bukamata.id – Padatnya kalender kompetisi musim ini menghadirkan ujian berat bagi sang juara bertahan Liga Indonesia, Persib Bandung. Beban fisik yang menumpuk membuat sang kapten, Marc Klok, secara terbuka mengakui bahwa intensitas laga yang begitu tinggi menuntut daya tahan luar biasa dari setiap pemain.
Sepanjang musim 2026/27, Maung Bandung memang harus membagi konsentrasi ke berbagai ajang bergengsi sekaligus. Mulai dari ketatnya persaingan Super League, panggung Asia lewat AFC Champions League Two (ACL Two), hingga turnamen regional ASEAN Club Championship.
Situasi pelik tersebut digambarkan langsung oleh sang gelandang jangkar usai melahap menu latihan di Lapangan Pendamping Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Sabtu (26/9/2026).
“Seperti semua orang tahu, jadwal sangat padat,” kata Klok usai menjalani latihan di Lapang Pendamping GBLA, Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Bukan sekadar faktor teknis di atas lapangan hijau, gelandang naturalisasi asal Belanda ini juga blak-blakan menyoroti sejumlah kendala penunjang di luar pertandingan yang masih jauh dari kata ideal. Mulai dari aspek pemulihan hingga logistik perjalanan yang melelahkan.
“Kita semua tahu ini jujur, fasilitas sangat kurang, nutrisi sangat kurang, pengaturan perjalanannya bukan yang terbaik. Jadi, kita harus beradaptasi. Kita juga mau belajar dari situasi ini. Tapi saya pikir kata yang paling penting mungkin adalah bertahan,” ungkap Klok.
Untuk menyiasati situasi darurat tersebut, kekuatan psikologis dinilai menjadi senjata pamungkas agar para pemain tidak tumbang di tengah jalan akibat cedera maupun kelelahan kronis.
“Kita harus bertahan dengan mentalitas untuk mengatasi ini dan menantangnya, karena kalau kita bicara ke badan kita, oh kita capek, kita lelah, pasti kita lelah,” ujar Klok.
Pemain bernomor punggung 23 ini percaya bahwa kontrol pikiran mendominasi sebagian besar kapasitas fisik pesepak bola dalam menghadapi bulan-bulan krusial ke depan, khususnya menyambut Oktober yang diprediksi menjadi fase paling menguras tenaga.
“Tapi jika kita menantang keyakinan kita, jika kita menantang pola pikir kita bahwa kita bisa melakukannya, maka ini sudah (memberikan dampak) 20-30%. Jadi, pasti Oktober adalah bulan terlalu berat buat Persib Bandung. Semoga kita dapat hasil yang sangat baik,” tambahnya.
Seruan Solidaritas untuk Bobotoh
Menghadapi badai jadwal yang menguji mentalitas klub, Klok turut menyampaikan pesan khusus kepada para pendukung setianya, Bobotoh. Ia berharap seluruh elemen suporter senantiasa berdiri di belakang tim dalam kondisi apapun alih-alih melontarkan tekanan berlebih.
“Semua orang di klub harus mendukung skuad ini. Suporter harus bersama skuad ini, bersama tim ini. Jadi kalian harus mengapresiasi, kalian harus menghargai para pemain. Dan kemudian dari sana kalian mencoba yang maksimal, ya kan? Di akhir musim kalian akan mengevaluasi atau di pertengahan musim, apakah ini cukup? Apakah ini kurang? Nah, kita baru bisa bilang. Tapi sekarang kita harus terima sesuatu, kita harus optimis karena ini sangat penting,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










