Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Rabu, 18 Maret 2026 19:00 WIB

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Minta Maaf, Pendukung Persikas Ngonten Bareng Gubernur Dedi Mulyadi

By SusanaMinggu, 1 Juni 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi bertemu dengan suporter Persikas. (Foto: Instagram/Dedi Mulyadi)
ADVERTISEMENT

bukamata. id – Suasana haru dan penuh introspeksi menyelimuti pertemuan antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan sejumlah pendukung Persikas Subang.

Dalam pertemuan yang berlangsung di tengah suasana akrab namun tegas itu, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan gamblang mengenai polemik pengelolaan klub sepak bola daerah, termasuk alasan di balik keputusan melepas kepemilikan Persikas.

Dedi menegaskan bahwa Persikas, seperti halnya klub profesional lainnya telah berstatus sebagai badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT), sehingga tidak lagi bisa dibiayai dengan dana publik.

“Persikas itu milik PT. Anda harus tahu, kalau sepak bola sudah masuk liga profesional, maka kepemilikannya jadi perusahaan. Seperti Persib itu milik PT. Maka saya tidak pakai APBD untuk menyumbang ke Persib. Karena mereka tidak boleh dibantu dengan uang negara. Kalau untung, ya perusahaannya yang untung. Kalau rugi, ya itu tanggung jawab perusahaan,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi, Minggu (1//6/2025).

Baca Juga:  Sering Dipalak, Dedi Mulyadi Siap Tindak Lanjuti Keluhan Sopir di Jabar

Tak hanya soal kepemilikan, Dedi juga menyoroti sikap beberapa pendukung yang dianggap kurang peka terhadap kondisi sosial di sekitar mereka.

Ia menyesalkan adanya aksi dukungan berlebihan di tengah situasi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.

“Kamu sadar gak bahwa kemarin itu mengolok-olokkan? Ada orang lagi nangis, ada yang susah makan, tapi kalian malah teriak-teriak yel-yel kayak suporter profesional. Kalian ini masih menganggur, kenapa tidak membantu orang tua? Kenapa tidak produktif? Hobi itu harus ada dasarnya, termasuk dari segi keuangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dedi juga mengungkap alasan utama mengapa Persikas dijual. Menurutnya, tantangan finansial menjadi kendala utama dalam pengelolaan klub sepak bola daerah.

Baca Juga:  HUT ke-80 Jabar, Dedi Mulyadi Fokus Pulihkan Fungsi Lahan dari Bangunan Liar

“Tau nggak kenapa Persikas dijual? Karena tidak ada dana untuk mengelolanya. Mengurus klub bola itu susah. Tidak akan ada sponsor sebelum klub jadi besar,” jelasnya.

Dalam suasana penuh kejujuran itu, salah satu suporter menyampaikan permohonan maaf atas sikap mereka yang dianggap kurang bijak.

“Kami mau minta maaf, Pak. Kami berharap Persikas tidak diakuisisi oleh pihak luar,” ucapnya.

Mendengar permintaan tersebut, Dedi dengan bijak memberikan respon.

“Nya geus dihampura, da can harideng kabeh ge,” tuturnya sambil tersenyum.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi, yang tengah menghadiri acara Nganjang Ka Warga di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, mendadak berubah tegang pada Rabu malam (28/5/2025).

Baca Juga:  All Eyes on Bandung Trending, Dedi Mulyadi Gerak Cepat Temui Rektor

Gubernur Jabar itu, tiba-tiba meluapkan emosinya di hadapan warga. Pemicunya, sekelompok suporter Persikas Subang meneriakkan yel-yel dan membentangkan spanduk di tengah forum yang sedianya menjadi ruang dialog antara Dedi dan masyarakat.

“Hei, berhenti kamu! Ini bukan forum Persikas, ini forum saya. Siapa kamu? Turunkan spanduknya, turunkan,” teriak Dedi dengan suara tinggi yang menggema ke seluruh penjuru acara.

“Jangan sok jago di sini kamu! Nggak mikir kamu! Ini bukan forum Persikas, ini forum saya dengan rakyat. Mikir kamu,” tegasnya, menunjuk langsung ke arah kerumunan.

Momen tersebut sontak viral di media sosial. Tayangan langsung dari akun YouTube Humas Jabar membuat insiden itu jadi sorotan publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi minta maaf Persikas Subang suporter
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.