bukamata.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menurunkan 427 petugas kebersihan di 6 sub wilayah kota (SWK). Untuk mengurangi timbunan sampah pasca malam tahun baru.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, ada beberapa sarana fasilitas yang akan digunakan untuk menjaga kebersihan Kota Bandung pasca malam tahun baru, salah satunya road sweeper yang dioperasionalkan terutama di pusat kota.
Dirinya juga mengimbau seluruh aktivitas malam tahun baru harus selesai maksimal pukul 01.00 WIB.
“Segera sebarkan truk kecil, pagi tanggal 1 Januari saya tidak ingin melihat tumpukan sampah di jalan Kota Bandung, terutama jalan protokol. Pihak kepolisian yang akan menindak dibantu Satpol PP. Supaya petugas kebersihan bisa segera bergerak. Kita ingin kota ini kembali bersih di hari pertama 2024,” ucapnya pada Jum’at (29/12) dikutip dari bandung.go.id.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, Dudy Prayudi menjelaskan, 6 titik SWK yang berpotensi akan terjadinya keramaian serta penumpukan sampah di antaranya SWK-Cibeunying, Tegalega, Ubermanik (Ujungberung Arcamanik), Kordoba (Kordon Gedebage), Karees, dan Bojonegara.
“Untuk wilayah Cibeunying kami akan menempatkan 96 orang petugas yang tersebar beberapa titik lokasi keramaian antara lain Jalan Ir. Djuanda (Dago), Area Lapangan Gasibu, sekitar Monju, Jalan Diponegoro, sekitar Pusdai, Jalan Soekarno (CRS), Braga, Pasar Baru, dan Dipatiukur,” papar Dudy.
SWK Cibeunying akan menyiapkan armada truk 2 unit. Pikap 1 unit dan mosam (motor sampah roda tiga) 18 unit.
Sedangkan di SWK-Tegalega akan ditempatkan 66 orang petugas yang tersebar di beberapa titik lokasi keramaian antara lain Jalan Cibaduyut, Leuwipanjang, Sudirman, Astana Anyar, Pelajar Perjuangan, Panjunan, Pajagalan, Cibadak, Pagarsih, Soekarno-Hatta, Mochamad Toha, Peta, dan BKR.
“SWK-Tegalega akan menyiapkan armada truk 5 unit, mobil pikap 1 unit, serta mosam 7 unit,” tuturnya.
Untuk wilayah Uber Manik akan ditempatkan 27 orang petugas yang tersebar beberapa titik lokasi keramaian antara lain, Alun-alun Ujungberung dan sekitar bundaran Cibiru. SWK-Ubermanik akan menyiapkan armada truk 1 unit, serta mosam 2 unit.
Kemudian SWK-Kordoba akan ditempatkan 28 orang petugas yang tersebar beberapa titik lokasi keramaian antara lain Samsat jalan terusan Kiaracondong, Jalan Soekarno Hatta (Samsat – Buahbatu), Soekarno Hatta (Buah batu – Batununggal), Terusan Buah Batu, dan area Mesjid Al-Jabar, Cimencrang.
“SWK-Kordoba akan menyiapkan armada truk 1 unit, serta mosam (motor sampah roda tiga) 2 unit,” ucapnya.
Di wilayah Karees, Dudy akan menempatkan 115 orang petugas yang tersebar beberapa titik lokasi keramaian antara lain Jalan Asia Afrika, Taman Alun-Alun, Kepatihan, Oto Iskandardinata, Pungkur, Lengkong Kecil, Ibrahim Adjie (PKL Pasar Kiaracondong), sekitar lampu merah Cicaheum, fly over jembatan pelangi Jalan Jakarta, Gatot Soebroto, dan Buahbatu.
“SWK-Karees akan menyiapkan armada truk 3 unit, serta mosam 13 unit,” lanjut Dudy.
Terakhir, di wilayah Bojonegara DLHK akan menempatkan 70 orang petugas yang tersebar beberapa titik lokasi keramaian antara lain Jalan Setiabudi, Sukajadi, Pasteur,
Padjajaran, Pasirkaliki, Sudirman, Kebonjati, Gardujati dan Jalan Otto Iskandardinata (area Pasar Baru). SWK-Bojonegara akan menyiapkan armada truk 3 unit, serta motor sampah sebanyak 10 unit.
“Dalam menunjang kegiatan malam tahun baru kami akan menyiapkan juga Tim Taktis. Tim ini beranggotakan sebanyak 25 petugas yang akan berkeliling untuk memantau beberapa titik potensi terjadinya lokasi keramaian,” tuturnya.
Tim khusus tersebut terdiri dari 14 orang petugas pengumpul (Gaspul), 1 supir motor sampah, 3 mobil sapu, 1 truk 6 meter kubik, dan 2 unit mobil pikap/mini dump.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










