Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan

Rabu, 21 Oktober 2026 04:00 WIB

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Rabu, 21 Oktober 2026 03:00 WIB

Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
  • Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya
  • Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun
  • 15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mirwan MS Minta Maaf Usai Umrah, Nasib Jabatan Bupati Aceh Selatan Kini di Ujung Tanduk

By SusanaSelasa, 9 Desember 2025 13:31 WIB2 Mins Read
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dan sang istri saat pergi umroh. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka setelah melakukan perjalanan umrah ke Arab Saudi tanpa izin resmi.

Keberangkatannya menuai kritik tajam karena dilakukan di tengah kondisi Aceh Selatan yang sedang dilanda banjir bandang dan longsor.

Permintaan maaf tersebut ia sampaikan melalui unggahan di media sosial pada Selasa (9/12/2025). Mirwan mengakui bahwa tindakannya telah menimbulkan keresahan dan kekecewaan masyarakat.

“Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan, keresahan, dan kekecewaan banyak pihak, terutama kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, serta masyarakat Indonesia, khususnya warga Aceh Selatan,” tulis Mirwan.

Ia menegaskan komitmennya untuk kembali bekerja penuh dan memulihkan kepercayaan publik.

“Kami berjanji akan terus bekerja secara bertanggung jawab untuk Kabupaten Aceh Selatan pasca-banjir dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Kemendagri Periksa Sumber Pembiayaan Umrah Mirwan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan bahwa perjalanan Mirwan ke Arab Saudi kini sedang dalam proses pemeriksaan. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menyampaikan bahwa Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri telah meminta klarifikasi setelah Mirwan tiba di Jakarta.

“Apakah benar itu ibadah umrah, pergi dengan siapa, dan pembiayaannya dari mana—itu penting untuk kami telusuri,” ujar Bima di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Pemeriksaan tidak hanya menyasar Mirwan, tetapi juga aparatur pemerintah daerah dan pihak lain yang terlibat dalam keberangkatan tersebut. Proses klarifikasi dilakukan mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan diperkirakan berlangsung beberapa hari.

Bima menegaskan, jika ditemukan pelanggaran, sanksi yang dapat dijatuhkan mulai dari teguran, peringatan, pemberhentian sementara, hingga pemberhentian tetap. Untuk sanksi terberat, Kemendagri akan meneruskannya ke Mahkamah Agung.

Presiden Prabowo Beri Peringatan Tegas

Polemik ini mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung keberangkatan Mirwan saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Besar pada Minggu (7/12/2025).

Meski disampaikan dengan nada santai, Presiden tetap memberi sinyal tegas terkait pelanggaran tersebut.

“Kalau yang mau lari, lari saja enggak apa-apa. Copot langsung. Mendagri bisa ya diproses ini?” ujar Prabowo, yang dijawab “bisa” oleh Mendagri Tito Karnavian.

Kasus ini membuat tekanan publik terhadap Mirwan semakin besar, terutama karena keberangkatannya dilakukan ketika masyarakat Aceh Selatan tengah berada dalam masa tanggap darurat. Pemeriksaan Kemendagri kini menjadi penentu nasib administratif dan hukum bagi Bupati Aceh Selatan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.