Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Rabu, 18 Maret 2026 16:37 WIB

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Rabu, 18 Maret 2026 16:00 WIB
Persib Bandung

Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026

Rabu, 18 Maret 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
  • Prediksi Skor Liverpool vs Galatasaray: The Reds Bisa Balikkan Agregat?
  • PO Haryanto Gak Ngaku?! Skandal Bus ‘Siluman’ Seruduk 6 Mobil, Siapa Tanggung Jawab?
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Misteri Pohon Kiara Miring, Asal-Usul Nama Kiaracondong di Bandung

By SusanaJumat, 30 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Flyover Kiaracondong. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kiaracondong merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung. Wilayah ini terdiri dari enam kelurahan, yakni Kebon Kangkung, Sukapura, Kebon Jayanti, Babakan Sari, Babakan Surabaya, dan Cicaheum.

Nama “Kiaracondong” sendiri memiliki makna unik yang berasal dari dua kata: Kiara dan Condong. Kiara adalah sejenis pohon raksasa yang tumbuh di hutan dengan batang besar, sementara condong berarti miring.

Kombinasi kedua kata ini menggambarkan pohon kiara besar yang tumbuh miring, pemandangan yang dulunya menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, masyarakat setempat menggunakan keberadaan pohon kiara yang miring sebagai penanda wilayah. Penamaan ini kemudian diabadikan sebagai nama jalan dan kawasan yang kita kenal hingga kini.

Baca Juga:  Rekomendasi 5 Cafe Klasik di Bandung, Cocok Buat Nongkrong Sore-sore!

Penjelasan lebih mendalam soal asal-usul nama Kiaracondong juga tercantum dalam Buku Toponimi Kota Bandung karya T. Bachtiar, Etti R.S., dan Tedi Permadi.

Buku tersebut menyebutkan bahwa di masa lalu, kawasan Kiaracondong dipenuhi oleh pohon-pohon kiara yang tumbuh di sepanjang aliran sungai. Beberapa di antaranya tampak miring ke arah sungai atau ke jalan raya, dan menjadi inspirasi dari nama yang digunakan.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 22 Mei 2025, Cek Lokasinya

“Penamaan ini sesuai dengan cerita lisan yang berkembang di masyarakat. Pada zaman dahulu, wilayah ini memang ditumbuhi pohon kiara di sepanjang sungai yang melintasinya,” demikian dikutip dari laman Instagram resmi Disbudpar Kota Bandung.

Baca Juga:  Mencicipi Nikmatnya Kupat Tahu Gempol, Kuliner Legendaris di Bandung sejak 1965

Kini, nama jalan Kiaracondong telah resmi berganti menjadi Jalan Ibrahim Adjie. Meski demikian, nama “Kiaracondong” tetap melekat kuat sebagai identitas kawasan yang sarat sejarah di Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Kiaracondong Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!

Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet

Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Cek Estimasi Idulfitri 1447 H: Apakah Lebaran Jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026?

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.