Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bosan Tempat Kafe Estetik? Ini 9 Wisata Ekstrem Pemacu Adrenalin di Bandung Raya

Sabtu, 7 November 2026 21:18 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pekerja Siap-siap Terima BSU Rp900 Ribu, Kemnaker Beberkan Syarat Penerima Bantuan

Sabtu, 7 November 2026 21:00 WIB

Aturan Baru Super League Tuai Kritik, Pelatih Persib Soroti Penghapusan Latihan Resmi di Stadion

Sabtu, 7 November 2026 20:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan Tempat Kafe Estetik? Ini 9 Wisata Ekstrem Pemacu Adrenalin di Bandung Raya
  • Pekerja Siap-siap Terima BSU Rp900 Ribu, Kemnaker Beberkan Syarat Penerima Bantuan
  • Aturan Baru Super League Tuai Kritik, Pelatih Persib Soroti Penghapusan Latihan Resmi di Stadion
  • Ingin Jadi ASN? Ini Bocoran Syarat Dokumen dan Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS 2026
  • Geger Balita 2 Tahun di Garut Diculik Mobil Avanza Putih, Polisi Buru Pelaku
  • Tak Bisa ke Stadion? Ini 10 Titik Nobar Persib vs Java United di Bandung Raya
  • Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?
  • Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kuota Internet Hangus Digugat, MK Wajibkan Operator Beri Opsi Rollover dan Refund

By SusanaSabtu, 25 Juli 2026 05:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi internet. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar baik bagi jutaan pengguna internet di Indonesia. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait praktik kuota internet hangus setelah masa aktif berakhir. Dalam putusan tersebut, MK mewajibkan penyelenggara layanan telekomunikasi menyediakan pilihan layanan yang dapat melindungi sisa kuota pelanggan.

Keputusan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan konsumen. Selama ini, banyak pelanggan mengeluhkan kuota internet yang masih tersisa namun otomatis hangus ketika masa aktif paket berakhir.

Meski demikian, kebijakan tersebut belum langsung diterapkan. Pemerintah masih harus menyusun aturan pelaksana, sedangkan operator seluler perlu menyesuaikan sistem layanan mereka.

Isi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Putusan tersebut tertuang dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 273/PUU-XXIII/2025 yang menguji Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal 71 angka 2 Lampiran Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Ketua Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, menyatakan permohonan para pemohon dikabulkan untuk sebagian.

Baca Juga:  MK Kabulkan Gugatan soal Ambang Batas Parlemen 4 Persen, Berlaku Mulai Pemilu 2029

Dalam pertimbangannya, MK menegaskan bahwa ketentuan mengenai tarif telekomunikasi hanya dapat dianggap konstitusional apabila penyelenggara telekomunikasi menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota pelanggan tetap terlindungi.

Artinya, operator tidak lagi hanya menawarkan sistem yang membuat kuota otomatis hangus setelah masa aktif habis, tetapi wajib memberikan alternatif yang melindungi hak pelanggan atas kuota yang telah dibeli.

Pilihan Layanan yang Bisa Diterapkan Operator

Mahkamah Konstitusi tidak mewajibkan satu mekanisme tertentu. Namun, dalam putusannya, MK memberikan beberapa contoh layanan yang dapat diterapkan operator seluler, antara lain:

  • Rollover atau akumulasi sisa kuota ke periode berikutnya.
  • Perpanjangan masa aktif kuota.
  • Pengalihan manfaat kuota.
  • Pemberian kompensasi kepada pelanggan.
  • Pengembalian dana (refund).
  • Mekanisme lain yang memberikan perlindungan terhadap hak pengguna.

Dengan demikian, operator memiliki keleluasaan menentukan skema terbaik, selama tetap memberikan pilihan yang melindungi sisa kuota pelanggan.

Baca Juga:  Fahri Bachmid: Baik Buruknya Putusan MK No 90 Sudah Menjadi Hukum

MK: Kuota yang Sudah Dibayar Adalah Hak Konsumen

Dalam pertimbangan hukumnya, Hakim Konstitusi Adies Kadir menyatakan bahwa tarif layanan telekomunikasi harus mencerminkan manfaat yang benar-benar diterima pelanggan.

Menurut MK, apabila konsumen telah membeli paket internet namun belum menghabiskan seluruh kuotanya, maka sisa kuota tersebut tetap menjadi hak pengguna dan harus mendapatkan perlindungan hukum.

Mahkamah juga menegaskan bahwa kuota yang belum digunakan seharusnya masih dapat dimanfaatkan hingga habis tanpa dibebani biaya tambahan ataupun kehilangan hak secara otomatis.

Pertimbangan tersebut dinilai penting untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan bisnis operator telekomunikasi dan perlindungan hak konsumen.

Apa Dampaknya bagi Pengguna Internet?

Putusan MK menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini merasa dirugikan akibat sistem kuota internet yang hangus saat masa aktif berakhir.

Apabila telah diimplementasikan, pelanggan berpotensi memperoleh berbagai pilihan layanan, seperti:

  • Sisa kuota otomatis dibawa ke bulan berikutnya.
  • Masa aktif kuota diperpanjang.
  • Mendapat kompensasi atau pengembalian dana.
  • Skema perlindungan lain sesuai kebijakan operator.
Baca Juga:  MK Tolak Kenaikan Syarat Pendidikan Capres, Caleg, dan Kepala Daerah

Dengan adanya pilihan tersebut, konsumen memiliki kepastian bahwa kuota internet yang telah dibeli tidak hilang begitu saja.

Belum Berlaku Otomatis, Masih Tunggu Aturan Pemerintah

Meskipun putusan MK telah dibacakan, perubahan sistem layanan belum langsung berlaku.

Pemerintah masih perlu menyusun regulasi turunan yang mengatur formula tarif telekomunikasi dan mekanisme perlindungan konsumen. Di sisi lain, operator seluler juga harus melakukan penyesuaian layanan agar sesuai dengan ketentuan baru.

Karena itu, pelanggan masih perlu menunggu kebijakan resmi dari pemerintah dan masing-masing operator terkait implementasi putusan tersebut.

Ke depan, putusan Mahkamah Konstitusi ini diharapkan mampu menghadirkan sistem layanan internet yang lebih adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pengguna layanan telekomunikasi di Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Mahkamah Konstitusi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bosan Tempat Kafe Estetik? Ini 9 Wisata Ekstrem Pemacu Adrenalin di Bandung Raya

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pekerja Siap-siap Terima BSU Rp900 Ribu, Kemnaker Beberkan Syarat Penerima Bantuan

CPNS

Ingin Jadi ASN? Ini Bocoran Syarat Dokumen dan Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS 2026

Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?

BSU cair

Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!

Larangan Spanduk Karhutla Berujung Hujatan! Klarifikasi Mentah, Oki Rengga Dituding Star Syndrome dan Jumawa!

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.