Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duel Panas! Indonesia Bentrok Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Siapa Lebih Unggul?

Minggu, 29 Maret 2026 12:43 WIB

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Minggu, 29 Maret 2026 11:40 WIB

Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai

Minggu, 29 Maret 2026 11:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duel Panas! Indonesia Bentrok Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Siapa Lebih Unggul?
  • Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap
  • Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat
  • Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak
  • Gila! Beckham Putra Menggila, Timnas Indonesia Pesta Gol di GBK!
  • Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lestarikan Populasi Laut, DKP Jabar Lepas 300 Ekor Lobster Hasil Budidaya

By SusanaSabtu, 19 Oktober 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar berhasil melepas 300 ekor lobster hasil budidaya dalam ruangan ke laut lepas untuk melestarikan siklus hidup hewan yang menjadi komoditas unggulan Jabar.

Sejak 2020, DKP telah mengembangkan budidaya lobster dalam ruangan atau stock enhancement, dan pada tahun 2024 ini, mereka berhasil melepas 300 ekor lobster ke habitat alaminya.

Kepala DKP Jabar, Hermansyah, menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan ini bertujuan untuk menyelamatkan lobster Jabar dari ancaman kepunahan. Penangkapan benih lobster yang masif dan intensif dikhawatirkan akan memperpendek siklus hidup lobster di alam.

“Jika tidak ditanggulangi dengan tepat, sumber daya lobster di alam akan menurun dan terancam,” ujar Hermansyah di Bandung, Kamis (18/10/2024).

Baca Juga:  Soroti Masalah Alih Kepemilikan Aset Negara, Dedi Mulyadi: Tanah Bukan Warisan, Tapi Titipan

Salah satu upaya Pemprov Jabar untuk menjaga stabilitas populasi lobster adalah melalui budidaya dalam ruangan.

“Kami sudah memulai penelitian dan pengembangan ini sejak 2020, dan alhamdulillah, pada 2024 ini kami berhasil merilis kembali benih lobster ke laut. Jumlahnya mungkin belum banyak, tapi ini adalah langkah baik untuk masa depan lobster di Jawa Barat,” tambah Hermansyah.

Baca Juga:  Penemuan Kecoak Laut Raksasa, Dinamai Darth Vader 'Star Wars'

Analis Aqua Culture Ahli Muda UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan (PAPLWS) DKP Jabar, Denny Hamdani menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan dilakukan karena kondisi angin dan gelombang laut selatan membuat budidaya langsung di laut sangat sulit.

“Jabar adalah yang pertama kali berhasil membudidayakan lobster dalam ruangan. Kami akan terus mengembangkan teknik ini hingga menemukan cara dan teknologi yang tepat,” kata Denny.

Denny menjelaskan bahwa saat ini budidaya dalam ruangan baru mencapai segmentasi 2, dengan ukuran lobster 50-70 gram dan masa pemeliharaan selama 8 bulan.

Baca Juga:  Gelombang Tinggi Terjang Selatan Jabar hingga DIY, BMKG Imbau Warga Waspada

Uji coba lebih lanjut diperlukan hingga mencapai segmentasi 4, di mana ukuran dan berat lobster dapat lebih maksimal, sehingga secara ekonomi lebih menguntungkan bagi nelayan.

“Kunci keberhasilan budidaya lobster dalam ruangan adalah pakan, air, dan cahaya. Lobster merupakan ikan perairan dalam yang tidak memerlukan cahaya terang atau sinar matahari langsung. Selain itu, mereka tidak boleh terkena air hujan, dan pakan yang diberikan harus jenis moluska tertentu yang melimpah di Pangandaran,” pungkas Denny.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budidaya DKP Jabar laut lobster
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.