bukamata.id – Majalengka dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang menyimpan banyak kejutan wisata alam. Lanskapnya yang terdiri dari perbukitan, pegunungan, hingga kawasan dataran rendah membuat daerah ini punya beragam destinasi menarik, dari panorama hijau hingga wisata air yang menantang. Salah satu ikon yang paling sering mencuri perhatian wisatawan adalah Terasering Panyaweuyan dengan pemandangan sawah berundak di lereng Gunung Ciremai.
Kondisi geografis Majalengka yang unik inilah yang menjadikannya cocok untuk berbagai jenis liburan, baik santai bersama keluarga maupun petualangan solo. Agar perjalanan lebih nyaman, perencanaan akomodasi dan transportasi juga perlu diperhatikan sejak awal.
Pilihan Tempat Wisata Majalengka yang Wajib Masuk Daftar
Jika sedang merencanakan liburan ke Majalengka, berikut sejumlah destinasi yang layak dipertimbangkan.
Kebun Teh Cipasung
Hamparan kebun teh di Desa Cipasung, Kecamatan Sindangwangi, menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan. Area seluas puluhan hektare ini menyuguhkan pemandangan hijau yang menenangkan, cocok untuk melepas penat.
Pengunjung bisa berjalan santai di sela-sela tanaman teh, berburu foto, atau sekadar menikmati udara sejuk. Fasilitas umum seperti area parkir, toilet, dan warung makan tersedia di kawasan ini. Kebun Teh Cipasung dibuka setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB dengan tiket masuk sekitar Rp10.000 per orang.
Bukit Mercury Sayang Kaak
Bagi pencinta spot foto estetik, Bukit Mercury Sayang Kaak di Desa Tejamulya, Kecamatan Argapura, patut dikunjungi. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.
Dari puncak bukit, pengunjung dapat menikmati panorama alam Majalengka dengan latar Gunung Ciremai. Gazebo yang tersedia menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menikmati pemandangan. Objek wisata ini buka pukul 07.00–18.00 WIB dengan harga tiket sekitar Rp15.000.
Terasering Panyaweuyan
Terletak di Desa Sukasari, Kecamatan Argapura, Terasering Panyaweuyan menjadi magnet utama wisata Majalengka. Ribuan petak sawah tersusun rapi membentuk pola alami yang memanjakan mata.
Keindahan lanskap ini paling memukau saat pagi hari ketika cahaya matahari menyinari lereng pegunungan. Lokasi wisata ini buka setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB, dengan tiket masuk sekitar Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak.
Jembar Waterpark
Untuk wisata keluarga, Jembar Waterpark di Desa Ranjiwetan, Kecamatan Kasokandel, menawarkan beragam wahana air. Mulai dari perosotan berkelok hingga kolam arus, tempat ini cocok untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Jam operasionalnya dari pukul 08.00–17.00 WIB. Harga tiket berkisar Rp30.000 di hari biasa dan Rp40.000 saat akhir pekan atau hari libur.
Museum Talaga Manggung
Jika ingin liburan bernuansa edukatif, Museum Talaga Manggung di Desa Talagasari, Kecamatan Talaga, bisa menjadi pilihan. Museum ini menyimpan berbagai koleksi sejarah dan budaya lokal Jawa Barat.
Letaknya yang berada di kaki Gunung Ciremai membuat suasananya sejuk dan nyaman. Museum ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB, dengan tiket masuk sekitar Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.500 untuk anak-anak.
Situ Cipanten
Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, terkenal dengan warna airnya yang bisa berubah sesuai musim. Saat kemarau, airnya tampak jernih dengan nuansa tosca, sementara di musim hujan berubah menjadi hijau kebiruan.
Pengunjung dapat berenang, bersantai di tepi danau, atau mencoba wahana perahu. Tiket masuknya sekitar Rp10.000, dengan jam operasional pukul 08.00–17.00 WIB.
Cikadongdong River Tubing
Bagi pencari adrenalin, Cikadongdong River Tubing di Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, menawarkan pengalaman menyusuri sungai sepanjang kurang lebih dua kilometer menggunakan ban karet.
Rute yang berkelok dan aliran air yang cukup deras memberikan sensasi tersendiri. Wisata ini buka pukul 08.00–16.00 WIB dengan tarif sekitar Rp50.000 per orang.
Air Terjun Embun Pelangi
Air Terjun Embun Pelangi di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, memiliki ketinggian sekitar 20 meter dan dikelilingi tebing alami. Daya tarik utamanya adalah fenomena pelangi yang kerap muncul saat sinar matahari mengenai percikan air.
Fenomena ini biasanya terlihat pada pagi atau sore hari ketika cuaca cerah. Air terjun ini dapat dikunjungi setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB dengan tiket masuk sekitar Rp20.000.
Beragam pilihan wisata tersebut menjadikan Majalengka sebagai destinasi yang cocok untuk berbagai tipe pelancong. Dengan perencanaan yang matang, liburan ke Majalengka bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus berkesan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











