Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Minggu, 11 Oktober 2026 14:02 WIB

Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung

Minggu, 11 Oktober 2026 13:02 WIB

Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih

Minggu, 11 Oktober 2026 12:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya
  • Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung
  • Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih
  • Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace
  • Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan
  • Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus
  • Mau Nonton Persib vs Dewa United? Catat Lokasi dan Jam Tukar Tiketnya!
  • Cek Harga Emas Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, Antam Masih Rp2,631 Juta per Gram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KUA-PPAS 2025 Disepakati, APBD Jabar Naik Jadi Rp32,8 Triliun

By Aga GustianaJumat, 8 Agustus 2025 09:10 WIB3 Mins Read
DPRD Jabar dan Gubernur Jabar
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dan DPRD Jabar sepakati Perubahan KUA-PPAS 2025. (Foto: Dok Humas Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Jabar resmi menandatangani kesepakatan atas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2025. Pada kesempatan yang sama, juga disampaikan pengantar KUA-PPAS APBD 2026 di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (7/8/2025).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan, pengesahan KUA-PPAS Perubahan APBD 2025 dan pengantar KUA-PPAS APBD 2026 telah tuntas. Nilai anggaran tercatat mencapai Rp32,8 triliun.

“Ya, rapatnya sudah selesai untuk pengesahan KUA-PPAS Perubahan Anggaran 2025 dan pengantar KUA-PPAS APBD 2026. Volume APBD KUA-PPAS Rp32,8 triliun, ya naik lah ya,” ujarnya usai rapat.

Dalam sambutannya di rapat paripurna, Gubernur KDM mengapresiasi kolaborasi DPRD Jabar dalam membahas arah kebijakan anggaran. Ia menegaskan, pembangunan harus memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Perang Lawan Perusak Lahan, Rafael Situmorang Minta Pemprov Punya Data Akurat

“Saya menginginkan pembangunan tidak berakhir dengan kesia-siaan, tetapi menghasilkan output, outcome, dan benefit yang memadai bagi kepentingan publik,” tegasnya.

Pendapatan Daerah dan Negosiasi dengan Pusat

Gubernur KDM menyoroti perlunya peningkatan pendapatan daerah. Ia mengungkapkan adanya pembahasan dengan pemerintah pusat terkait dana bagi hasil dan dana alokasi umum (DAU) yang dipotong untuk pembayaran utang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Saya mengusulkan, sudah lah, dari pada kita harus menunggu dana bagi hasil full dibayar ke Pemerintah Provinsi Jabar, lebih baik dana DAU-nya nggak usah dipotong untuk kepentingan PEN. Jadi nanti tinggal dihitung di akhir tahun, berapa yang harus dibayarkan ke provinsi dan berapa yang tidak mesti dipotong melalui dana DAU,” ujarnya.

Baca Juga:  Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

Pendidikan: Minimnya Pembangunan Sekolah

KDM juga menyoroti keterbatasan pembangunan SMA dan SMK di wilayah perkotaan akibat tingginya harga lahan. Berdasarkan data 2020, tidak ada pembangunan sekolah baru di tahun tersebut.

“Selama ini kita abai membangun sekolah baru. Tahun 2020, data menunjukkan kita bahkan nol pembangunan sekolah,” ucapnya.

Sebagai solusi, ia mengusulkan akuisisi sekolah swasta yang tidak lagi beroperasi serta integrasi gedung SMP dan SMA dalam satu lokasi. Targetnya, pada 2026–2027, seluruh lulusan SMP dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah.

Baca Juga:  Alasan Dedi Mulyadi Minta ASN Ngantor Lebih Pagi: Displin, Sehat dan Terhindar Macet

“Ini adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Jabar,” tambahnya.

Kesehatan: Kasus Kusta, TBC, dan BPJS

Di bidang kesehatan, Gubernur KDM menyoroti tingginya angka kasus kusta dan TBC di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, penanganan harus menyentuh akar persoalan, seperti perbaikan rumah dan sanitasi lingkungan.

“Biaya pengobatan justru lebih mahal dibanding menyelesaikan akar masalah melalui perbaikan lingkungan,” katanya.

Ia juga mengingatkan adanya lonjakan peserta yang berpindah dari BPJS mandiri ke BPJS yang ditanggung pemerintah. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu keuangan rumah sakit daerah.

“Ini masalah sederhana tapi berpotensi menimbulkan kekacauan fiskal,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jabar Dedi Mulyadi DPRD Jabar Pendidikan Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.