Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Malam Penuh Cahaya: Pawai Hias HJKB 215 Tampilkan Wajah Baru Bandung

By SusanaMinggu, 26 Oktober 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215. Foto: bandung.go.id.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puncak perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215 dipastikan semakin meriah dengan digelarnya pawai kendaraan hias pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025.

Tahun ini, pawai mengusung nuansa berbeda karena seluruh rangkaian berlangsung di malam hari, menghadirkan suasana “Bandung Sumirat” yang penuh cahaya dan energi positif.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pawai tahun ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi ekspresi kreatif yang merepresentasikan karakter Kota Bandung sebagai kota budaya, inovasi, dan cahaya.

“Kalau karnaval Jawa Barat sudah bagus banget, karnaval Asia Afrika juga bagus. Nah, yang ini berbeda karena dilakukan malam hari. Setelah hujan reda, udara sejuk, cahaya di mana-mana. Kami ingin menunjukkan Bandung yang siap menyemburatkan cahaya, alias sumirat,” ujar Farhan di Balai Kota, Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga:  Program Sekolah Rakyat Masih Tertunda, Farhan Fokus Benahi WC Sekolah

Replika Landmark Bandung Jadi Sorotan

Setiap kendaraan hias menampilkan tema berbeda sesuai kreativitas dinas, wilayah, hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka diwajibkan membawa ikon-ikon Bandung, mulai dari gedung bersejarah hingga elemen budaya.

“Ada replika Gedung Merdeka, Museum Geologi, sampai gedung bank lama. Semua menampilkan kekayaan sejarah dan identitas kota,” jelas Farhan.

Pawai ini disebut menjadi ruang bagi OPD untuk beradu kreativitas sekaligus menampilkan pride atau kebanggaan sebagai bagian dari kota berusia 215 tahun tersebut.

Baca Juga:  Farhan Desak Pemerintah Pusat Buka Kembali Bandara Husein: Kalau Nggak, Saya Buka Bandara Hasan!

Farhan Tampil Dengan Atribut Unik

Dengan gaya komunikasinya yang santai, Farhan membagikan cerita ringan mengenai persiapannya mengikuti pawai. Ia bahkan mengaku mendapat izin menggunakan lampu strobo dan kendaraan pemadam kebakaran sebagai atribut parade.

“Saya sudah dapat izin pakai strobo ninu-ninu, toot-toot, wot-wotnya boleh dong! Saya pakai mobil pemadam kebakaran juga, ini kostum paling bagus yang saya punya,” ujarnya sambil tertawa.

Rute Pawai: Dari Balai Kota Hingga Tegallega

Baca Juga:  Orang Tua Tak Wajib Beli Seragam di Sekolah, Pemkot Bandung Buka Aduan

Farhan mengajak warga untuk menikmati pawai di sepanjang rute utama yang telah ditentukan.

“Silakan nikmati. Rutenya dari Balai Kota ke Braga, belok kanan ke Suniaraja, lanjut ke Otista sampai Tegallega. Nggak perlu jauh-jauh, cukup di sepanjang jalur itu saja,” katanya.

Simbol Kolaborasi dan Kota Penuh Cahaya

Menurut Farhan, kemeriahan pawai kendaraan hias HJKB ke-215 menegaskan kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merayakan perjalanan Kota Bandung.

“Bandung ini kota yang penuh cahaya, penuh kreativitas, dan selalu hidup. Mari rayakan dengan bahagia, dengan cara kita masing-masing,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Sumirat HJKB 215 Muhammad Farhan pawai kendaraan hias Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.