bukamata.id – Kisah perjalanan Febri Hariyadi bersama Pangeran Biru harus mengambil jeda sejenak. Winger lincah yang identik dengan kecepatan sisi sayap Persib Bandung ini dipastikan berganti kostum pada putaran kedua Super League musim 2025/26.
Tujuan barunya adalah Kota Bengawan. Febri resmi dipinjamkan ke Persis Solo hingga kompetisi musim ini berakhir.
Kabar ini bukan sekadar rumor. Arsitek Persib, Bojan Hodak, mengonfirmasi langsung kepindahan tersebut usai anak asuhnya meladeni Malut United, Jumat (6/2/2026) malam. Menurut pelatih berpaspor Kroasia tersebut, segala urusan administrasi telah rampung, dan Febri siap membela Laskar Sambernyawa untuk durasi enam bulan.
“Febri sudah menandatangani kontrak (bersama Persis) dan dia akan dilepas selama enam bulan secara pinjaman,” tutur Bojan memberikan kepastian.
Bukan Karena Kualitas, Tapi Menit Bermain
Banyak spekulasi yang mungkin muncul terkait peminjaman ini, namun Bojan buru-buru meluruskan. Ia menegaskan bahwa keputusan melepas Febri ke Solo bukanlah karena sang pemain kehilangan sentuhan teknis atau tak lagi diinginkan.
Sebaliknya, manajemen dan pelatih masih sangat menghargai karakter permainan Febri. Namun, realitas di lapangan berkata lain. Cedera panjang yang sempat membekapnya membuat Febri butuh waktu dan ruang untuk kembali ke performa puncak—sesuatu yang sulit didapatkan di Persib saat ini.
“Kami sebenarnya senang dengannya tapi satu-satunya masalah adalah dia mengalami cedera tahun lalu dan tidak cukup mendapatkan menit bermain,” ungkap Bojan jujur.
Persaingan Sayap yang “Brutal”
Situasi makin pelik bagi Febri karena sektor sayap Maung Bandung saat ini sedang sesak oleh talenta-talenta berbahaya. Persaingan internal menjadi tembok tebal bagi Febri untuk memulihkan ritme permainannya. Bojan tak menampik bahwa menumpuknya stok pemain bintang di posisi yang sama menjadi pertimbangan krusial.
“Karena saat ini kami juga memiliki Saddil, Beckham, Berguinho dan Barros di posisinya. Jadi itu membuat dia tidak cukup menit untuk kembali (pasca cedera),” jelas sang pelatih menjabarkan peta persaingan tim.
Oleh karena itu, opsi peminjaman ini dinilai sebagai win-win solution. Bagi Persib, mereka tetap memiliki aset pemain. Bagi Febri, Solo menawarkan peluang emas untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan secara reguler dan mengembalikan kepercayaan dirinya yang sempat tergerus cedera.
Menutup pernyataannya, Bojan menitipkan harapan besar bagi pemain jebolan Diklat Persib tersebut.
“Jadi kami mengirimnya ke Solo dan kami berharap dia bisa mendapatkan menit bermain di sana,” pungkas Bojan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









