayembara Sayembara Begal Jabar Yusril Ihza Mahendra
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Disebut Prabowo! Apa Sebenarnya Londo Ireng? Ini Sejarah Kelam di Baliknya!

Tragis! Satpam Waduk Jatiluhur Hilang Saat Piket Malam, Ditemukan Tewas Terborgol

Cara Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat NIK KTP, Simak Panduannya

Ilustrasi PNS.

Gaji PNS Agustus 2026 Segera Cair, Cek Nominal Golongan I hingga IV Lengkap

Demokrat Ciamis Tanam 2.026 Pohon Balsa dan Tebar 10 Ribu Benih Ikan di Sungai Cireong

Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi

Terpopuler
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.