Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Link TKW Taiwan: Mengapa Mengklik Tautan Sembarangan Bisa Berisiko bagi Data Pribadi Anda

Kamis, 28 Mei 2026 21:25 WIB

Panduan Lengkap: Cara Daftar Akun Aplikasi Cek Bansos PKH-BPNT Mei 2026 via HP

Kamis, 28 Mei 2026 21:10 WIB

Video Rok Hijau Viral di TikTok dan X, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu

Kamis, 28 Mei 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Link TKW Taiwan: Mengapa Mengklik Tautan Sembarangan Bisa Berisiko bagi Data Pribadi Anda
  • Panduan Lengkap: Cara Daftar Akun Aplikasi Cek Bansos PKH-BPNT Mei 2026 via HP
  • Video Rok Hijau Viral di TikTok dan X, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu
  • Persib hingga JDT Masuk Daftar, Piala Presiden 2026 Jadi Turnamen Elite
  • Miris! Anak Program Bayi Tabung Diduga Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung
  • Update Penyaluran Bansos Mei 2026: Daftar Penerima Baru PKH dan BPNT Tahap 2 Telah Ditetapkan
  • Misteri Sapi Matilda: Bertingkah Aneh & Berbobot Jumbo, Ternyata Reinkarnasi Anak Bos Kaya?
  • Masa Depan Federico Barba di Persib Masih Abu-Abu, Eropa Memanggil?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta di Balik Viral Bayi Zea di Karawang: Bukan Sekadar Kemiskinan, Tapi Rantai Broken Home yang Memilukan

By Aga GustianaSelasa, 10 Februari 2026 15:02 WIB3 Mins Read
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagad media sosial di Karawang baru-baru ini dihebohkan oleh video memilukan tentang bayi bernama Zea yang dinarasikan hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Namun, di balik riuhnya komentar netizen, tersimpan realitas sosial yang lebih kompleks: sebuah potret tentang pendidikan yang terputus, trauma keluarga, dan sulitnya menembus dinding birokrasi.

Rosid, Ketua RT sekaligus saksi kunci di Dusun Krajan, Kelurahan Palumbonsari, angkat bicara untuk meluruskan persepsi publik yang terlanjur liar.

“Iya, untuk soal kasus viral itu, setahu saya terjadi hari Sabtu (7/2), tapi ceritanya juga tidak seperti itu. Yang menyuapi bayi itu juga bukan keluarganya, dia tetangganya, sama seperti saya, dan saya tahu persis apa yang terjadi,” ungkap Rosid saat ditemui, Selasa (10/2/2026).

Adit: Sang Ayah yang Tergilas Kerasnya Jalanan

Pusat dari badai ini adalah Adit (23), ayah kandung Zea. Adit adalah gambaran nyata dari anak muda yang kehilangan arah akibat perceraian orang tua sejak ia duduk di bangku kelas 2 SD. Tanpa ijazah dan bimbingan, ia tumbuh menjadi anak punk yang menggantungkan hidup di lampu merah Pasar Johar sebagai pengamen dan juru parkir liar.

Baca Juga:  Pamit Nobar Persib vs Persija, Remaja di Karawang Ditemukan Tak Bernyawa di Bantaran Citarum

“Ayah bayi itu namanya Adit, dia semacam anak punk, yang biasa di jalanan, beberapa kali dulu saya juga sempat mengurus dia karena terjaring razia Satpol PP di Pasar Johar,” papar Rosid.

Kisah cinta Adit pun berakhir getir. Menikah siri di jalanan, sang istri pergi meninggalkan Zea yang saat itu baru berusia tiga bulan untuk menikah lagi. Kini, bayi mungil itu diasuh Adit dan neneknya di sebuah rumah sederhana yang juga dihuni oleh lima cucu lainnya.

Birokrasi yang Terbentur Gaya Hidup Jalanan

Bukan tanpa upaya, pihak lingkungan telah berkali-kali mencoba menarik Adit masuk ke dalam sistem bantuan resmi pemerintah. Namun, trauma masa lalu dan kebiasaan hidup bebas membuatnya sulit diajak mengurus administrasi kependudukan.

Baca Juga:  Miris! Anak Program Bayi Tabung Diduga Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

“Saat tahu Adit punya anak, saya sempat mengajak Adit untuk buat KTP, dan KK sendiri… Tapi Adit sampai sekarang susah untuk diminta membuat KTP dan KK,” ujar Rosid dengan nada prihatin.

Padahal, kelurahan sudah menyiapkan rencana besar untuk mengubah nasib Adit, termasuk menawarkan pekerjaan sebagai tenaga kebersihan agar ia memiliki penghasilan tetap.

Klarifikasi Kondisi Kesehatan Zea

Mengenai narasi video yang menyebut Zea sakit, Rosid dengan tegas membantahnya. Ia menjelaskan bahwa bayi tersebut tetap dalam pantauan bidan desa meskipun status kependudukannya belum jelas. Video yang diunggah oleh tetangga bernama Tiara diakui Rosid muncul karena rasa iba, namun sayangnya melahirkan narasi yang kurang akurat.

“Nggak seperti yang diceritakan di video, Zea itu sejak usia 3 bulan awal ke sini, sampai sekarang masih dalam pengawasan bidan desa. Meskipun sebenarnya Zea tanpa identitas,” tambahnya.

Baca Juga:  Kisah Remaja Karawang yang Alami Perubahan Kelamin, Dulu Perempuan Kini Jadi Laki-laki

Memutus Rantai Trauma

Bagi lingkungan setempat, bantuan instan yang datang karena viral bukanlah solusi jangka panjang. Fokus utama saat ini adalah memastikan Zea tidak menjadi korban kedua dari rantai broken home yang dialami ayahnya.

“Kesimpulan saya sebenarnya ini, Adit lah yang jadi korban broken home pertama… dan anaknya Adit kemudian jadi korban Adit dan mantan istrinya,” tutur Rosid.

Pihak RT dan Kelurahan berkomitmen untuk tetap mengupayakan kemandirian Adit melalui pekerjaan layak dan perbaikan hunian (Rutilahu).

“Buat kita yang penting kelangsungan hidup kelurganya, bayi nya, pendidikannya, bukan mengambil azas manfaat sementara dari viral… Yang kita upayakan justru ke depannya keluarga Adit harus seperti apa,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Adit Punk Karawang Bayi Zea Karawang berita Karawang Isu Sosial Palumbonsari Viral Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Miris! Anak Program Bayi Tabung Diduga Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Tol Jagorawi

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.