bukamata.id – Persiapan menyambut gelombang mudik Idul Fitri 2026 di Kabupaten Bandung memasuki babak baru. Lewat Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Operasi Ketupat 2026 yang digelar Sabtu (7/3/2026), Pemerintah Kabupaten Bandung bersama jajaran Forkopimda menyepakati pergeseran titik strategis pengamanan guna menjamin kenyamanan warga.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, bersama Wakil Bupati Ali Syakieb dan jajaran petinggi keamanan daerah, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan mudik yang lebih manusiawi dan modern.
Fokus Keamanan: “Pemerintah Harus Hadir”
Pria yang akrab disapa Kang DS ini menekankan bahwa prioritas utama tahun ini adalah memberikan ketenangan, baik bagi mereka yang pulang kampung maupun warga yang tetap tinggal di Bandung.
“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat yang mudik serta bagi masyarakat yang tidak mudik pada Idul Fitri tahun ini,” ujar Dadang Supriatna di Gedung Moh Toha.
Fasilitas Pospam: Dari Ambulans Hingga WiFi Gratis
Bukan sekadar pos penjagaan, 12 Titik Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung tahun ini dirancang sebagai rest area mini. Pemkab Bandung menyiagakan puluhan CCTV baru, ratusan lampu PJU, hingga infrastruktur jalan yang dipastikan mulus.
Tak main-main, setiap pos akan dilengkapi dengan:
- Tim medis dan mobil ambulans siaga 24 jam.
- Alat berat untuk antisipasi bencana di titik rawan.
- Layanan WiFi gratis, musala, toilet bersih, hingga takjil bagi pemudik.
“Kami juga akan memberikan insentif khusus untuk para personil yang bertugas di lapangan selama Operasi Ketupat tahun ini. Kami berharap pengamanan Idul Fitri tahun ini berjalan aman dan lancar,” ungkap Kang DS.
Pergeseran Pos Terpadu ke Nagreg
Kapolresta Bandung, Kombespol Aldi Subartono, mengungkapkan perubahan strategi penting. Pos Terpadu yang biasanya berada di Cileunyi kini dialihkan ke Nagreg dengan nama “Kampung Kaheman”.
“Kami akan mendirikan Pos Terpadu yang berlokasi di Nagreg dengan nama Kampung Kaheman. Sebelumnya, Pospam itu di Cileunyi. Namun setelah dianalisa, kita alihkan ke Nagreg agar lebih efektif,” jelas Aldi.
Sebanyak 1.333 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga jalur utama dan alternatif. Selain mengatur lalu lintas, kepolisian juga membuka layanan penitipan kendaraan gratis di Mako Polresta dan seluruh Polsek bagi warga yang khawatir meninggalkan kendaraannya di rumah.
Pesan untuk Pemudik
Kapolresta mengimbau agar kolaborasi antara petugas dan warga diperkuat melalui Pam Swakarsa di tingkat kecamatan guna mencegah aksi pencurian rumah kosong.
“Kesuksesan pengamanan Idul Fitri ini sangat ditentukan oleh kekompakan kita. Saya berharap komunikasi dan kolaborasi ini sangat penting sehingga nanti pelaksanaannya berjalan baik,” tutup Aldi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










