Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Minggu, 20 September 2026 17:15 WIB

Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League

Minggu, 20 September 2026 16:51 WIB

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Minggu, 20 September 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
  • Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini
  • Sah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah Hari Ini
  • Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan
  • Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta di Balik Viral Bayi Zea di Karawang: Bukan Sekadar Kemiskinan, Tapi Rantai Broken Home yang Memilukan

By Aga GustianaSelasa, 10 Februari 2026 15:02 WIB3 Mins Read
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagad media sosial di Karawang baru-baru ini dihebohkan oleh video memilukan tentang bayi bernama Zea yang dinarasikan hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Namun, di balik riuhnya komentar netizen, tersimpan realitas sosial yang lebih kompleks: sebuah potret tentang pendidikan yang terputus, trauma keluarga, dan sulitnya menembus dinding birokrasi.

Rosid, Ketua RT sekaligus saksi kunci di Dusun Krajan, Kelurahan Palumbonsari, angkat bicara untuk meluruskan persepsi publik yang terlanjur liar.

“Iya, untuk soal kasus viral itu, setahu saya terjadi hari Sabtu (7/2), tapi ceritanya juga tidak seperti itu. Yang menyuapi bayi itu juga bukan keluarganya, dia tetangganya, sama seperti saya, dan saya tahu persis apa yang terjadi,” ungkap Rosid saat ditemui, Selasa (10/2/2026).

Adit: Sang Ayah yang Tergilas Kerasnya Jalanan

Pusat dari badai ini adalah Adit (23), ayah kandung Zea. Adit adalah gambaran nyata dari anak muda yang kehilangan arah akibat perceraian orang tua sejak ia duduk di bangku kelas 2 SD. Tanpa ijazah dan bimbingan, ia tumbuh menjadi anak punk yang menggantungkan hidup di lampu merah Pasar Johar sebagai pengamen dan juru parkir liar.

“Ayah bayi itu namanya Adit, dia semacam anak punk, yang biasa di jalanan, beberapa kali dulu saya juga sempat mengurus dia karena terjaring razia Satpol PP di Pasar Johar,” papar Rosid.

Kisah cinta Adit pun berakhir getir. Menikah siri di jalanan, sang istri pergi meninggalkan Zea yang saat itu baru berusia tiga bulan untuk menikah lagi. Kini, bayi mungil itu diasuh Adit dan neneknya di sebuah rumah sederhana yang juga dihuni oleh lima cucu lainnya.

Birokrasi yang Terbentur Gaya Hidup Jalanan

Bukan tanpa upaya, pihak lingkungan telah berkali-kali mencoba menarik Adit masuk ke dalam sistem bantuan resmi pemerintah. Namun, trauma masa lalu dan kebiasaan hidup bebas membuatnya sulit diajak mengurus administrasi kependudukan.

“Saat tahu Adit punya anak, saya sempat mengajak Adit untuk buat KTP, dan KK sendiri… Tapi Adit sampai sekarang susah untuk diminta membuat KTP dan KK,” ujar Rosid dengan nada prihatin.

Padahal, kelurahan sudah menyiapkan rencana besar untuk mengubah nasib Adit, termasuk menawarkan pekerjaan sebagai tenaga kebersihan agar ia memiliki penghasilan tetap.

Klarifikasi Kondisi Kesehatan Zea

Mengenai narasi video yang menyebut Zea sakit, Rosid dengan tegas membantahnya. Ia menjelaskan bahwa bayi tersebut tetap dalam pantauan bidan desa meskipun status kependudukannya belum jelas. Video yang diunggah oleh tetangga bernama Tiara diakui Rosid muncul karena rasa iba, namun sayangnya melahirkan narasi yang kurang akurat.

“Nggak seperti yang diceritakan di video, Zea itu sejak usia 3 bulan awal ke sini, sampai sekarang masih dalam pengawasan bidan desa. Meskipun sebenarnya Zea tanpa identitas,” tambahnya.

Memutus Rantai Trauma

Bagi lingkungan setempat, bantuan instan yang datang karena viral bukanlah solusi jangka panjang. Fokus utama saat ini adalah memastikan Zea tidak menjadi korban kedua dari rantai broken home yang dialami ayahnya.

“Kesimpulan saya sebenarnya ini, Adit lah yang jadi korban broken home pertama… dan anaknya Adit kemudian jadi korban Adit dan mantan istrinya,” tutur Rosid.

Pihak RT dan Kelurahan berkomitmen untuk tetap mengupayakan kemandirian Adit melalui pekerjaan layak dan perbaikan hunian (Rutilahu).

“Buat kita yang penting kelangsungan hidup kelurganya, bayi nya, pendidikannya, bukan mengambil azas manfaat sementara dari viral… Yang kita upayakan justru ke depannya keluarga Adit harus seperti apa,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo

Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.