bukamata.id – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengaku sangat beruntung bisa menjadi bagian dari Skuad Garuda.
Hal itu diungkapkan Patrick Kluivert saat diwawancarai pakar transfer dunia, Fabrizio Romano setelah resmi diumumkan sebagai pelatih Timnas Indonesia, pada Rabu (8/12/2024).
Diketahui, Fabrizio Romano merupakan orang pertama yang mengungkapkan bahwa Kluivert telah mencapai kesepakatan dengan PSSI untuk menggantikan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong (STY).
“Perasaan saya tentu luar biasa dan benar-benar menginspirasi. Semua orang tahu Indonesia memiliki kultur sepak bola yang penuh gairah dan hasrat mendalam untuk olahraga ini dan menjadi bagian dari bangsa besar ini dengan aspirasi sebesar ini merupakan sebuah privilese dan tanggung jawab signifikan bagi saya,” kata Kluivert dikutip Instagram Fabrizio Romano, Kamis (9/12/2024).
“Dan tentu saja saya bersemangat untuk memberikan kontribusi untuk kemajuan tim ini dan kesuksesan tentu saja. dan saya menantikan untuk bekerja dengan semua orang dan untuk mencapai tujuan bersama kami,” tambahnya.
Ditanya terkait target yang akan dicapai saat menjadi pelatih Timnas Indonesia, Kluivert pun bertekad akan membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026.
“Misi kami tentu saja untuk memastikan lolos ke Piala Dunia tahun depan. Saya pikir kami memiliki kemampuan dan kekuatan serta hasrat untuk mengejarnya,” ungkapnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Kluivert, dirinya pun membutuhkan dukungan dari segenap elemen masyarakat Indonesia.
“Butuh dukungan dari segenap bangsa Indonesia di belakang kami, tentu saja. Saya pikir secara bersama-sama kami bisa mencapai banyak hal-hal besar,” tandasnya.
Untuk diketahui, Kluivert akan menghadapi tantangan besar pada Maret 2025. Timnas Indonesia harus menyelesaikan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk Zona Asia.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat ketiga dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Tim Garuda telah mengumpulkan enam poin dari hasil satu kemenangan, empat kali seri, dan satu kekalahan.
Koleksi poin Timnas Indonesia sama dengan Arab Saudi, China, dan Bahrain. Skuad Garuda tertinggal satu poin dari Australia di posisi kedua dan berjarak 10 poin dari Jepang di posisi teratas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









