bukamata.id – Selebgram Lisa Mariana akhirnya mengakui bahwa dirinya telah berbohong terkait klaim memiliki anak dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Pengakuan mengejutkan ini muncul setelah Lisa diketahui sudah dalam keadaan hamil sebelum bertemu dengan Ridwan Kamil pada Juni 2021.
Hal ini diungkapkan melalui unggahan Instagram Story selebgram Ayu Aulia pada Minggu (30/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Dalam unggahan tersebut, Ayu membagikan tiga tangkapan layar percakapan Lisa dengan tim ajudan Ridwan Kamil.
Pada unggahan pertama, percakapan yang terjadi pada 21 Agustus 2021 menunjukkan bahwa Lisa mengaku sedang mengandung bayi berusia sekitar empat bulan.
Menurut perhitungan Ayu, ini berarti Lisa telah hamil sejak April atau awal Mei 2021, sementara pertemuannya dengan Ridwan Kamil baru terjadi satu bulan setelahnya, yakni pada Juni 2021.
“Artinya, dia sudah hamil sejak April, sedangkan pertemuannya dengan Ridwan Kamil baru terjadi pada Juni. Jadi jelas, Lisa sudah hamil dua bulan sebelum pertemuan itu, yang berarti dia berbohong,” ungkap Ayu, dikutip dari Instagram @ayuandyantiaulia, Minggu (30/3/2025).
Dalam unggahan kedua, Lisa terlihat meminta maaf karena telah berbohong dan mengakui bahwa sebenarnya tidak pernah ada perselingkuhan dengan Ridwan Kamil.
“Pengakuan dan permintaan maaf ini membuktikan bahwa sejak awal dia sudah hamil lebih dulu,” tambah Ayu.
Sementara pada unggahan ketiga, Lisa menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta agar kehamilannya diakui sebagai anak Ridwan Kamil.
“Saat kebohongannya terbongkar, dia akhirnya mengakui semuanya. Dari sini terlihat bahwa motif utamanya hanya uang,” tulis Ayu dalam unggahannya.
Tak hanya itu, Ayu juga menegaskan melalui video di Instagram Story bahwa Lisa bahkan menuduhnya telah menyarankan untuk menggugurkan kandungan.
“Kamu jahat banget! Aku yang menolong kamu saat USG, tapi malah kamu fitnah aku seolah-olah menyuruh menggugurkan kandungan,” kata Ayu dalam videonya.
Pengakuan ini semakin memperjelas bahwa klaim Lisa Mariana terhadap Ridwan Kamil tidak berdasar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










