Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?

Minggu, 1 November 2026 08:43 WIB
Bansos

Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK

Minggu, 1 November 2026 06:00 WIB

Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair

Minggu, 1 November 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?
  • Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK
  • Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair
  • Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
  • Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Machinex The Industrial Network, Membuka Celah Sektor Industri Nasional Lebih Maju

By Putri Mutia RahmanKamis, 26 Oktober 2023 17:51 WIB3 Mins Read
Penyelenggaraan Pameran Machinex The Industrial Network di Hotel Hilton Bandung. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Sejumlah sektor industri nasional telah memasuki era industri 4.0. Revolusi industri ini terus digencarkan pemerintah Indonesia karena berpengaruh pada perkembangan kebutuhan akan mesin-mesin di dunia industri dan rencana pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun mendatang. 

Melihat fenomena tersebut, Machinery Expo (Machinex) The Industrial Network, tiba di Kota Bandung sebagai penutup rangkaian roadshow, di Hotel Hilton Bandung, Kamis (26/10/2023). Dengan tema ‘Transformasi Mesin Printing, Packaging, Logam, dan Logistik di Industri 4.0 Guna Mendorong Efektivitas Bisnis Lokal’.

Machinex The Industrial Network merupakan pameran tahunan yang mengumpulkan para ahli industri terkemuka, profesional, dan penggemar teknologi. Pameran peralatan mesin terbesar di Indonesia ini siap menjadi sorotan utama, memamerkan kemajuan, dan inovasi terbaru dalam teknologi peralatan industri.

Pameran ini akan menghadirkan 500 supplier terverifikasi dari China dan lebih dari 12.000 produk berkualitas siap memenuhi kebutuhan bisnis para pelaku industri di Indonesia.

Produk peralatan mesin yang dipamerkan mulai dari peralatan Logistic Services, Logistic Equipment, Fastener, Printing dan Packaging, Food, serta Power Transmission.

Baca Juga:  Pameran Wuling ‘YES’ di Trans Studio Mall Bandung, Test Drive dan Promo Menarik Menanti

Ada beberapa sektor industri nasional era 4.0 yang memiliki misi yang sejalan dengan Machinex: The Industrial Network. Diantaranya  industri otomotif, makanan dan minuman, sampai petrokimia. Yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia lewat impor produk berkualitas dengan harga kompetitif dari China.

General Manager Meorient Exhibition International, Larissa Zhou mengatakan, acara ini memberikan kesempatan bagi para profesional industri untuk belajar dan berinovasi.

“Acara ini adalah bukti dari dedikasi industri terhadap kemajuan teknologi dan keberlanjutan. Ini memberikan kesempatan unik bagi para profesional industri untuk belajar, berhubungan, dan tetap berada di garis depan inovasi,” ucap Larissa.

Ketua Umum CEO Business Forum Indonesia, Jahja B. Soenarjo juga menambahkan, acara ini bukan hanya bertujuan untuk berjualan saja tapi juga membangun jaringan antara Indonesia dan China yang saling menguntungkan.

“Dimana memang industri kita itu membutuhkan modernisasi dan tentunya itu menguntungkan mesin-mesin dan salah satu negara yang memproduksi mesin saat ini cukup baik bukan hanya barat tapi sekarang Tiongkok sudah membuat mesin-mesin yang cukup baik,” ungkap Jahja.

Baca Juga:  Thee Huis Gallery: Kombinasi Seni dan Suasana Santai di Dago Tea House

Jahja meyankinkan, kualitas produk mesin China sudah sangat baik. Sehingga, bangsa Indonesia tidak harus lagi mengandalkan produk dari negeri barat.

“Kita bisa menggunakan mesin mereka kemudian sebagian produk kita juga untuk ekspor kualitasnya sudah lebih baik, produktivitasnya lebih baik, kapasitas juga memadai, kita bisa melakukan ekspor maka kita akan punya kekuatan ekonomi yang lebih baik. Mesin mesin mereka ini saya lihat cukup oke, harganya terjangkau. Jadi kita tidak lagi bergantung kepada barat,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini modernisasi mesin di Indonesia sangatlah lambat. Ia menyebut, perlu dukungan seluruh pihak untuk memajukan industri mesin di Indonesia.

“Kita masih lambat, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, dunia akademisi, pendidikan sudah cukup berperan tapi ini nggak bisa jalan sendiri-sendiri kalau tidak swasta akan jalan sendiri. Pentahelix kembali lagi, semua pihak termasuk media juga sangat berperan untuk melakukan percepatan melalui literasi modernisasi kepada seluruh lapisan industri,” paparnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, Karya 25 Perupa Perempuan Dipamerkan di SuJiVa Resto & Art Space

Mantan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Shanghai, Deny W. Kurnia mengungkapkan, lewat gelaran Machinex The Industrial Network ini menjadi ajang transfer teknologi terkait jenis-jenis mesin terbaik di dunia.

“Kita copy kita ajak investasi kita sama-sama membangun jenis-jenisnya mesin permesinan yang baru itu inovasi terjadi. Jadi proses transfer teknologi itu sangat penting nantinya bagian dari kegiatan ini,” ucapnya.

Selain itu, Ambassador IPF, Ir. Hari Noegroho mengatakan, acara ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku industri mesin untuk melihat bagaimana fasilitas-fasilitas produksi dan hal lainnya tanpa harus pergi ke China.

“Dengan mengunjungi satu tempat kita bisa melihat, menambah wawasan, pengetahuan bagaimana perkembangan industri perkakas di pamerkan disitu. Tidak hanya melihat di YouTube atau di internet tetapi kita bisa langsung mencoba, memegang, mendemonstrasikan,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pameran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.